6 Begal Dibekuk, Sebagian Pelaku Positif Amfetamin
Kamis, 21 Mei 2026 - 13:30 WIB
loading...
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. Foto: Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Enam orang pelaku pencurian dan begal yang beraksi di wilayah Jakarta dibekuk Polda Metro Jaya. Polisi pun mengungkap motif para pelaku melakukan kejahatan jalanan tersebut.
“Motif yang terungkap dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, yang pertama ada yang motifnya untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Kemudian yang kedua, ada juga yang digunakan untuk membeli narkoba,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Kamis (21/5/2026).
Polisi juga melakukan tes urine terhadap para pelaku yang ditangkap. Hasilnya, sebagian pelaku positif mengandung narkoba.
Baca juga: Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
"Karena sebagian dari yang kami lakukan penangkapan juga setelah dilakukan pemeriksaan atau tes urine, itu yang bersangkutan urinenya positif mengandung amfetamin," pungkasnya.
Sebelumnya, Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku begal di Jakarta dan sekitarnya. Terbaru, polisi menangkap enam orang tersangka.
"Hari ini kami melakukan penangkapan terhadap enam orang tersangka yang sempat viral juga beritanya di media sosial," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Iman menyebut bahwa, pada saat ditangkap, dua pelaku melakukan perlawanan hingga polisi terpaksa menembak kaki pelaku. "Saat kami akan melakukan upaya hukum penangkapan terhadap salah satu dari tersangka, di mana yang bersangkutan dua orang mencoba melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga dengan sangat terpaksa kami melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Iman.
Di sisi lain, satu tersangka sendiri ternyata merupakan jambret ponsel yang sempat viral menyasar bocah yanh sedang merekam bus. "Salah satunya adalah yang terjadi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan dimana korbannya anak kecil sedang mengambil gambar atau memvideokan bus, kemudian hpnya diambil oleh pelaku," ucap Iman.
“Motif yang terungkap dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, yang pertama ada yang motifnya untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Kemudian yang kedua, ada juga yang digunakan untuk membeli narkoba,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Kamis (21/5/2026).
Polisi juga melakukan tes urine terhadap para pelaku yang ditangkap. Hasilnya, sebagian pelaku positif mengandung narkoba.
Baca juga: Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
"Karena sebagian dari yang kami lakukan penangkapan juga setelah dilakukan pemeriksaan atau tes urine, itu yang bersangkutan urinenya positif mengandung amfetamin," pungkasnya.
2 Pelaku Ditembak
Sebelumnya, Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku begal di Jakarta dan sekitarnya. Terbaru, polisi menangkap enam orang tersangka.
"Hari ini kami melakukan penangkapan terhadap enam orang tersangka yang sempat viral juga beritanya di media sosial," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Iman menyebut bahwa, pada saat ditangkap, dua pelaku melakukan perlawanan hingga polisi terpaksa menembak kaki pelaku. "Saat kami akan melakukan upaya hukum penangkapan terhadap salah satu dari tersangka, di mana yang bersangkutan dua orang mencoba melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga dengan sangat terpaksa kami melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Iman.
Di sisi lain, satu tersangka sendiri ternyata merupakan jambret ponsel yang sempat viral menyasar bocah yanh sedang merekam bus. "Salah satunya adalah yang terjadi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan dimana korbannya anak kecil sedang mengambil gambar atau memvideokan bus, kemudian hpnya diambil oleh pelaku," ucap Iman.
(rca)
Lihat Juga :