Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
Senin, 13 Juli 2026 - 17:26 WIB
loading...
Program Bus Sekolah Gratis bagi siswa disabilitas yang dijalankan Pemkot Tangsel mendapat respons positif dari para orang tua. Foto/istimewa
A
A
A
TANGSEL - Program Bus Sekolah Gratis bagi siswa disabilitas yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan ( Pemkot Tangsel ) mendapat respons positif dari para orang tua. Kehadiran layanan tersebut dinilai sangat membantu mengurangi beban biaya transportasi sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa saat berangkat ke sekolah.
Nuru, orang tua dari Anissa siswi kelas II SMP di SKh Negeri 01 Tangerang Selatan mengaku bus sekolah gratis telah memberikan manfaat besar bagi keluarganya.
"Alhamdulillah, benar-benar sangat terbantu, terutama untuk kami orang tua yang memiliki anak disabilitas," ujar Nuru usai mengantar anaknya pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).
Baca juga: Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Nuru menceritakan, sebelum adanya layanan bus sekolah gratis, dirinya harus mengandalkan transportasi daring roda empat setiap hari untuk mengantar dan menjemput anaknya dari rumah di kawasan Cirendeu menuju sekolah. Biaya transportasi yang harus dikeluarkan pun tidak sedikit, yakni berkisar antara Rp120.000 hingga Rp150.000 per hari. "Tapi dengan adanya bus sekolah gratis ini, alhamdulillah hemat. Terus kita juga tepat waktu, dan nyaman," ucapnya.
Tak hanya mengurangi beban pengeluaran, Nuru menilai pelayanan bus sekolah gratis yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah sangat memuaskan. Menurut Nuru, kondisi armada yang nyaman membuat para orang tua merasa lebih tenang saat melepas anak-anak mereka berangkat ke sekolah. "Busnya juga bagus dan kami sangat terbantu. Sangat-sangat memuaskan," katanya.
Lihat video: MPLS 2026 Dimulai, Kondisi Terkini SDN Menteng Jakarta Pusat!
Nuru berharap layanan tersebut dapat terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak keluarga yang memiliki anak disabilitas. Nuru mengusulkan agar jumlah armada maupun rute perjalanan ditambah karena masih ada sejumlah siswa yang belum terjangkau layanan bus sekolah gratis.
"Mudah-mudahan ke depannya ada tambahan armada lagi. Mungkin ada beberapa orang tua murid yang belum mendapatkan trayek dan belum terjangkau oleh layanan bus sekolah, terlebih untuk bus disabilitas ini," tuturnya.
Nuru, orang tua dari Anissa siswi kelas II SMP di SKh Negeri 01 Tangerang Selatan mengaku bus sekolah gratis telah memberikan manfaat besar bagi keluarganya.
"Alhamdulillah, benar-benar sangat terbantu, terutama untuk kami orang tua yang memiliki anak disabilitas," ujar Nuru usai mengantar anaknya pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).
Baca juga: Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Nuru menceritakan, sebelum adanya layanan bus sekolah gratis, dirinya harus mengandalkan transportasi daring roda empat setiap hari untuk mengantar dan menjemput anaknya dari rumah di kawasan Cirendeu menuju sekolah. Biaya transportasi yang harus dikeluarkan pun tidak sedikit, yakni berkisar antara Rp120.000 hingga Rp150.000 per hari. "Tapi dengan adanya bus sekolah gratis ini, alhamdulillah hemat. Terus kita juga tepat waktu, dan nyaman," ucapnya.
Tak hanya mengurangi beban pengeluaran, Nuru menilai pelayanan bus sekolah gratis yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah sangat memuaskan. Menurut Nuru, kondisi armada yang nyaman membuat para orang tua merasa lebih tenang saat melepas anak-anak mereka berangkat ke sekolah. "Busnya juga bagus dan kami sangat terbantu. Sangat-sangat memuaskan," katanya.
Lihat video: MPLS 2026 Dimulai, Kondisi Terkini SDN Menteng Jakarta Pusat!
Nuru berharap layanan tersebut dapat terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak keluarga yang memiliki anak disabilitas. Nuru mengusulkan agar jumlah armada maupun rute perjalanan ditambah karena masih ada sejumlah siswa yang belum terjangkau layanan bus sekolah gratis.
"Mudah-mudahan ke depannya ada tambahan armada lagi. Mungkin ada beberapa orang tua murid yang belum mendapatkan trayek dan belum terjangkau oleh layanan bus sekolah, terlebih untuk bus disabilitas ini," tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :