Bangun Museum Peranakan Tionghoa di Glodok, Pramono: Bakal Terintegrasi dengan MRT
Selasa, 03 Maret 2026 - 21:38 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membangun museum Peranakan Tionghoa di Jalan keadilan kawasan Glodok, Jakarta Barat. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membangun museum Peranakan Tionghoa di Jalan keadilan kawasan Glodok, Jakarta Barat. Keputusan ini disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam acara perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point Mall.
"Dalam kesempatan ini saya menyampaikan bahwa Pemerintah DKI Jakarta akan membangun Museum Peranakan yang ada di Jalan Keadilan. Mudah-mudahan ini menjadi simbol bagi Jakarta," kata Pramono, Selasa (3/3/2026).
Pramono menyampaikan kalau warga Tionghoa telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan dan perkembangan Jakarta. Maka dari itu pembangunan museum ini sebagai bentuk apresiasi yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. "Tempatnya sudah ditentukan, salah satu aset pemerintah daerah, nanti besarannya akan kami tentukan," katanya.
Baca juga: Video Mapping Budaya Tionghoa Sambut Perayaan Imlek di Kota Tua Jakarta
Di sisi lain, Pramono menyampaikan bila Pemprov DKI Jakarta menargetkan proyek MRT Jakarta Fase 2A dari Bundaran HI ke Monas akan rampung paling lama awal 2027. Sedangkan perpanjangan rute hingga Kota Tua akan selesai 2029.
Bila nantinya proyek tersebut sudah rampung sepenuhnya, maka kawasan Monas, Kota Tua dan Harmoni akan berkembang pesat. Jalur MRT juga akan dihubungkan ke kawasan Glodok untuk menghidupkan kembali area tersebut.
Lihat video: Rayakan Imlek 2026, Umat Tionghoa Berdoa untuk Keberuntungan & Harapan Baru
Dengan integrasi ke kawasan Glodok, Pramono percaya Museum Peranakan akan menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kalau kemudian kita hadirkan Museum Peranakan Tionghoa di Jalan Keadilan ini bisa diwujudkan dan tempat ini akan kita lakukan perbaikan, saya yakin tempat ini pasti orang akan datang, termasuk orang asing," ucapnya.
"Dalam kesempatan ini saya menyampaikan bahwa Pemerintah DKI Jakarta akan membangun Museum Peranakan yang ada di Jalan Keadilan. Mudah-mudahan ini menjadi simbol bagi Jakarta," kata Pramono, Selasa (3/3/2026).
Pramono menyampaikan kalau warga Tionghoa telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan dan perkembangan Jakarta. Maka dari itu pembangunan museum ini sebagai bentuk apresiasi yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. "Tempatnya sudah ditentukan, salah satu aset pemerintah daerah, nanti besarannya akan kami tentukan," katanya.
Baca juga: Video Mapping Budaya Tionghoa Sambut Perayaan Imlek di Kota Tua Jakarta
Di sisi lain, Pramono menyampaikan bila Pemprov DKI Jakarta menargetkan proyek MRT Jakarta Fase 2A dari Bundaran HI ke Monas akan rampung paling lama awal 2027. Sedangkan perpanjangan rute hingga Kota Tua akan selesai 2029.
Bila nantinya proyek tersebut sudah rampung sepenuhnya, maka kawasan Monas, Kota Tua dan Harmoni akan berkembang pesat. Jalur MRT juga akan dihubungkan ke kawasan Glodok untuk menghidupkan kembali area tersebut.
Lihat video: Rayakan Imlek 2026, Umat Tionghoa Berdoa untuk Keberuntungan & Harapan Baru
Dengan integrasi ke kawasan Glodok, Pramono percaya Museum Peranakan akan menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kalau kemudian kita hadirkan Museum Peranakan Tionghoa di Jalan Keadilan ini bisa diwujudkan dan tempat ini akan kita lakukan perbaikan, saya yakin tempat ini pasti orang akan datang, termasuk orang asing," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :