Arus Balik di Jalur Pantura Cirebon Mulai Landai, Masih Didominasi Pemudik Motor
Jum'at, 27 Maret 2026 - 15:52 WIB
loading...
Arus balik Lebaran di jalur arteri Pantura, Kota Cirebon, mulai menunjukkan penurunan pada Jumat (27/3/2026) sore. Foto: Mei Sada Sirait
A
A
A
JAKARTA - Arus balik Lebaran di jalur arteri Pantura, Kota Cirebon, mulai menunjukkan penurunan pada Jumat (27/3/2026) sore. Pantauan di lokasi, lalu lintas tampak ramai lancar namun cenderung melandai dari hari sebelumnya.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Cirebon hingga pukul 15.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta tercatat lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya. Tercatat sebanyak 34.362 sepeda motor melintas di jalur tersebut.
Angka ini menurun dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya yang mencapai 41.431 kendaraan roda dua. Penurunan juga terjadi pada kendaraan roda empat.
Baca juga: Arus Balik di Stasiun Pasar Senen Masih Padat, Kedatangan Penumpang Tembus 51 Ribu Orang Sehari
Hingga sore hari, tercatat sebanyak 7.872 mobil melintas, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 8.263 kendaraan. Namun meski mengalami penurunan volume, arus lalu lintas di jalur Pantura masih didominasi oleh pemudik sepeda motor.
Di lapangan, pengendara roda dua masih terlihat membawa barang bawaan khas arus balik, seperti tas besar hingga oleh-oleh yang diikat di bagian belakang kendaraan. Sementara itu, kendaraan roda empat yang melintas masih didominasi oleh mobil pribadi dengan pelat nomor beragam, baik dari luar daerah maupun pelat lokal Cirebon dan sekitarnya.
Selain itu, kendaraan besar seperti truk dan bus juga masih terlihat melintas di jalur arteri, baik dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta maupun sebaliknya. Kondisi ini dipengaruhi kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga non-logistik yang masih belum diperbolehkan melintas di jalan tol, sehingga dialihkan ke jalur arteri Pantura hingga Minggu (29/3/2026) mendatang.
Petugas kepolisian pun terus mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima selama perjalanan.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Cirebon hingga pukul 15.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta tercatat lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya. Tercatat sebanyak 34.362 sepeda motor melintas di jalur tersebut.
Angka ini menurun dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya yang mencapai 41.431 kendaraan roda dua. Penurunan juga terjadi pada kendaraan roda empat.

Baca juga: Arus Balik di Stasiun Pasar Senen Masih Padat, Kedatangan Penumpang Tembus 51 Ribu Orang Sehari
Hingga sore hari, tercatat sebanyak 7.872 mobil melintas, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 8.263 kendaraan. Namun meski mengalami penurunan volume, arus lalu lintas di jalur Pantura masih didominasi oleh pemudik sepeda motor.
Di lapangan, pengendara roda dua masih terlihat membawa barang bawaan khas arus balik, seperti tas besar hingga oleh-oleh yang diikat di bagian belakang kendaraan. Sementara itu, kendaraan roda empat yang melintas masih didominasi oleh mobil pribadi dengan pelat nomor beragam, baik dari luar daerah maupun pelat lokal Cirebon dan sekitarnya.
Selain itu, kendaraan besar seperti truk dan bus juga masih terlihat melintas di jalur arteri, baik dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta maupun sebaliknya. Kondisi ini dipengaruhi kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga non-logistik yang masih belum diperbolehkan melintas di jalan tol, sehingga dialihkan ke jalur arteri Pantura hingga Minggu (29/3/2026) mendatang.
Petugas kepolisian pun terus mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima selama perjalanan.
(rca)
Lihat Juga :