Fauzi Bowo: Tradisi Andilan Potong Kebo di Betawi Harus Dilestarikan

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:34 WIB
loading...
Fauzi Bowo: Tradisi...
Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Bang Fauzi Bowo alias Bang Foke mendorong agar tradisi Andilan Potong Kebo di Betawi harus dilestarikan. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Majelis Kaum Betawi (MKB) kembali menggelar kegiatan Andilan Kebo, tradisi masyarakat Betawi menyambut hari raya idulfitri atau Lebaran. Kegiatan yang diinisiasi Bang Marullah Matali pada 2025.

Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Bang Fauzi Bowo alias Bang Foke mendorong tradisi masyarakat Betawi agar dilaksanakan kembali MKB untuk kedua kalinya dan harus terus dilestarikan.

Kegiatan Andilan Potong Kebo akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung atau Bang Anung.‎ dan Wagub Rano Karno yang dilaksanakan di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada Rabu, 18 Maret 2026.

Baca juga: Silaturahmi Akbar Betawi, Pramono Minta Cagar Budaya Terus Dilestarikan

Ketua Panitia Andilan Kebo M. Ichwan Ridwan atau Bang Boim menyebutkan Andilan Kebo 2026 ini merupakan bentuk pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat betawi setiap menjelang Idulfitri.‎‎

"Ini merupakan upaya MKB dalam mewarisi budaya orang-orang tua kita yang selalu bergotong royong dan berkolaborasi dalam merayakan Idul Fitri sejak dulu" ungkap Bang Boim, Selasa (17/3/2026).

Tiap tahun baik dalam lingkungan kampung ataupun jemaah majelis taklim selalu melakukan urunan, patungan , andilan ataupun engkowan. Setiap orang dikenakan iuran setiap bulan untuk berpatungan membeli seekor kerbau yang akan dipotong beberapa hari menjelang Lebaran.

Baca juga: Di Depan Pusara M.H. Thamrin, Pramono Anung Ultimatum Persatuan Kaum Betawi!


"Tiap peserta atau anggota yang ikut andilan atau patungan akan mendapatkan daging, jeroan dan lain-lain secara proporsional sesuai nilai andilannya," katanya.

"Andilan ini mengajarkan kita untuk selalu berkolaborasi dalam menyelesaikan hal-hal di dalam kemasyarakatan termasuk penyediaan daging kerbau untuk dikonsumsi sebagai hidangan saat lebaran," sambungnya.

Hal-hal sederhana inilah yang membuat orang betawi selalu kompak dan guyub dalam menghadapi berbagai persoalan di Jakarta. Dan setiap orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan kontribusi yang diberikannya. Ini menunjukkan prinsip keadilan.

"Jadi andilan bukan sekadar motong kebo dan bagi-bagi daging tetapi sarat makna filosofis yang mendalam bagi masyarakat betawi," ucapnya.‎‎

Sekretaris Panitia Pelaksana Muhidin Muchtar menambahkan selain kolaborasi, andilan juga mengajarkan sikap toleransi antarumat beragama.‎‎

"Sejak dulu orang Betawi tidak makan daging sapi tetapi daging kebo. Karena dulu saat betawi masih Sunda Kelapa, masih banyak penganut agama Hindu. Nenek moyang orang Betawi yang telah beragama Islam tidak mau menyinggung perasaan saudaranya yang beragama Hindu yang mensucikan hewan sapi. Maka dipilihlah kerbau sebagai hewan yang disembelih saat perayaan Lebaran Idulfitri di tanah betawi" jelas Muhidin.‎‎

Hal ini mengajarkan keluhuran budi orang betawi yang sangat menjaga toleransi dan moderasi dalam beragama. "Nilai-nilai ini menjadi penting bagi generasi muda Betawi saat ini untuk terus menjaga Jakarta yang majemuk agar tetap kondusif, aman, dan toleran," ucapnya.‎‎
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Rekomendasi
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Berita Terkini
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved