Langgar Protokol Kesehatan di Kalsel, Siap-siap Ditindak Tim PEDAS

Senin, 21 September 2020 - 14:41 WIB
loading...
Langgar Protokol Kesehatan...
Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta melepas langsung tim mobile PEDAS, Senin (21/9/2020). Tim ini merupakan bagian dari Operasi Yustisi yang berwenang menegakkan protokol kesehatan untuk masyarakat. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BANJARMASIN - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) membentuk tim mobile Penegak Disiplin Kesehatan (PEDAS). Tim ini merupakan bagian dari Operasi Yustisi yang berwenang menegakkan protokol kesehatan untuk masyarakat. Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta melepas langsung tim mobile PEDAS di Lapangan Polda Kalsel, Senin (21/9/2020) pukul 09.00 Wita.

Operasi Yustisi dilaksanakan secara serentak di seluruh polres jajaran Polda Kalsel selama 14 hari ke depan. Tujuannya mencegah berkembangnya Covid-19 di wilayah Kalsel. “Operasi Yustisi ini digelar sebagai tindak lanjut dari instruksi pemerintah, Kapolri dan Panglima TNI karena saat ini masih meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia, khususnya di Kalsel,” kata Nico. (Baca juga: Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila)

Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut (Tala) dan Barito Kuala (Batola) akan menjadi atensi khusus oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. "Pelaksanaan Operasi Yustisi personel Direktorat Samapta, Direktorat Lantas dan Polres Jajaran Polda Kalsel bersama-sama dengan TNI, Sat Pol PP dan Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota akan memfokuskan ketiga sasaran meliput orang, tempat dan kegiatan," ujarnya. (Baca juga: Empat Tower Wisma Atlet Difungsikan, Bisa Tampung 8.146 Pasien COVID-19)

Petugas akan melakukan pengecekan siapa saja yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di kediaman akibat terpapar Covid-19. Petugas juga akan menyasar tempat keramaian seperti pasar, terminal, penyeberangan fery atupun tempat-tempat lainnya.

Sementara untuk kegiatan, petugas menyasar tempat berkumpulnya orang seperti kafe yang buka melebihi batas waktu, live musik, serta kegiatan yang tidak ada pemberitahuan kepada petugas. “Mari kita laksanakan kegiatan ini secara terus menerus, karena kita sebagai ujung tombak dan menjadi harapan penegak disiplin kesehatan Covid-19 dalam Operasi Yustisi ini," lanjutnya.

Nico mengingatkan seluruh personelnya untuk terus selalu menjaga kesehatan dan keamanan diri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Misalnya mengenakan masker, sarung tangan, dan menjaga jarak. (Lihat foto: Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi 2020 untuk Angkutan Umum dan Barang)

Mengenai sanksi, alumni Akpol 1992 ini menegaskan, seluruh wilayah di Kalsel telah memiliki peraturan kepala daerah tentang Penerapan Kedisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19. Dalam peraturan tersebut ada sanksi sosial, denda bahkan sanksi pidana apabila warga benar-benar tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai peraturan yang telah dikeluarkan.

“Sanksi pidana penjara akan diberikan bagi siapapun juga yang tidak mematuhi peraturan wali kota/bupati tentang protokol kesehatan Covid-19. Saya instruksikan kepada para kapolres/ta bahwa Polda Kalsel, TNI dan Satgas Penanganan COVID-19 akan bertindak tegas kepada siapa pun yang tidak patuh protokol kesehatan ini,” tegasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Berpangkat AKBP...
Polisi Berpangkat AKBP yang Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam Polda Kalsel
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Gerakan Pangan Murah Polda Kalsel Bantu Masyarakat Jelang Lebaran
Resmikan 2 SPPG Polda...
Resmikan 2 SPPG Polda Kalsel, Kapolri: Dukung Penuh Program MBG
Annual Meeting ISI 2025,...
Annual Meeting ISI 2025, Dirlantas Polda Kalsel Paparkan Strategi Tangani Kecelakaan
Komnas HAM Temukan Unsur...
Komnas HAM Temukan Unsur Pembunuhan Berencana Jurnalis Juwita di Kalsel
Pramono Anung Persilakan...
Pramono Anung Persilakan Perantau Cari Kerja di Jakarta
Razia Nasional Dimulai:...
Razia Nasional Dimulai: 7 Dosa Pengendara yang Diincar Polisi, Denda hingga Rp1 Juta
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Rekomendasi
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Berita Terkini
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved