FKH Unair Gelar Pengmas, Jadikan Desa Palembon Bojonegoro sebagai Sentra Bebek

Senin, 04 Mei 2026 - 20:26 WIB
loading...
FKH Unair Gelar Pengmas,...
Dosen FKH Unair melakukan pengabdian masyarakat di Desa Palembon, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro pada 4-5 Mei 2026. Foto/Dok. SindoNews
A A A
BOJONEGORO - Dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga ( Unair ) melakukan pengabdian masyarakat di Desa Palembon, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro pada 4-5 Mei 2026. Desa Palembon merupakan desa binaan FKH Unair. Selain itu, pengmas juga digelar di kantor Dinas Peternakan dan Perikanan, Kabupaten Bojonegoro.

Tim pengmas ini membuka 20 kelompok penerima manfaat (KPM) di desa itu. Yang secara berkala mendapatkan berbagai manfaat dari FKH Unair. Sejak Januari 2026, tim pengmas Unair memberikan bantuan bibit bebek siap telur sebanyak 15 ekor per KPM.

Ketua Pengmas FKH Unair, Prof. Dr. drh. Widjiati, M.Si mengatakan pada Mei 2026 ini, tim FKH Unair melakukan pengmas untuk alih teknologi. "Kalau sebelumnya bibit, sekarang alih teknologinya. Bagaimana mengolah hasil dari ternak bebek ini untuk jadi produk jadi. Misalnya telor bebek dijadikan telor asin, olahan abon dan sebagainya. Jadi pengmas kita ini dari hulu ke hilir. Pengmas yang berdampak dan berkelanjutan," ujarnya di sela kegiatan di Balai Desa Palembon, Senin (4/5/2026). Baca juga: Jurusan Kuliah di Unair yang Masuk THE WUR by Subject 2026, Ini Daftarnya

Tim pengmas juga memberikan bantuan alat penetas telur bebek pada KPM yang menjadi binaanmya. Sehingga telur bebek bisa dikembangbiakkan dan jumlah bebek akan terus bertambah. "Nanti bisa jadi desa ini menjadi sentranya bebek, mulai bibit, bebek pedaging, telur asin dan sebagainya," ujarnya.

Tidak hanya itu, selama pengmas berlangsung dua hari itu, diisi juga berbagai kegiatan edukasi lainnya. Misalnya tentang penyakit pada hewan konsumsi seperti ayam, bebek, sapi dan kambing. Juga edukasi tentang pemberian obat herbal dari tumbuhan yang ada di sekitar untuk hewan yang sakit baik infeksius maupun non infeksius.

Juga edukasi tentang gangguan reproduksi pada hewan khususnya sapi serta pemberian pakan yang tepat agar produktivitas sapi bisa maksimal. "Semua materii diberikan oleh dosen-dosen dan guru besar FKH Unair yang sangat kompeten di bidangnya," jelasnya.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Elfia Nuraini memberi apresiasi FKH Unair yang telah menjadikan Bojonegoro lokasi Pengmas. Pihaknya siap bersinergi dan mendukung terus program program FKH di sini "Terima kasih, peternak di sini diberi pelatihan mulai hulu hingga hilir. Ilmu dari FKH sangat bermanfaat untuk masyarakat di sini, khususnya para peternak," ungkapnya.

Kepala Desa Palembon, Kholikul Huda juga merasa bangga jadi tuan rumah pengmas FKH. Dia berangan angan, desa nya punya ikon atau karakter tersendiri dibanding desa lain. misalnya desa telur asin. "Dengan pelatihan ini masyarakat tidak hanya bisa memproduksi saja, tapi juga bisa memasarkan. Sehingga nilai ekonominya menjadi lebih baik," ujarnya.

Ajak Masyarakat jadi Peternak
Beternak menjadi pilihan alternatif masyarakat untuk menambah pendapatan keluarga. Namun masih banyak yang belum mengerti bagaimana menjadi peternak yang benar. Karenanya FKH Unair juga memberikan edukasi dan pembekalan kepada masyarakat.

Prof Widji memberikan trik pada masyarakat Palembon yang mau menjadi peternak pemula. Ada lima trik yakni ada niat, berjuang dari nol, cukup mempunyai pengetahuan, siap menghadapi kegagalan dan siap bangkit dari kegagalan. "Paling tidak lima poin tersebut harus diketahui oleh peternak," katanya.

Menurutnya, niat menjadi poin pertama karena beternak menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. "Kunci sukses utamanya adalah memilih bibit unggul dan menjaga pakan," tambahnya. Baca juga: Anda Korban PHK, Bisa Dicoba Nih Ternak Itik Petelur!

Selain itu, peternak juga harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup, memiliki lokasi yang cukup, serta modal untuk membeli bibit, pakan dan kandang. Prof Widji menyebut, problem terbesar yang dihadapi peternak adalah ketidaksabaran dan tidak disiplin. Misalnya mengenai waktu pemberian pakan.

"Terkadang belum saatnya diberi pakan sudah diberi. Kadang malah terlambat waktuemberi pakan. Ini mempengaruhi produktivitas ternak," terangnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
HIBT Indonesia Pererat...
HIBT Indonesia Pererat Simpul Kebersamaan dengan Warga dan Komunitas di Bekasi
Berdayakan UMKM, Tim...
Berdayakan UMKM, Tim Dosen Unitomo Lakukan Pelatihan Manajemen Usaha
Mahasiswa STIK PTIK...
Mahasiswa STIK PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 Pengabdian Masyarakat ke Aceh
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Rekomendasi
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Berita Terkini
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Polri Tetapkan 287 WNA...
Polri Tetapkan 287 WNA Tersangka Kasus Markas Judi Online Jalan Hayam Wuruk Jakarta
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved