Perkuat Pasokan Daging Jakarta, Dharma Jaya Impor 7.500 Sapi

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:10 WIB
loading...
Perkuat Pasokan Daging...
Dalam upaya memperkuat pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta sepanjang tahun 2026, Perumda Dharma Jaya merencanakan impor 7.500 sapi hidup dari Australia. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Dalam upaya memperkuat pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta sepanjang tahun 2026, Perumda Dharma Jaya merencanakan impor 7.500 sapi hidup dari Australia. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan strategis, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan, rencana impor di tahun ini masih menunggu terbitnya persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Rekomendasi impor sapi sudah dimunculkan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dan proses administrasi persetujuan di Kemendag.

Baca juga: Pemprov Jakarta Impor Sapi Australia demi Jaga Stabilisasi Harga Daging

“Untuk saat ini kami masih menunggu persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan. Mudah-mudahan bisa terbit pada akhir Januari ini. Setelah izin keluar, kami baru bisa mulai proses pembelian,” ujar Raditya, Rabu (14/1/2026).

Menurut dia, persetujuan impor sapi hidup harus diperbarui setiap tahun dan tidak dapat menggunakan izin pada tahun sebelumnya. Apabila seluruh perizinan rampung sesuai rencana, maka proses pembelian sapi akan dapat dimulai pada Februari.

Kemudian, waktu kedatangan sapi hidup diperkirakan sekitar 2-3 minggu setelah transaksi dilakukan. “Impor sapi dilakukan bertahap menyesuaikan kapasitas kandang yang kami miliki. Saat ini, kapasitas kandang di Serang mampu menampung sekitar 1.300 sapi. Jadi dari 7.500 sapi hidup, untuk tahap awal diperkirakan yang akan datang sebanyak 750 sapi,” katanya.

Dharma Jaya saat ini sedang mencari lahan lain untuk perluasan kandang yang mampu menampung sekitar 1.000 sapi hidup. Lahan kandang di Serang tidak memungkinkan diperluas lagi, sebab lokasi tersebut peruntukkan lahannya sudah ditetapkan sebagai kawasan agrowisata.

Raditya menuturkan skema pembelian sapi impor dilakukan berkala setiap tiga bulan. Saat ini, stok sapi milik Dharma Jaya hampir sepenuhnya terserap pasar. “Alhamdulillah, stok sapi kami sebelumnya habis. Saat ini masih tersisa sekitar 400 ekor dan itu pun sudah dipesan untuk persiapan bulan puasa,” ungkapnya.

Stok terserap pasar karena pihaknya melayani permintaan sapi dari berbagai wilayah antara lain Jakarta, Bogor, Serang, serta sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Permintaan sapi impor ini didorong kebutuhan para pedagang yang mempertimbangkan faktor genetik dan kualitas sapi impor yang berbeda dibandingkan sapi lokal. “Permintaan sapi impor datang dari para pedagang. Kami menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” kata Raditya.

Melalui langkah impor bertahap dan penguatan infrastruktur kandang, Dharma Jaya berkomitmen terus mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan ketersediaan daging sapi yang aman, terjangkau, serta berkelanjutan bagi masyarakat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Istana soal Polemik...
Istana soal Polemik 1.098 Sapi Kurban Presiden: Bantuan Pemerintah ke Masyarakat
Rekomendasi
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved