Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Selasa, 30 Juni 2026 - 21:31 WIB
loading...
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 menggelar Program ParenTRING Khitanan Massal Tahun 2026. Aksi sosial ini diikuti ratusan anak di sekitar wilayah Kalideres, Pondok Jaya, Pondok Aren dan Cirendeu. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 menggelar Program ParenTRING Khitanan Massal Tahun 2026. Aksi sosial ini berupa layanan kesehatan gratis yang aman dan berkualitas kepada ratusan anak yang berasal dari keluarga prasejahtera serta komunitas yang tinggal di sekitar wilayah Kalideres, Pondok Jaya, Pondok Aren dan Cirendeu.
Khitanan massal diselenggarakan di dua tempat, yakni pada Senin 29 Juni 2026 terfokus di Gedung Almaka, Kalideres. Sementara di hari kedua yakni pada Selasa 30 Juni 2026 dilaksanakan di Gedung Graha Praba Dakara, Pondok Aren. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang difokuskan pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Baca juga: Indonesia Resmi Punya Bank Emas Menjelang 80 Tahun Merdeka
Penyelenggaraan khitanan massal ini merupakan bentuk komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diusung secara kuat oleh Pegadaian, khususnya dalam penguatan aspek sosial. Melalui penyediaan akses medis yang inklusif dan merata ini, Pegadaian secara aktif berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono mengungkapkan khitanan massal ini menjadi bukti nyata bahwa Pegadaian tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga selalu berupaya hadir untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya dalam pemenuhan hak kesehatan anak sejak dini, sebagai investasi sosial jangka panjang yang krusial bagi masa depan bangsa.
Sebagai perusahaan yang tengah bertransformasi modern, Pegadaian ingin memastikan bahwa penguatan aspek ESG dan TJSL tidak sekadar menjadi pelengkap administrasi, melainkan sebuah aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat prasejahtera. ”Kami berharap layanan kesehatan yang kami fasilitasi ini dapat membantu anak-anak tumbuh lebih sehat dan ceria dalam menyongsong masa depan mereka," katanya, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan ini sukses diwujudkan berkat adanya sinergi yang solid dan kolaboratif antara Pegadaian, tim tenaga medis profesional, mitra pelaksana, serta pemerintah setempat, khususnya Kelurahan Kalideres dan Kelurahan Jurangmangu Timur yang memberikan dukungan penuh sejak tahap persiapan.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Camat Kecamatan Kalideres, Ziki Zulkarnaen, yang hadir memantau pelaksanaan di hari pertama. Menurutnya, program khitanan massal gratis ini memberikan dampak langsung yang sangat meringankan beban finansial warga, khususnya keluarga prasejahtera di wilayah Kalideres. ”Sinergi seperti inilah yang kami harapkan dari sektor korporasi—hadir memberikan solusi konkret bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan pihak pemerintah setempat pada pelaksanaan hari kedua di wilayah Pondok Aren. Sekretaris Lurah Kelurahan Jurangmangu Timur, Salahuddin menyatakan dukungan penuhnya terhadap keberlanjutan program ini. Baca juga: Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
"Pemerintah Kelurahan Jurangmangu Timur menyambut sangat baik kolaborasi ini. Akses kesehatan yang higienis, aman, dan ramah anak seperti ini adalah hak dasar yang sangat dibutuhkan oleh generasi penerus kita. Kami berharap program ParenTRING dari Pegadaian ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus menjadi agenda berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera," katanya.
Keterlibatan aktif dari para dokter dan perawat ahli memastikan bahwa seluruh proses tindakan khitan dilakukan dengan standar operasional medis yang ketat, higienis, dan ramah anak. Melalui kolaborasi terintegrasi ini, Pegadaian tidak hanya memastikan acara berjalan dengan aman dan lancar, melainkan juga berupaya menciptakan dampak sosial positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Khitanan massal diselenggarakan di dua tempat, yakni pada Senin 29 Juni 2026 terfokus di Gedung Almaka, Kalideres. Sementara di hari kedua yakni pada Selasa 30 Juni 2026 dilaksanakan di Gedung Graha Praba Dakara, Pondok Aren. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang difokuskan pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Baca juga: Indonesia Resmi Punya Bank Emas Menjelang 80 Tahun Merdeka
Penyelenggaraan khitanan massal ini merupakan bentuk komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diusung secara kuat oleh Pegadaian, khususnya dalam penguatan aspek sosial. Melalui penyediaan akses medis yang inklusif dan merata ini, Pegadaian secara aktif berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono mengungkapkan khitanan massal ini menjadi bukti nyata bahwa Pegadaian tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga selalu berupaya hadir untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya dalam pemenuhan hak kesehatan anak sejak dini, sebagai investasi sosial jangka panjang yang krusial bagi masa depan bangsa.
Sebagai perusahaan yang tengah bertransformasi modern, Pegadaian ingin memastikan bahwa penguatan aspek ESG dan TJSL tidak sekadar menjadi pelengkap administrasi, melainkan sebuah aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat prasejahtera. ”Kami berharap layanan kesehatan yang kami fasilitasi ini dapat membantu anak-anak tumbuh lebih sehat dan ceria dalam menyongsong masa depan mereka," katanya, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan ini sukses diwujudkan berkat adanya sinergi yang solid dan kolaboratif antara Pegadaian, tim tenaga medis profesional, mitra pelaksana, serta pemerintah setempat, khususnya Kelurahan Kalideres dan Kelurahan Jurangmangu Timur yang memberikan dukungan penuh sejak tahap persiapan.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Camat Kecamatan Kalideres, Ziki Zulkarnaen, yang hadir memantau pelaksanaan di hari pertama. Menurutnya, program khitanan massal gratis ini memberikan dampak langsung yang sangat meringankan beban finansial warga, khususnya keluarga prasejahtera di wilayah Kalideres. ”Sinergi seperti inilah yang kami harapkan dari sektor korporasi—hadir memberikan solusi konkret bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan pihak pemerintah setempat pada pelaksanaan hari kedua di wilayah Pondok Aren. Sekretaris Lurah Kelurahan Jurangmangu Timur, Salahuddin menyatakan dukungan penuhnya terhadap keberlanjutan program ini. Baca juga: Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
"Pemerintah Kelurahan Jurangmangu Timur menyambut sangat baik kolaborasi ini. Akses kesehatan yang higienis, aman, dan ramah anak seperti ini adalah hak dasar yang sangat dibutuhkan oleh generasi penerus kita. Kami berharap program ParenTRING dari Pegadaian ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus menjadi agenda berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera," katanya.
Keterlibatan aktif dari para dokter dan perawat ahli memastikan bahwa seluruh proses tindakan khitan dilakukan dengan standar operasional medis yang ketat, higienis, dan ramah anak. Melalui kolaborasi terintegrasi ini, Pegadaian tidak hanya memastikan acara berjalan dengan aman dan lancar, melainkan juga berupaya menciptakan dampak sosial positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
(poe)
Lihat Juga :