Banjir Lahar di Magelang: 2 Orang Tewas, Dua Lainnya Masih Hilang
Kamis, 05 Maret 2026 - 13:11 WIB
loading...
Hingga hari ini, Kamis (5/3/2026) operasi pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Foto: BPBD Kabupaten Magelang
A
A
A
MAGELANG - Dua orang tewas terseret arus banjir lahar yang melanda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Peristiwa ini terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan puncak Gunung Merapi, sehingga memicu meluapnya Sungai Senowo di Kecamatan Dukun.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan, selain dua korban tewas, saat ini dua lainnya masih dalam proses pencarian. “Selain dua korban meninggal dunia, hingga saat ini dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Sementara itu, lanjut dia, terdapat enam warga mengalami luka-luka. Saat ini, korban luka telah mendapatkan penanganan medis secara intensif. “Korban meninggal dunia yang telah berhasil ditemukan hari ini masing-masing atas nama Heru Setyawan (25) dan Arif Fuad Hasan (26),” ujar dia.
Baca juga: Iran Lebih Banyak Tembakkan Rudal dan Drone ke Negara-negara Arab daripada ke Israel
Berdasarkan laporan terkini, lanjut dia, kondisi banjir telah berangsur surut. Meski demikian, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Kamis (5/3/2026) dengan penambahan personel serta dukungan peralatan berat guna mempercepat proses evakuasi.
“Dari sisi dampak kerusakan, banjir lahar juga mengakibatkan kerugian materiil. Hasil pendataan sementara oleh BPBD Kabupaten Magelang mencatat satu unit truk terseret arus, satu jembatan terputus, serta tiga jembatan lainnya mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, banjir lahar ini berdampak pada delapan kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Dukun, Sawang, dan Mungkid.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan, selain dua korban tewas, saat ini dua lainnya masih dalam proses pencarian. “Selain dua korban meninggal dunia, hingga saat ini dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Sementara itu, lanjut dia, terdapat enam warga mengalami luka-luka. Saat ini, korban luka telah mendapatkan penanganan medis secara intensif. “Korban meninggal dunia yang telah berhasil ditemukan hari ini masing-masing atas nama Heru Setyawan (25) dan Arif Fuad Hasan (26),” ujar dia.
Baca juga: Iran Lebih Banyak Tembakkan Rudal dan Drone ke Negara-negara Arab daripada ke Israel
Berdasarkan laporan terkini, lanjut dia, kondisi banjir telah berangsur surut. Meski demikian, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Kamis (5/3/2026) dengan penambahan personel serta dukungan peralatan berat guna mempercepat proses evakuasi.
“Dari sisi dampak kerusakan, banjir lahar juga mengakibatkan kerugian materiil. Hasil pendataan sementara oleh BPBD Kabupaten Magelang mencatat satu unit truk terseret arus, satu jembatan terputus, serta tiga jembatan lainnya mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, banjir lahar ini berdampak pada delapan kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Dukun, Sawang, dan Mungkid.
(rca)
Lihat Juga :