Tinggi Air Bendung Katulampa 250 Cm, Waspada Banjir Jakarta

Senin, 21 September 2020 - 19:14 WIB
loading...
Tinggi Air Bendung Katulampa...
Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa menyentuh level 250 cm yang menandakan siaga 1 banjir Jakarta.Foto/SINDOnews/Haryudi
A A A
JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor sejak Senin (31/09/2020) petang membuat Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa Bogor , hingga pukul 18.29 WIB, menyentuh level tertinggi yakni 250 centimeter atau siaga 1 banjir Jakarta .

Kepala Petugas Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman menyebutkan, kenaikan TMA Bendung Katulampa itu terjadi secara mendadak yang semula pada pukul 17.49 WIB hanya 50 centimeter (siaga 4), karena hujan di Puncak, Bogor sebagai kawasan hulu Sungai Ciliwung cukup deras, sehingga pada pukul 18.18 langsung merangkak naik menjadi 250 centimeter (siaga 1).

"Bahkan pada pukul 18.18 WIB, TMA sungai Ciliwung di Bendung Katulampa sempat menyentuh level tertinggi yaitu 250 centimeter (siaga 1)," kata Andi kepada wartawan Senin (21/9/2020). (Baca: Puncak Bogor Hujan Deras, Katulampa Siaga 2 Banjir Jakarta)

Dia menambahkan permukaan air Sungai Ciliwung yang berstatus siaga satu ini disebabkan hujan lebat di kawasan Puncak, Cisarua-Megamendung, Kabupaten Bogor, berlangsung cukup lama. "Jadi di hulu yang pengaruh, yang terbesar hujannya. Rata kawasan Puncak hujan deras," kata Andi.Berikut kronologis kenaikan tinggi muka air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa data dari BPBD Kota Bogor:

Hari dan Tanggal : Senin, 21 September 2020
Mulai Pukul :
- Pukul 17.00 WIB, TMA 0 CM/Gerimis Halus (Siaga 4).
- Pukul 17.49 WIB, TMA 40 CM/Gerimis (Siaga 4).
- Pukul 17.53 WIB, TMA 120 CM/Hujan (Siaga 3).
- Pukul 17.58 WIB, TMA 170 CM/Hujan (Siaga 2).
- Pukul 18.04 WIB, TMA 200 CM/Hujan (Siaga 2).
- Pukul 18.10 WIB, TMA 220 CM/Hujan (Siaga 1).
- Pukul 18.17 WIB, TMA 240 CM/Hujan (Siaga 1).
- Pukul 18.18 WIB, TMA 250 CM/Hujan (Siaga 1).

Antisipasi bagi masyarakat yang tinggal dipinggiran bantaran aliran Sungai Ciliwung yang berada di 13 Kelurahan wilayah Kota Bogor :
- *Sindangrasa*
- *Tajur*
- *Katulampa*
- *Sukasari*
- *Baranangsiang*
- *Babakan Pasar*
- *Sempur*
- *Tanah Sareal*
- *Bantarjati*
- *Cibuluh*
- *Kedung Badak*
- *Sukaresmi*
- *Kedung Halang*

Kepala BPBD Kota Bogor Priyatna Syamsah menyatatakan upaya yang sudah dilakukan diantaranya melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui MediaSosial, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, Instagram dan Website.

"Melakukan pemberitahuan informasi kepada Camat dan Lurah se-Kota Bogor melalui Grup WhatsApp "BOGOR TANGGUH BENCANA," ungkapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Berita Terkini
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved