Gubernur Khofifah Lantik Tujuh Pejabat Eselon II Pemprov Jatim Berbasis Talent DNA ESQ
Senin, 02 Februari 2026 - 09:52 WIB
loading...
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi melantik tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Jumat (30/1/2026) di Surabaya.
A
A
A
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pendekatan Talent DNA ESQ, sebuah metode pemetaan potensi kepemimpinan yang menitikberatkan pada karakter, kekuatan talenta, dan kecocokan peran strategis dalam birokrasi.
Pelantikan yang digelar di Surabaya pada Jumat (30/1/2026) tersebut menjadi terobosan baru dalam sistem manajemen aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, proses rotasi dan promosi jabatan eselon II dilakukan dengan mengintegrasikan metode Talent DNA guna memastikan penempatan pejabat sesuai dengan potensi kepemimpinan dan kebutuhan organisasi.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa transformasi birokrasi harus dimulai dari penempatan sumber daya manusia yang tepat. Menurutnya, pendekatan berbasis talent dan karakter akan memperkuat efektivitas kinerja pemerintahan serta mempercepat pencapaian program pembangunan daerah.
Diketahui, Provinsi Jawa Timur mencatatkan kinerja pelayanan publik terbaik nasional tahun 2025 dengan skor 4,75 dari skala 5. Penilaian Kementerian PANRB dilakukan melalui 6 aspek layanan, sehingga capaian ini bukan hasil satu program atau satu instansi, melainkan buah dari kerja bersama lintas sektor—dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Rotasi kali ini merupakan terobosan baru karena menjadi proses perdana yang mengintegrasikan metode talent DNA guna memastikan penempatan pejabat sesuai dengan potensi dan karakter kepemimpinannya,” ujar Khofifah.
Dalam susunan jabatan baru tersebut, Mohammad Yasin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Timur.
Sementara itu, Dr. Nurkholis yang sebelumnya memimpin Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Di jajaran Asisten Sekretariat Daerah, Dydik Rudi Prasetya kini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sedangkan Imam Hidayat dipercaya mengisi posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Pelantikan yang digelar di Surabaya pada Jumat (30/1/2026) tersebut menjadi terobosan baru dalam sistem manajemen aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, proses rotasi dan promosi jabatan eselon II dilakukan dengan mengintegrasikan metode Talent DNA guna memastikan penempatan pejabat sesuai dengan potensi kepemimpinan dan kebutuhan organisasi.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa transformasi birokrasi harus dimulai dari penempatan sumber daya manusia yang tepat. Menurutnya, pendekatan berbasis talent dan karakter akan memperkuat efektivitas kinerja pemerintahan serta mempercepat pencapaian program pembangunan daerah.
Diketahui, Provinsi Jawa Timur mencatatkan kinerja pelayanan publik terbaik nasional tahun 2025 dengan skor 4,75 dari skala 5. Penilaian Kementerian PANRB dilakukan melalui 6 aspek layanan, sehingga capaian ini bukan hasil satu program atau satu instansi, melainkan buah dari kerja bersama lintas sektor—dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Rotasi kali ini merupakan terobosan baru karena menjadi proses perdana yang mengintegrasikan metode talent DNA guna memastikan penempatan pejabat sesuai dengan potensi dan karakter kepemimpinannya,” ujar Khofifah.
Dalam susunan jabatan baru tersebut, Mohammad Yasin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Timur.
Sementara itu, Dr. Nurkholis yang sebelumnya memimpin Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Di jajaran Asisten Sekretariat Daerah, Dydik Rudi Prasetya kini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sedangkan Imam Hidayat dipercaya mengisi posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Lihat Juga :