UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Senin, 06 Juli 2026 - 19:27 WIB
loading...
Memasuki periode libur sekolah, kinerja PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Barat (UP2B Jabar) terus dioptimalkan. Foto/istimewa
A
A
A
JAWA BARAT - Memasuki periode libur sekolah , kinerja PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Barat (UP2B Jabar) terus dioptimalkan. Salah satunya melalui peningkatan kesiapsiagaan operasional untuk menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Jawa Barat.
General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Munawwar Furqan mengatakan, langkah ini dilakukan guna mengantisipasi perubahan pola konsumsi listrik seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan wisata, pusat perbelanjaan, hotel, fasilitas publik, hingga permukiman.
"Melalui pengoperasian sistem kelistrikan selama 24 jam setiap hari, PLN memastikan proses pengaturan sistem berjalan secara aman, andal, dan efisien sehingga masyarakat dapat menikmati masa liburan dengan nyaman," ujarnya, Senin (6/7/2026).
Baca juga: Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Sebagai unit yang bertanggung jawab mengatur operasi sistem tenaga listrik di Jawa Barat, PLN UP2B Jabar berperan menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik, mengendalikan aliran daya pada jaringan transmisi, serta memastikan sistem tetap beroperasi dalam kondisi optimal.
Di balik proses tersebut, terdapat para dispatcher yang bekerja selama 24 jam dari ruang kendali operasi untuk memantau kondisi sistem dan mengambil keputusan secara cepat ketika terjadi perubahan kondisi maupun potensi gangguan.
Kinerja PLN dalam menjaga keandalan sistem ini didukung oleh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta koordinasi operasional yang terintegrasi. Munawwar, mengatakan keandalan sistem kelistrikan merupakan hasil kolaborasi seluruh insan PLN, termasuk para dispatcher yang menjadi garda terdepan dalam pengoperasian sistem.
Lihat video: Kabar Baik! PLN Pastikan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Mulai Membaik
“Tugas dispatcher tidak sekadar memantau layar komputer. Setiap keputusan yang diambil harus didasarkan pada analisis teknis yang akurat, koordinasi yang intensif, serta kolaborasi antarunit agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini dan proses pemulihan sistem dapat dilakukan dengan cepat apabila diperlukan,” ujar Munawwar.
Selain memantau kondisi sistem secara real time, para dispatcher juga memastikan keseimbangan beban sistem tetap terjaga. Saat terjadi perubahan pola konsumsi listrik, seperti pada masa libur sekolah, mereka melakukan pengaturan operasi sistem agar distribusi daya tetap optimal, kualitas tegangan terjaga, dan kontinuitas pasokan listrik tetap terpelihara.
"Upaya tersebut menjadi bagian dari kinerja PLN dalam memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat," paparnya.
Manager PLN UP2B Jabar, Santo Kardono, menambahkan periode libur sekolah menjadi salah satu momentum yang memerlukan kesiapsiagaan lebih tinggi karena adanya dinamika pola beban listrik di berbagai wilayah.
Oleh karena itu, dispatcher bersama seluruh personel operasi terus memantau kondisi sistem secara real time agar pasokan listrik tetap terjaga dan aktivitas masyarakat selama liburan dapat berlangsung dengan lancar.
“Teknologi membantu kami memantau sistem secara menyeluruh, namun keputusan strategis tetap berada di tangan insan PLN yang memiliki kompetensi dan pengalaman. Perpaduan antara teknologi, sistem operasi yang terintegrasi, serta profesionalisme para dispatcher menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” ungkap Santo.
Melalui kesiapsiagaan personel selama 24 jam, pemanfaatan teknologi digital, serta koordinasi yang solid antarunit, kinerja PLN UP2B Jabar terus diwujudkan melalui upaya menjaga kontinuitas pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan berbagai aktivitas selama masa libur sekolah dengan nyaman.
Di balik setiap lampu yang tetap menyala, terdapat dedikasi insan PLN yang bekerja tanpa henti mengawal sistem kelistrikan, memastikan energi terus mengalir untuk mendukung kehidupan masyarakat dan aktivitas perekonomian di Jawa Barat.
General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Munawwar Furqan mengatakan, langkah ini dilakukan guna mengantisipasi perubahan pola konsumsi listrik seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan wisata, pusat perbelanjaan, hotel, fasilitas publik, hingga permukiman.
"Melalui pengoperasian sistem kelistrikan selama 24 jam setiap hari, PLN memastikan proses pengaturan sistem berjalan secara aman, andal, dan efisien sehingga masyarakat dapat menikmati masa liburan dengan nyaman," ujarnya, Senin (6/7/2026).
Baca juga: Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Sebagai unit yang bertanggung jawab mengatur operasi sistem tenaga listrik di Jawa Barat, PLN UP2B Jabar berperan menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik, mengendalikan aliran daya pada jaringan transmisi, serta memastikan sistem tetap beroperasi dalam kondisi optimal.
Di balik proses tersebut, terdapat para dispatcher yang bekerja selama 24 jam dari ruang kendali operasi untuk memantau kondisi sistem dan mengambil keputusan secara cepat ketika terjadi perubahan kondisi maupun potensi gangguan.
Kinerja PLN dalam menjaga keandalan sistem ini didukung oleh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta koordinasi operasional yang terintegrasi. Munawwar, mengatakan keandalan sistem kelistrikan merupakan hasil kolaborasi seluruh insan PLN, termasuk para dispatcher yang menjadi garda terdepan dalam pengoperasian sistem.
Lihat video: Kabar Baik! PLN Pastikan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Mulai Membaik
“Tugas dispatcher tidak sekadar memantau layar komputer. Setiap keputusan yang diambil harus didasarkan pada analisis teknis yang akurat, koordinasi yang intensif, serta kolaborasi antarunit agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini dan proses pemulihan sistem dapat dilakukan dengan cepat apabila diperlukan,” ujar Munawwar.
Selain memantau kondisi sistem secara real time, para dispatcher juga memastikan keseimbangan beban sistem tetap terjaga. Saat terjadi perubahan pola konsumsi listrik, seperti pada masa libur sekolah, mereka melakukan pengaturan operasi sistem agar distribusi daya tetap optimal, kualitas tegangan terjaga, dan kontinuitas pasokan listrik tetap terpelihara.
"Upaya tersebut menjadi bagian dari kinerja PLN dalam memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat," paparnya.
Manager PLN UP2B Jabar, Santo Kardono, menambahkan periode libur sekolah menjadi salah satu momentum yang memerlukan kesiapsiagaan lebih tinggi karena adanya dinamika pola beban listrik di berbagai wilayah.
Oleh karena itu, dispatcher bersama seluruh personel operasi terus memantau kondisi sistem secara real time agar pasokan listrik tetap terjaga dan aktivitas masyarakat selama liburan dapat berlangsung dengan lancar.
“Teknologi membantu kami memantau sistem secara menyeluruh, namun keputusan strategis tetap berada di tangan insan PLN yang memiliki kompetensi dan pengalaman. Perpaduan antara teknologi, sistem operasi yang terintegrasi, serta profesionalisme para dispatcher menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” ungkap Santo.
Melalui kesiapsiagaan personel selama 24 jam, pemanfaatan teknologi digital, serta koordinasi yang solid antarunit, kinerja PLN UP2B Jabar terus diwujudkan melalui upaya menjaga kontinuitas pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan berbagai aktivitas selama masa libur sekolah dengan nyaman.
Di balik setiap lampu yang tetap menyala, terdapat dedikasi insan PLN yang bekerja tanpa henti mengawal sistem kelistrikan, memastikan energi terus mengalir untuk mendukung kehidupan masyarakat dan aktivitas perekonomian di Jawa Barat.
(cip)
Lihat Juga :