Jual Senjata Organik ke Papua Nugini, Oknum TNI Ditangkap di Papua

Senin, 16 Maret 2026 - 13:40 WIB
loading...
Jual Senjata Organik...
Kendaraan yang dikemudikan oknum anggota TNI berinisial Praka MWN mengalami kecelakaan lalulintas. Foto/istimewa
A A A
PAPUA - Diduga menjual senjata api organik jenis SS2-V4 ke wilayah Papua Nugini (PNG), seorang oknum anggota TNI berinisial Praka MWN ditangkap. Kasus ini terungkap setelah pelaku terlibat kecelakaan lalu lintas maut di Distrik Heram, Kota Jayapura.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Praka MWN diketahui meninggalkan Pos Pamtas Skouw pada Sabtu, 7 Maret 2026 dengan membawa satu pucuk senjata api jenis SS2-V4 (nomor senjata BJ. CS 036571). Pelaku menyeberang ke wilayah PNG dengan tujuan menjual senjata tersebut kepada seorang pengusaha tambang emas.

Transaksi dilakukan melalui perantara berinisial G dengan harga 25.000 Kina atau setara dengan Rp90.000.000. Setelah transaksi berhasil, pelaku kembali ke wilayah Indonesia namun tidak melaporkan diri ke pos satuannya.

Baca juga: Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pemasok Senjata Api dan Amunisi ke KKB

Kepala Penerangan Koops TNI Papua Kolonel Inf Wirya Arthadiguna menyatakan, kasus jual beli senjata tersebut saat ini sedang dalam proses penyelidikan. “Jadi saat ini sedang dalam pendalaman. Terima Kasih,” kata Kolonel Inf Wirya Arthadiguna, Senin (16/3/2026).

Bersama MWN, yang bertugas di Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 643/WNS , aparat juga berhasil mengamankan seorang warga Kampung Wutung berinisial R yang diduga sebagai pembeli pertama.

Dari keterangan R, diketahui senjata tersebut telah dijual kembali kepada pihak lain berinisial S alias Salfado seharga 35.000 Kina atau sekitar Rp122,5 juta di wilayah Aitape, PNG.

Lihat video: Dua Anggota KKB Penebar Teror Ditangkap, Aparat Ungkap Perannya


Pelarian pelaku berakhir saat dirinya terlibat kecelakaan lalu lintas beruntun pada Selasa, 10 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 WIT di depan Koperasi Denzipur 10/KYD, Jalan Abepura-Sentani.

Pelaku menabrak sejumlah kendaraan, termasuk mobil Honda Brio dan beberapa sepeda motor. Insiden ini mengakibatkan Satu orang meninggal dunia atas nama RRDR (46), seorang tenaga honorer. Dalam peristiwa ini tiga orang luka-luka, termasuk seorang anggota Persit dan PNS Dinas Pendidikan.

Pascakecelakaan, pelaku dibawa ke RS Dian Harapan. Di sana, Pasi Intel dan Perwira Pos Kout Skouw melakukan interogasi intensif terkait keberadaan senjata organik yang hilang dari pos. Praka MWN akhirnya mengakui telah menjual senjata tersebut ke wilayah PNG.

Saat ini pelaku telah diamankan oleh pihak berwenang untuk menjalani proses hukum militer terkait dugaan desersi dan penjualan senjata api, serta proses hukum pidana terkait kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Selain itu, yang bersangkutan juga akan menghadapi proses hukum pidana atas kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Prajurit Koops TNI Habema...
Prajurit Koops TNI Habema Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Pelosok Papua
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
MPSI: Pengungsian Moskona...
MPSI: Pengungsian Moskona Teluk Bintuni Butuh Perhatian Khusus Pemerintah Pusat Pascaserangan Kelompok Separatis
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved