Anies Dikritik karena Bawa Jenazah Saefullah ke Balai Kota, Ketua DPRD DKI Pasang Badan
Sabtu, 19 September 2020 - 11:52 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin penghormatan terakhir untuk almarhum Saefullah di Balai Kota, Rabu (16/9/2020) siang. Foto: SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi pasang badan terkait kritikan yang ditujukan kepada Gubernur Anies Baswedan perihal penghormatan terakhir kepada almarhum Saefullah.
Menurut Prasetio, penghormatan terakhir digelar untuk mengapresiasi kinerja Saefullah selama menjadi Sekda DKI. "Kita kasih penghormatan terakhir adalah apresiasi kita sebagai sahabat dan pathner kerja. Beliau, almarhum orang baik," ujar Pras ketika dihubungi, Sabtu (19/9/2020).
Pras menuturkan, penghormatan terakhir dilakukan secara spontan oleh seluruh jajaran Pemprov DKI dan DPRD. Prosesi penghormatan terakhir digelar juga dengan protokol kesehatan. (Baca: Saefullah Dimakamkan di Rorotan, Wali Kota Jakut: Ini Permintaan Warga)
"Ini spontan dari semua pegawai di pemda dan inisiatif kepala kepegawain DKI untuk penghormatan terakhir kepada pak sekda. Semua mentaati protokol kesehatan. Jenazah pun di dalam peti dan tetap di ambulans," tambah Pras.
Sebelumnya, Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan mengkritik sikap Anies Baswedan karena membawa jenazah Saefullah yang meninggal dunia akibat Covid-19 ke Balai Kota. Tigor menilai, meskipun berada di dalam mobil jenazah namun berbahaya karena adanya potensi penularan.
Menurut Prasetio, penghormatan terakhir digelar untuk mengapresiasi kinerja Saefullah selama menjadi Sekda DKI. "Kita kasih penghormatan terakhir adalah apresiasi kita sebagai sahabat dan pathner kerja. Beliau, almarhum orang baik," ujar Pras ketika dihubungi, Sabtu (19/9/2020).
Pras menuturkan, penghormatan terakhir dilakukan secara spontan oleh seluruh jajaran Pemprov DKI dan DPRD. Prosesi penghormatan terakhir digelar juga dengan protokol kesehatan. (Baca: Saefullah Dimakamkan di Rorotan, Wali Kota Jakut: Ini Permintaan Warga)
"Ini spontan dari semua pegawai di pemda dan inisiatif kepala kepegawain DKI untuk penghormatan terakhir kepada pak sekda. Semua mentaati protokol kesehatan. Jenazah pun di dalam peti dan tetap di ambulans," tambah Pras.
Sebelumnya, Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan mengkritik sikap Anies Baswedan karena membawa jenazah Saefullah yang meninggal dunia akibat Covid-19 ke Balai Kota. Tigor menilai, meskipun berada di dalam mobil jenazah namun berbahaya karena adanya potensi penularan.
Lihat Juga :