80 Warga Masih Hilang Akibat Longsor di Cisarua, Tim SAR Jateng Bantu Lakukan Pencarian
Senin, 26 Januari 2026 - 10:54 WIB
loading...
Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian 80 orang yang masih hilang pascabencana longsor di Dusun Pasirkuning Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Foto/SindoNews
A
A
A
BANDUNG BARAT - Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo NS menyebutkan, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian terhadap 80 warga yang masih hilang pascabencana tanah longsor di Dusun Pasirkuning Desa Pasirlangu Kec. Cisarua Kabupaten. Bandung Barat. Proses pencarian mendapat bantuan tambahan personel dari SAR Jawa Tengah.
"Hari ini Kita fokuskan membagi tim menjadi 2 sektor, yakni sektor A di bagian Timur dan sektor B di bagian barat Ds. Pasirlangu,. Hari ini kami memiliki penambahan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Jogja, Kantor SAR Cilacap dan juga potensi SAR dan relawan dari berbagai organisasi," ujarnya, Senin (26/1/2026).
Menurut Yudhi, pada operasi pencarian hari ketiga atau Senin (2/1/2026) ini, tim fokus di 2 sektor area pencarian, yakni sektor A dan Sektor B di Desa Pasirlangu. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/POLRI, Kementrian PU, BNPB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Relawan dan Komunitas SAR bersinergi melaksanakan pencarian dengan berbagai metode, mulai dari manual, alkon, hingga penggunaan alat berat.
Baca juga: Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 17 Meninggal Dunia, 11 Jenazah Teridentifikasi
"Untuk pencarian menggunakan alat berat, hari ini ada 9 excavator yang akan digerakkan untuk melaksanakan pencarian," tuturnya.
Yudhi berharap, cuaca pada hari ini mendukung sehingga pencarian dapat berjalan secara maksimal hingga sore hari nanti lantaran faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan operasi SAR tersebut. Adapun potensi SAR yang terlibat sebanyak 2.129 potensi SAR.
Lihat video: Tangis dan Harapan di Tengah Longsor Maut: 80 Orang Masih Hilang
Yudhi menambahkan, data korban sementara hingga saat ini sudah dievakuasi 25 bodypack atau kantung jenazah dan kurang lebih 80 orang masih dalam pencarian. Terkait data korban masih dalam proses identifikasi pihak DVI.
"Setiap kantung jenazah kami serahkan ke pihak DVI untuk dilaksanakan identifikasi, selanjutnya tim DVI yang akan merilis data data data korban tersebut," katanya.
"Hari ini Kita fokuskan membagi tim menjadi 2 sektor, yakni sektor A di bagian Timur dan sektor B di bagian barat Ds. Pasirlangu,. Hari ini kami memiliki penambahan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Jogja, Kantor SAR Cilacap dan juga potensi SAR dan relawan dari berbagai organisasi," ujarnya, Senin (26/1/2026).
Menurut Yudhi, pada operasi pencarian hari ketiga atau Senin (2/1/2026) ini, tim fokus di 2 sektor area pencarian, yakni sektor A dan Sektor B di Desa Pasirlangu. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/POLRI, Kementrian PU, BNPB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Relawan dan Komunitas SAR bersinergi melaksanakan pencarian dengan berbagai metode, mulai dari manual, alkon, hingga penggunaan alat berat.
Baca juga: Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 17 Meninggal Dunia, 11 Jenazah Teridentifikasi
"Untuk pencarian menggunakan alat berat, hari ini ada 9 excavator yang akan digerakkan untuk melaksanakan pencarian," tuturnya.
Yudhi berharap, cuaca pada hari ini mendukung sehingga pencarian dapat berjalan secara maksimal hingga sore hari nanti lantaran faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan operasi SAR tersebut. Adapun potensi SAR yang terlibat sebanyak 2.129 potensi SAR.
Lihat video: Tangis dan Harapan di Tengah Longsor Maut: 80 Orang Masih Hilang
Yudhi menambahkan, data korban sementara hingga saat ini sudah dievakuasi 25 bodypack atau kantung jenazah dan kurang lebih 80 orang masih dalam pencarian. Terkait data korban masih dalam proses identifikasi pihak DVI.
"Setiap kantung jenazah kami serahkan ke pihak DVI untuk dilaksanakan identifikasi, selanjutnya tim DVI yang akan merilis data data data korban tersebut," katanya.
(cip)
Lihat Juga :