Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI

Jum'at, 29 Mei 2026 - 21:43 WIB
loading...
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Technologies memperoleh sertifikasi untuk Artificial Intelligence Management Systems (AIMS). Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Zentara Technologies memperoleh sertifikasi ISO/IEC 42001:2023, standar internasional untuk Artificial Intelligence Management Systems (AIMS). Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh Prescient Security pada 27 April 2026 di bawah akreditasi International Accreditation Service (IAS).

Sertifikasi ini memposisikan Zentara di antara sejumlah kecil perusahaan di dunia yang telah diaudit berdasarkan standar internasional untuk tata kelola AI yang bertanggung jawab.

“Kami bangga mengumumkan melalui pencapaian ini, Zentara Technologies menjadi perusahaan keamanan siber pertama di Indonesia, sekaligus salah satu penyedia teknologi paling awal di dunia yang berhasil memperoleh sertifikasi ini," kata CEO Zentara Technologies Regal Rauniyar Star, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: AI Ciptakan Perusahaan-perusahaan Baru dengan Omset Besar

Sertifikasi ini mencakup Sistem Manajemen Artificial Intelligence milik Zentara di Zentara Technologies dan Zentara Labs, termasuk komponen AI pada platform SIEM (ZX) dan sistem AI vulnerability assessment (AVAS), beserta infrastruktur cloud pendukung di AWS dan Google Cloud Platform.

Departemen yang termasuk dalam cakupan sertifikasi meliputi Cybersecurity (Infrastructure, Dev, SecOps), IT Support, Compliance dan InfoSec, Procurement, HR dan Legal, serta Zentara Labs (product, dev, infra, project management, dan AI research). Sertifikasi ini melengkapi sertifikasi ISO/IEC 27001 yang sebelumnya telah dimiliki Zentara untuk manajemen keamanan informasi, menjadikan Zentara sebagai salah satu dari sedikit perusahaan di kawasan yang tersertifikasi untuk kedua standar tersebut.

Lihat video: Menkeu Ajak "Hacker" Indonesia Buat Jajal Keamanan Siber Apllikasi Pajak


ISO/IEC 42001 merupakan standar internasional pertama yang menetapkan persyaratan tata kelola kecerdasan buatan di dalam organisasi. Standar ini mengatur kontrol di seluruh siklus hidup AI, mulai dari pengelolaan data, pengembangan model, implementasi, pemantauan, penanganan insiden, hingga penghentian sistem. Proses audit dilakukan dalam dua tahap dan mensyaratkan bukti implementasi kebijakan yang berjalan, bukan sekadar dokumentasi.

Bagi pelanggan di sektor yang memiliki regulasi ketat, ISO/IEC 42001 memberikan jaminan independen bahwa penyedia AI memiliki tata kelola, kontrol risiko, dan struktur akuntabilitas yang memadai untuk menerapkan AI secara bertanggung jawab. Standar ini juga semakin banyak dijadikan acuan regulator, termasuk dalam penyelarasan dengan EU AI Act dan kerangka kebijakan AI yang sedang berkembang di Indonesia.

Kerangka pengujian tata kelola AI Verify milik Singapura yang dikembangkan IMDA juga dipetakan langsung ke ISO/IEC 42001, sehingga memberikan jalur yang diakui bagi organisasi tersertifikasi untuk selaras dengan ekspektasi tata kelola AI di Singapura.

Sistem AIMS Zentara mencakup Zentara Technologies (divisi komersial) dan Zentara Labs (R&D), dengan cakupan, tata kelola AI risk register, inventaris model, dan review berkala oleh komite tata kelola AI lintas fungsi. Kontrol siklus hidup: prosedur terdokumentasi untuk pengelolaan data, evaluasi model, pengawasan manusia, dan pemantauan pasca implementasi.

Selain itu, respons insiden: integrasi kriteria insiden khusus AI ke dalam jalur eskalasi SOC 24/7 milik Zentara. Audit trail yakni pencatatan keputusan untuk penggunaan AI berisiko tinggi yang disimpan untuk kebutuhan review dan audit eksternal.

President dan Co-founder, Zentara Technologies Darian Kuswanto mengatakan, ISO/IEC 42001 mendorong pihaknya untuk mendokumentasikan praktik yang selama ini sudah kami jalankan dan mengujinya melalui proses audit. Nilai utamanya terletak pada mekanismenya inventaris model yang terus diperbarui, komite review yang aktif bertemu, hingga kontrol yang memiliki bukti implementasi.

“Itulah yang dimaksud dengan sistem manajemen AI. Kami mengambil sertifikasi ini karena klien kami di sektor perbankan, pemerintahan, dan infrastruktur vital perlu mengetahui bahwa AI yang kami hadirkan memiliki tata kelola yang jelas, bukan sekadar improvisasi," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ketum DPP KNPI Minta...
Ketum DPP KNPI Minta Kapolri dan Propam Pantau Penanganan Kasus di Tanjungbalai
Pemkot Tangsel Raih...
Pemkot Tangsel Raih Predikat Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
Internet Gratis untuk...
Internet Gratis untuk Desa, Pemprov Kaltim Raih Penghargaan Konektivitas Digital 2026
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Digital, Sekda Berprestasi Belajar Keamanan Siber di Korsel
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Budaya Kepatuhan dari...
Budaya Kepatuhan dari Pusat hingga Lapangan Jadi Pilar Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved