Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T

Senin, 29 Juni 2026 - 16:18 WIB
loading...
Manfaat MBG Dirasakan...
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirasakan petani di Desa Sukaresmi, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Agi Sumarlin. Dia mengaku, adanya program MBG membuat serapan hasil panennya lebih terjamin.

“Yang dulunya harga anjlok saat panen raya karena pasokan melimpah. Dengan adanya MBG, hasil panen petani lokal memiliki wadah penyerapan yang pasti dan menjadikan tolak ukur stabilitas harga di tingkat petani,” kata Agi, Senin (29/6/2026).

Selain menyerap hasil panen, program MBG juga mengurangi ketergantungan petani pada tengkulak. Sebab, petani bisa langsung menjual hasil panennya ke dapur MBG dengan harga yang relatif lebih baik.

Baca juga: Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan



"Kontrak pasokan dengan koperasi atau satuan pelayanan MBG memberikan jaminan harga yang lebih adil dan stabil," ujarnya.

Diketahui, Badan Gizi Nasional (BGN) kini melakukan refocusing terhadap penerima MBG. Setidaknya ada empat kategori prioritas yang akan menerima MBG, diantaranya anak-anak di wilayah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar), Ibu hamil, Ibu menyusui, dan Balita.

Terkait kebijakan itu, Agi sangat setuju dan menyebut program MBG akan memberikan manfaat besar bagi petani-petani di daerah pedesaan dan wilayah 3T, dimana mereka selama ini minim akses ekonomi. Menurutnya, kebijakan tersebut justru tepat sasaran.

"Adanya itu justru menjadi angin segar bagi petani di daerah. Bahwa hasil panen (padi, sayur, buah pisang lokal, ubi, telur, daging, dan sebagainya) bisa diserap oleh dapur MBG. Dan, dapat mengurangi risiko gagal jual atau harga anjlok saat panen raya, serta memiliki harga jual yang layak dan stabil," ujarnya.

Selain petani, menurut Agi, pedagang dan UMKM juga berharap tidak ditinggalkan. Karena program MBG ini terbukti menggerakkan ekonomi lokal, terutama dengan menjadi pemasok bagi kebutuhan dapur. “Mereka ingin dilibatkan secara aktif sebagai pemasok bahan baku tanpa adanya permainan dari pemilik dapur," katanya.

Sebagai petani, Agi merasakan sendiri program kerakyatan yang digagas Presiden Prabowo. Mulai dari penyederhanaan distribusi pupuk, menaikkan harga gabah, hingga bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang diterima petani.

"Positifnya terasa cukup nyata lewat beberapa kebijakan, seperti pemangkasan birokrasi pupuk subsidi yang semula regulasinya rumit kini lebih mudah. Lalu, pemerintah menaikkan harga pembelian gabah menjadi Rp6.500 per kilogram itu merupakan angin segar bagi para petani dan pedagang dan banyaknya program seperti Alsintan yang turun langsung ke petani," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Rekomendasi
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Berita Terkini
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved