HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak

Jum'at, 03 Juli 2026 - 19:13 WIB
loading...
HKTI Papua Dukung Agenda...
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Papua Yanni menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Biak Numfor, Rabu (1/7/2026). Foto: Ist
A A A
BIAK NUMFOR - Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Papua Yanni menyatakan Papua memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Potensi pertanian yang dimiliki daerah ini harus diubah menjadi kekuatan produksi yang mampu menopang kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pandangan itu disampaikan Yanni saat menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Biak Numfor, Rabu (1/7/2026). Penyaluran bantuan dilakukan bersama anggota DPR Papua dari Daerah Pemilihan Biak-Supiori Yohanes Markus Wakum yang juga menjabat Ketua DPC HKTI Kabupaten Biak.

Menurut Yanni, keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras dalam waktu sekitar satu tahun sejak Presiden Prabowo Subianto memimpin menjadi bukti bahwa sektor pertanian mampu berkembang pesat ketika memperoleh perhatian dan kebijakan yang tepat.

"Keberhasilan itu harus menjadi energi bagi seluruh daerah. Ketahanan pangan nasional tidak mungkin hanya bertumpu pada daerah-daerah yang selama ini menjadi sentra produksi. Kabupaten Biak harus ikut mengambil bagian," ujar Yanni.

Ketua Gerindra Papua itu menilai tanah Papua memiliki modal besar untuk mendukung agenda tersebut. Lahan pertanian masih terbuka luas, sementara komoditas pangan terus berkembang di berbagai daerah.

Tantangan yang harus dijawab yakni meningkatkan produktivitas petani melalui penyediaan sarana produksi, pendampingan, dan kepastian pasar. "Produksi tidak akan meningkat kalau petani kesulitan memperoleh pupuk, benih, atau kebutuhan dasar lainnya. Persoalan-persoalan seperti itu harus diselesaikan lebih dulu agar petani bisa bekerja dengan tenang dan hasil panennya meningkat," ungkapnya.

Secara khusus, Yanni menyebut Kabupaten Biak memiliki peluang menjadi salah satu kawasan produksi pangan di Papua. Potensi itu perlu dikelola secara lebih serius agar mampu memberi nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurut dia, perhatian terhadap petani Orang Asli Papua harus menjadi bagian dari aktor ketahanan pangan. Papua memiliki tanah yang subur. Yang dibutuhkan sekarang memperbesar kapasitas petani untuk mengelola potensi tersebut secara produktif.

Selain produktivitas, Yanni menaruh perhatian pada regenerasi petani. Keberhasilan program ketahanan pangan dalam jangka panjang akan ditentukan oleh kesiapan generasi muda memasuki sektor pertanian.

Yohanes Markus Wakum menuturkan bantuan sarana produksi yang disalurkan HKTI Papua diharapkan mampu membantu petani meningkatkan hasil produksi. Menurut anggota Komisi II DPR Papua sekaligus Ketua DPC HKTI Kabupaten Biak, sektor pertanian harus terus mendapat perhatian karena menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di kampung-kampung.

HKTI Papua juga menyerahkan perlengkapan sekolah kepada sejumlah siswa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Biak Numfor.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Penguatan Manajemen...
Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan
Perkuat Ketahanan Gizi...
Perkuat Ketahanan Gizi Indonesia, EU-ASEAN Business Council Dorong Kemitraan Lintas Sektor
Rekomendasi
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Berita Terkini
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved