Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
Minggu, 05 Juli 2026 - 16:51 WIB
loading...
Pengendara motor yang ditegur saat melewati trotoar di Jalan Kartini, Depok kini buka suara. Pemotor bernama Syaiful Anwar itu mengakui dirinya bukan prajurit TNI sekaligus meminta maaf. Foto: Tangkapan Layar
A
A
A
DEPOK - Pengendara motor yang ditegur saat melewati trotoar di Jalan Kartini, Depok kini buka suara. Pemotor bernama Syaiful Anwar itu mengakui dirinya bukan prajurit TNI sekaligus meminta maaf.
Hal itu disampaikan Syaiful Anwar dalam sebuah video klarifikasi bersama anggota TNI dan pihak yang menegur dirinya.
Baca juga: Tabrak Trotoar, Wanita Pengendara Matik Tewas di Tangsel
"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing. Ingin mengklarifikasikan bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," ujar Syaiful dalam video klarifikasi yang diterima, Minggu (5/7/2026).
Syaiful meminta maaf telah mencemarkan nama baik TNI karena mengaku-ngaku sebagai anggota. Dia juga meminta maaf kepada pejalan kaki karena telah melajukan motor di trotoar sambil melawan arus lalu lintas.
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh TNI di Indonesia karena telah mencemarkan nama baik institusi TNI," ucap Syaiful.
"Dan saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada pejalan kaki karena telah menyalahgunakan trotoar dengan melawan arah menggunakan sepeda motor," tambahnya.
Dari video yang beredar, terlihat seorang pejalan kaki menegur Syaiful Anwar karena berkendara di trotoar dan melawan arah. Pemotor itu mengenakan pakaian batik.
"Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor. Ini kan anda turun di sini, ya jangan ditiru kalau ada yang salah," ujar perekam video.
"Saya ini anggota, bukan apa-apa," jawab pemotor.
"Saya nggak peduli anggota atau bukan. Saya mau ke Gereja, jangan bikin saya emosi. Seharusnya kalau bapak tentara tidak mengkuti yang tidak benar," timpal perekam video.
Saat itu, Syaiful Anwar kemudian turun dari motor dan sempat menghampiri perekam video. Tak lama, perekam video kemudian pergi meninggalkan pemotor tersebut.
"Kami cek di lapangan ternyata yang bersangkutan bukan anggota TNI," kata Dandim 05/08 Kota Depok Kolonel Ginanjar, Minggu (5/7/2026).
Pemotor tersebut berprofesi sebagai karyawan swasta. "Sudah kami minta yang bersangkutan klarifikasi bahwa yang bersangkutan bukan anggota TNI," ujarnya.
Hal itu disampaikan Syaiful Anwar dalam sebuah video klarifikasi bersama anggota TNI dan pihak yang menegur dirinya.
Baca juga: Tabrak Trotoar, Wanita Pengendara Matik Tewas di Tangsel
"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing. Ingin mengklarifikasikan bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," ujar Syaiful dalam video klarifikasi yang diterima, Minggu (5/7/2026).
Syaiful meminta maaf telah mencemarkan nama baik TNI karena mengaku-ngaku sebagai anggota. Dia juga meminta maaf kepada pejalan kaki karena telah melajukan motor di trotoar sambil melawan arus lalu lintas.
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh TNI di Indonesia karena telah mencemarkan nama baik institusi TNI," ucap Syaiful.
"Dan saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada pejalan kaki karena telah menyalahgunakan trotoar dengan melawan arah menggunakan sepeda motor," tambahnya.
Dari video yang beredar, terlihat seorang pejalan kaki menegur Syaiful Anwar karena berkendara di trotoar dan melawan arah. Pemotor itu mengenakan pakaian batik.
"Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor. Ini kan anda turun di sini, ya jangan ditiru kalau ada yang salah," ujar perekam video.
"Saya ini anggota, bukan apa-apa," jawab pemotor.
"Saya nggak peduli anggota atau bukan. Saya mau ke Gereja, jangan bikin saya emosi. Seharusnya kalau bapak tentara tidak mengkuti yang tidak benar," timpal perekam video.
Saat itu, Syaiful Anwar kemudian turun dari motor dan sempat menghampiri perekam video. Tak lama, perekam video kemudian pergi meninggalkan pemotor tersebut.
"Kami cek di lapangan ternyata yang bersangkutan bukan anggota TNI," kata Dandim 05/08 Kota Depok Kolonel Ginanjar, Minggu (5/7/2026).
Pemotor tersebut berprofesi sebagai karyawan swasta. "Sudah kami minta yang bersangkutan klarifikasi bahwa yang bersangkutan bukan anggota TNI," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :