Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta

Sabtu, 04 Juli 2026 - 18:35 WIB
loading...
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein dikritik MUI gara-gara membuat lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat yang dianggap merendahkan martabat perempuan. Foto/YouTube SINDONEWS
A A A
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Siti Ma'rifah menyayangkan lagu "Lalaki Langit Lalanang Bejat," karya Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein. Menurutnya, lirik yang terkandung dalam lagu tersebut tak sesuai dengan nilai-nilai budaya Sunda.

Siti menyesalkan lagu yang dianggap merendahkan martabat perempuan. Apalagi, kata dia, lagu tersebut diciptakan seorang kepala daerah yang harus menjadi tauladan.

Baca juga: BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual

"Sangat menyayangkan adanya lagu Lalaki Lanang yang merupakan ciptaan Kepala Daerah. Suatu kemunduran di bidang seni budaya yang selama ini kita jaga dan kita hormati apalagi di sampaikan oleh seorang kepala daerah yang mestinya menjadi tauladan masyarakat," ujar Siti saat dihubungi, Sabtu (4/7/2026).



Siti berkata, budaya Sunda mengajarkan prinsip welas asih, atau saling menghormati. Untuk itu, ia menilai, lagu Om Zein itu bertolak belakang dengan nilai-nilai budaya Sunda.

"Budaya Sunda yang agung selalu mengajarkan welas asih, kasih sayang dan saling menghormati bertolak belakang dengan syair (lirik) tersebut, yang merendahkan martabat perempuan," ucap Siti.

Baca juga: MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat

Bahkan, kata Siti, budaya patriaki yang merendahkan jenis kelamin tertentu tak dapat diterima dari sisi agama, budaya maupun sosial. Ia pun mewanti-wanti agar tak ada nilai-nilai itu di Indonesia.

Baginya, cerminan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sudah harus menyatukan perbedaan pandangan, termasuk antara laki-laki dan perempuan.

"Nilai-nilai ini sesuai dengan nilai agama, yang membedakan seorang itu hanya Taqwanya, bukan karena jenis kelaminnya, dan dalam hadits Rasulullah juga sudah memberikan tuntunan ketika ditanya siapa yang harus kita hormati, Rasulullah menjawab Ibumu sebanyak 3x baru ayahmu," kata Siti.

Kendati demikian, Siti berharap, Om Zein dapat meminta maaf dan menarik lagu tersebut dari seluruh platform.

"Jadi, saya berharap yang bersangkutan segera minta maaf dan menarik kembali lagu tersebut yang telah meresahkan masyarakat. Banyak karya budaya bangsa yang bisa ditampilkan, yang sesuai dengan nilai budaya, agama dan sosial kemasyarakatan yang bisa memberikan dampak positif," pungkas Siti.

Sekedar informasi, lagu "Lalaki Langit Lalanang Bejat", karya Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) memicu polemik serta kecaman karena dinilai merendahkan kaum perempuan dan bahkan berujung pada somasi dan ancaman sanksi.

Bupati Om Zein telah memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf. Ia menegaskan bahwa lagu tersebut merupakan refleksi perjalanan hidup pribadinya dan sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung martabat perempuan.

Polemik ini sampai ke ranah pemerintah pusat, di mana pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan adanya proses pemberian sanksi terhadap Bupati Purwakarta atas lagu tersebut.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Berita Terkini
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Infografis
Kapal Selam Nuklir Australia...
Kapal Selam Nuklir Australia dinilai Tak Akan Berguna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved