Jalur Arteri Kalimalang Masih Sepi dari Pemudik Pagi Ini
Senin, 16 Maret 2026 - 08:38 WIB
loading...
Arus lalu lintas di jalur arteri Kalimalang, Kota Bekasi atau tepatnya di mall Bekasi Cyber Park (BCP) terpantau masih sepi dilintasi pemudik pada pagi ini. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Arus lalu lintas di jalur arteri Kalimalang, Kota Bekasi atau tepatnya di mall Bekasi Cyber Park (BCP) terpantau masih sepi dilintasi pemudik pada Senin (16/3/2026) pagi. Diketahui, jalur Kalimalang ini menjadi salah satu akses utama bagi pemudik dari Jakarta untuk menunju Jalan Pantura.
Pantauan SindoNews di traffic light BCP sekira pukul 07.30 WIB, belum terlihat adanya peningkatan aktivitas pemudik. Karena tidak ada kendaraan dengan muatan berlebih atau barang bawaan khas para pemudik motor.
Mayoritas pengendara sepeda motor yang melintas hanya seorang pengendara dengan ransel kecil. Hal seperti ini seperti aktivitas warga yang hendak berangkat kerja.
Baca juga: H-6 Lebaran, Pemudik Motor Mulai Ramai Melintas di Jalan Kalimalang
Karena belum terlihat kepadatan kendaraan di lokasi tersebut, maka tak tampak petugas yang bersiaga mengatur arus lalu lintas. Biasanya, aparat kepolisian berjaga di traffic light tersebut namun pada sore hingga malam hari ketika volume kendaraan mulai meningkat.
Dari pantauan, para pemudik pengguna sepeda motor ini ditandai dengan membawa tas ransel, kardus, hingga karung yang diikat di bagian belakang motor.
Meski jumlahnya belum terlalu padat, arus kendaraan roda dua yang melintas di jalur tersebut mulai terlihat mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Para pemudik memanfaatkan waktu lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi mendekati puncak arus mudik.
Lihat video: Kakorlantas Update Persiapan Sambut Puncak Arus Mudik 2026
Salah satunya Pahi (42), pemudik asal Klender, Jakarta Timur memilih mudik menggunakan sepeda motornya. Pahi bersama istrinya mengaku memang rutin pulang ke kampung halamannya di Cirebon menggunakan sepeda motor.
"Kami dari Klender, menuju Kuningan Cirebon, paling kalau lancar perjalanan 5-6 jam," ujar Pahi saat ditemui, di Jalan Kalimalang, Kota Bekasi, Minggu (15/3/2026).
Pahi tak menampik melakukan perjalanan mudik selama lima jam melelahkan. Namun demikian, ia mengaku santai mengendarai motornya untuk menghindari kecelakaan.
"Pengin pakai bus cuman mungkin bus sudah penuh jadi pakai sepeda motor. Ya santai saja yang penting sampai," ucap dia.
Pantauan SindoNews di traffic light BCP sekira pukul 07.30 WIB, belum terlihat adanya peningkatan aktivitas pemudik. Karena tidak ada kendaraan dengan muatan berlebih atau barang bawaan khas para pemudik motor.
Mayoritas pengendara sepeda motor yang melintas hanya seorang pengendara dengan ransel kecil. Hal seperti ini seperti aktivitas warga yang hendak berangkat kerja.
Baca juga: H-6 Lebaran, Pemudik Motor Mulai Ramai Melintas di Jalan Kalimalang
Karena belum terlihat kepadatan kendaraan di lokasi tersebut, maka tak tampak petugas yang bersiaga mengatur arus lalu lintas. Biasanya, aparat kepolisian berjaga di traffic light tersebut namun pada sore hingga malam hari ketika volume kendaraan mulai meningkat.
Dari pantauan, para pemudik pengguna sepeda motor ini ditandai dengan membawa tas ransel, kardus, hingga karung yang diikat di bagian belakang motor.
Meski jumlahnya belum terlalu padat, arus kendaraan roda dua yang melintas di jalur tersebut mulai terlihat mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Para pemudik memanfaatkan waktu lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi mendekati puncak arus mudik.
Lihat video: Kakorlantas Update Persiapan Sambut Puncak Arus Mudik 2026
Salah satunya Pahi (42), pemudik asal Klender, Jakarta Timur memilih mudik menggunakan sepeda motornya. Pahi bersama istrinya mengaku memang rutin pulang ke kampung halamannya di Cirebon menggunakan sepeda motor.
"Kami dari Klender, menuju Kuningan Cirebon, paling kalau lancar perjalanan 5-6 jam," ujar Pahi saat ditemui, di Jalan Kalimalang, Kota Bekasi, Minggu (15/3/2026).
Pahi tak menampik melakukan perjalanan mudik selama lima jam melelahkan. Namun demikian, ia mengaku santai mengendarai motornya untuk menghindari kecelakaan.
"Pengin pakai bus cuman mungkin bus sudah penuh jadi pakai sepeda motor. Ya santai saja yang penting sampai," ucap dia.
(cip)
Lihat Juga :