May Day 2026, Ribuan Kendaraan Buruh Besok ke Jakarta, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

Kamis, 30 April 2026 - 14:58 WIB
loading...
May Day 2026, Ribuan...
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkirakan 200.000 buruh akan datang pada perayaan May Day Internasional 2026 di Jakarta pada Jumat (1/5/2026) besok. Foto buruh memperingati May Day 2025 pada tahun lalu. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memperkirakan 200.000 buruh akan hadir pada perayaan May Day Internasional 2026, yang akan berpusat di Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026) besok. Mereka akan diangkut ribuan kendaraan.

“Sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200.000 lebih buruh yang akan ke Monas dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik Jakarta,” kata Dirlantas s Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Prabowo Bakal Beri Kejutan saat May Day di Monas Lusa

Dia menjelaskan, diperkirakan ada 4.000 unit bus akan mengarah ke Jakarta. Oleh karena itu akan dilakukan rekayasa lalu-lintas (lalin).



“Kalau diasumsikan ada sekitar 4.000 bus nanti yang akan mengarah ke Jakarta. Besok peserta May Day itu juga tidak seluruhnya menggunakan bus. Ada cukup banyak informasi yang kami dapat ada sekitar 20.000 peserta yang akan menggunakan roda dua,” ujar dia.

Sementara itu, Komarudin mengatakan, sebanyak 1.793 personel lalu lintas nantinya akan disebar di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Baca juga: Peringatan May Day Jumat 1 Mei 2026, Hindari Ruas Jalan Menuju Monas

“Rekayasa yang sudah kami lakukan, kami sudah mengatur rute perjalanan, baik saudara kita datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai dengan Lampung, kita sudah atur flow mengarah ke Monas, termasuk kantong-kantong parkir bus yang akan digunakan,” ungkap Komarudin.

Komarudin juga mengatakan, pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas. Namun hal ini masih bersifat situasional melihat kondisi di lapangan.

“Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional ya. Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan,” ujar Komarudin.

“Namun kami berharap tentunya tidak sampai itu terjadi sehingga dengan pola ataupun konsep pengamanan mulai dari zona hijau, zona kuning, zona merah, ini tidak sampai ada peningkatan. Ya kami berharap kita tetap bermain di zona hijau, artinya bahwa seluruh ruas jalan bisa tetap digunakan untuk sirkulasi pergerakan baik kendaraan roda dua, roda empat, dan bus peserta yang nanti akan masuk,” lanjutnya.

Dia menambahkan, zona kuning akan dilakukan manakala pada situasi ruas jalan Merdeka, yakni Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan ini terjadi kepadatan luar biasa.

“Maka kami akan mainkan zona kuning di mana akan kami alihkan ya mulai dari Sarinah, kemudian juga Tugu Tani, kemudian juga Harmoni, ini sudah mulai akan kami alihkan ataupun kami kurangi volumenya sehingga mengantisipasi kepadatan yang bertambah panjang dan lama,” jelasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Contraflow Tol Jakarta-Cikampek...
Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan di KM23-28, Ini Penyebabnya
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Rekomendasi
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Sinopsis Don’t Mess...
Sinopsis Don’t Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Berita Terkini
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved