Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda

Kamis, 04 Juni 2026 - 18:45 WIB
loading...
Keberhasilan Memanfaatkan...
Pengusaha muda dan praktisi konstruksi, Malvin Pradipta Irianto (kiri). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Indonesia tengah memasuki fase penting bonus demografi yang diproyeksikan mencapai puncaknya dalam beberapa tahun mendatang menjadi peluang besar menuju Indonesia Emas 2045. Namun, bonus demografi tidak otomatis menjadi keuntungan tanpa kesiapan sumber daya manusia yang unggul.

Menurut pengusaha muda dan praktisi konstruksi, Malvin Pradipta Irianto, keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi sangat bergantung pada kualitas generasi muda , terutama dalam membangun kapasitas, karakter, dan keberanian menciptakan nilai.

"Bonus demografi hanya akan menjadi kekuatan ketika generasi mudanya memiliki kapasitas, karakter, dan keberanian untuk menciptakan nilai. Jika tidak, bonus demografi justru dapat berubah menjadi beban sosial akibat tingginya angka kemiskinan, rendahnya produktivitas, dan minimalnya daya saing," ujar Malvin, dikutip Kamis (4/6/2026).

Baca Juga: Sesmendukbangga Dorong Daerah Serius Memanfaatkan Bonus Demografi

Sebagai pelaku di sektor jasa konstruksi yang aktif bekerja bersama banyak anak muda, Malvin melihat adanya dua kenyataan yang berjalan bersamaan. Di satu sisi, generasi muda Indonesia memiliki kreativitas tinggi, cepat beradaptasi dengan teknologi, dan berani mencoba hal baru. Namun di sisi lain, masih terdapat tantangan berupa pola pikir instan, minimalnya keberanian mengambil risiko, serta kecenderungan mencari kenyamanan dibandingkan membangun kompetensi.

Kondisi tersebut, menurutnya, menyebabkan paradoks di dunia kerja. Banyak kesulitan perusahaan memperoleh tenaga kerja yang kompeten, sementara banyak anak muda juga masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Di tengah era digital, Malvin menekankan bahwa peluang bagi generasi muda sebenarnya semakin terbuka luas. Anak muda tidak lagi harus mendapat kesempatan, melainkan dapat menciptakan peluang melalui menunggu kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, hingga berbagai profesi baru yang lahir dari perkembangan zaman.

"Hari ini anak muda bisa menciptakan peluang sendiri melalui bisnis, teknologi, ekonomi kreatif, maupun inovasi baru. Mereka tidak harus hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga bisa menjadi pencipta solusi dan pembuka lapangan kerja," ujarnya.

Malvin menyoroti tiga karakter utama yang perlu dibangun oleh generasi muda Indonesia. Pertama, karakter pembelajar, yakni kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi di tengah perubahan dunia yang cepat.

Kedua, karakter pekerja keras, karena kesuksesan dibangun melalui disiplin dan konsistensi, bukan motivasi sesaat. Ketiga, karakter pencipta nilai , yaitu mengubah pola pikir dari sekadar mencari keuntungan pribadi menjadi berorientasi pada kontribusi dan solusi bagi masyarakat.

"Generasi muda perlu mengubah pertanyaan dari 'apa yang bisa saya dapatkan?' menjadi 'apa yang bisa saya berikan?'. Ketika seseorang mampu memberikan solusi bagi banyak orang, nilai ekonomi akan mengikuti."

Menurutnya, tantangan terbesar Indonesia bukan terletak pada keterbatasan sumber daya alam, melainkan pada kebutuhan menghadirkan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing.



Karena itu, ia mendorong kolaborasi seluruh pihak, mulai dari dunia pendidikan, dunia usaha, pemerintah, hingga para pemimpin muda, untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan bakat dan kewirausahaan.

"Indonesia tidak kekurangan anak muda yang cerdas. Yang kita butuhkan adalah lebih banyak anak muda yang berani berkarya, berani memimpin, dan berani mengambil tanggung jawab untuk masa depan Indonesia," tegas Malvin.

Malvin menekankan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya melalui visi besar atau slogan semata, melainkan melalui kerja nyata jutaan anak muda Indonesia. "Masa depan Indonesia bukan sesuatu yang kita tunggu. Masa depan Indonesia adalah sesuatu yang kita bangun, mulai hari ini."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Gelar Gen Sawit 2026...
Gelar Gen Sawit 2026 di Udayana, BPDP Edukasi Generasi Muda
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Berita Terkini
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved