Ratusan Rumah di Kavling Buaran Bekasi Terendam Banjir, Sekolah Diliburkan
Jum'at, 23 Januari 2026 - 10:48 WIB
loading...
Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Bekasi, sejak Kamis hingga Jumat (23/1/2026) pagi menyebabkan ratusan rumah warga di Kavling Buaran Jaya, Harapan Mulya, Medan Satria, terendam banjir. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
BEKASI - Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Bekasi, sejak Kamis hingga Jumat (23/1/2026) pagi menyebabkan ratusan rumah warga di Kavling Buaran Jaya, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, terendam banjir . Ketinggian air mencapai 1 meter.
Banjir yang merendam permukiman warga ini merupakan kejadian kedua dalam sepekan terakhir. Meski menjadi wilayah langganan banjir, sebagian warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing, sementara warga lainnya mengungsi ke musala terdekat.
Baca juga: Banjir 1 Meter Lebih, Warga Bidara Cina Jakarta Dievakuasi Naik Perahu
Selain tingginya curah hujan, banjir diperparah kondisi saluran air Kali Buaran yang sempit dan tersumbat, serta sistem drainase yang buruk. Akibatnya, air sulit surut dan merendam rumah warga hingga setinggi betis orang dewasa.
Dampak banjir tidak hanya dirasakan oleh permukiman warga. SDN Harapan Mulya 1 yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman juga ikut terendam. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa diliburkan sementara.
Warga Kavling Buaran Desy Tri Lestari mengaku khawatir banjir meluas mengingat hujan masih mengguyur kawasan tersebut. Hal senada disampaikan Guru SDN Harapan Mulya 1 Visca Rahma Pitaloka yang menyebut aktivitas sekolah tidak memungkinkan untuk dilaksanakan karena kondisi ruang kelas terendam.
Selain merendam rumah dan sekolah, banjir juga berdampak pada arus lalu lintas. Sisi selatan Jalan Pangeran Jayakarta terpaksa ditutup sementara dan arus kendaraan dialihkan ke sisi utara jalan yang diberlakukan dua arah.
Hingga Jumat pagi, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi. Warga diimbau tetap waspada karena banjir berpotensi meluas jika hujan tak kunjung mereda.
Banjir yang merendam permukiman warga ini merupakan kejadian kedua dalam sepekan terakhir. Meski menjadi wilayah langganan banjir, sebagian warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing, sementara warga lainnya mengungsi ke musala terdekat.
Baca juga: Banjir 1 Meter Lebih, Warga Bidara Cina Jakarta Dievakuasi Naik Perahu
Selain tingginya curah hujan, banjir diperparah kondisi saluran air Kali Buaran yang sempit dan tersumbat, serta sistem drainase yang buruk. Akibatnya, air sulit surut dan merendam rumah warga hingga setinggi betis orang dewasa.
Dampak banjir tidak hanya dirasakan oleh permukiman warga. SDN Harapan Mulya 1 yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman juga ikut terendam. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa diliburkan sementara.
Warga Kavling Buaran Desy Tri Lestari mengaku khawatir banjir meluas mengingat hujan masih mengguyur kawasan tersebut. Hal senada disampaikan Guru SDN Harapan Mulya 1 Visca Rahma Pitaloka yang menyebut aktivitas sekolah tidak memungkinkan untuk dilaksanakan karena kondisi ruang kelas terendam.
Selain merendam rumah dan sekolah, banjir juga berdampak pada arus lalu lintas. Sisi selatan Jalan Pangeran Jayakarta terpaksa ditutup sementara dan arus kendaraan dialihkan ke sisi utara jalan yang diberlakukan dua arah.
Hingga Jumat pagi, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi. Warga diimbau tetap waspada karena banjir berpotensi meluas jika hujan tak kunjung mereda.
(jon)
Lihat Juga :