Jakarta Selatan Dilanda Banjir, Pemkot Jaksel Gelar Kerja Bakti Massal di 10 Kecamatan
Selasa, 13 Januari 2026 - 10:44 WIB
loading...
Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar memimpin kegiatan kerja bakti massal di 10 kecamatan Jakarta Selatan pagi ini. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar memimpin kegiatan kerja bakti massal di 10 kecamatan Jakarta Selatan pagi ini. Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi genangan di Jakarta Selatan sebagaimana yang terjadi pada Senin, 12 Januari 2026 kemarin.
"Pagi hari ini kami jajaran tingkat kota Jakarta Selatan dibagi 10 Kecamatan, kita melaksanakan kerja bakti massal Jaga Jakarta. Kemarin kita ketahui hujan 1 hari cukup tinggi dan kami melihat masih ada genangan atau penyumbatan di tali air dari saluran," ujar Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, kerja bakti massal Jaga Jakarta itu dilakukan secara serentak di 10 Kecamatan di Jakarta Selatan untuk meminimalisasi genangan yang terjadi di pemukiman warga imbas hujan lokal sebagaimana yang terjadi kemarin. Kerja bakti itu dilakukan dengan membersihkan saluran air yang ada di wilayah Jakarta Selatan, khususnya di titik yang kerap terjadi genangan saat hujan melanda.
Baca juga: Pagi Ini 28 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir
"Makanya hari ini kita kerjakan, memastikan meminimalisir terjadinya genangan atau banjir di warga, terutama akibat hujan lokal. Ketika hujan lokal warga tak terdampak banjir dari penyumbatan, terutama sarana dan prasarana SDA," tuturnya.
Tak hanya pembersihan saluran air, kata dia, pihaknya juga membuat tanggul-tanggul di pintu-pintu air rumah pompa sebagaimana yang ada di Pulo Raya. Sehingga, saat terjadi hujan deras dan debit air meningkat, air tak melimpah begitu besar ke tempat-tempat warga.
"Tak hanya di Petogogan ini, di Jalan NIS kita kerjakan juga karena kan ini dibagi, saya di sini, Pak Wakil (Wali Kota Jaksel) di tempat lain, Pak Asisten, Pak Seko, semua pejabat tingkat kota itu mengkoordinasikan di 10 kecamatan, kita lakukan pada hari ini, hari Jumat, hari Minggu terus kita laksanakan, memastikan pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mengurangi genangan dan banjir," katanya.
Baca juga: Tol Sedyatmo Arah Bandara Soekarno-Hatta Masih Terendam Banjir, Arus Lalin Padat
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan, Santo menambahkan, genangan di semua wilayah Jakarta Selatan sejak Senin, 12 Januari 2026 kemarin telah surut saat ini. Guna mengantisipasi genangan saat hujan, pihaknya telah menyiapkan Pompa Air Mobile dan memastikan Pompa Air Stasioner berfungsi dengan baik.
"Sudah tidak ada genangan di Jaksel. Untuk kesiapan pompa, baik dari pompa stasioner, pompa mobile, termasuk apung, semuanya ready semua. Jadi memang sudah kita siapkan jauh-jauh hari bila ada pompa yang mengalami kendala segera untuk dilaksanakan perbaikan. Tapi alhamdulillah kondisi sekarang pompa kita semua ready," bebernya.
Dia menambahkan, selain pembersihan saluran air, sejatinya Sudin SDA Jakarta Selatan terus melakukan pembersihan dan pengerukan kali yang ada di Jakarta Selatan guna mengantisipasi genangan. Sehingga, debit air bisa diterima dan aliran air bisa berjalan dengan baik saat hujan melanda ataupun saat terjadi air kiriman.
"Program sumur resapan juga terus jalan, rargetnya 2.000 titik, masing-masing kecamatan 200 titik. Kita juga gandeng CSR," katanya.
Adapun Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar memimpin kegiatan Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta di wilayah Petogogan dan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan. Dia bersama jajaran Pemkot Jakarta Selatan menyusuri saluran air untuk dibersihkan.
Wilayah Jakarta Kapten Tendean sendiri menjadi salah satu titik terjadinya genangan saat hujan melanda pada Senin, 12 Januari 2026 kemarin, tepatnya di kawasan Petogogan dan Pondok Karya. Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta itu dilakukan secara serentak di 10 Kecamatan wilayah Jakarta Selatan pada Selasa (13/1/2026) dan akan terus dilakukan ke depannya selama musim hujan.
"Pagi hari ini kami jajaran tingkat kota Jakarta Selatan dibagi 10 Kecamatan, kita melaksanakan kerja bakti massal Jaga Jakarta. Kemarin kita ketahui hujan 1 hari cukup tinggi dan kami melihat masih ada genangan atau penyumbatan di tali air dari saluran," ujar Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, kerja bakti massal Jaga Jakarta itu dilakukan secara serentak di 10 Kecamatan di Jakarta Selatan untuk meminimalisasi genangan yang terjadi di pemukiman warga imbas hujan lokal sebagaimana yang terjadi kemarin. Kerja bakti itu dilakukan dengan membersihkan saluran air yang ada di wilayah Jakarta Selatan, khususnya di titik yang kerap terjadi genangan saat hujan melanda.
Baca juga: Pagi Ini 28 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir
"Makanya hari ini kita kerjakan, memastikan meminimalisir terjadinya genangan atau banjir di warga, terutama akibat hujan lokal. Ketika hujan lokal warga tak terdampak banjir dari penyumbatan, terutama sarana dan prasarana SDA," tuturnya.
Tak hanya pembersihan saluran air, kata dia, pihaknya juga membuat tanggul-tanggul di pintu-pintu air rumah pompa sebagaimana yang ada di Pulo Raya. Sehingga, saat terjadi hujan deras dan debit air meningkat, air tak melimpah begitu besar ke tempat-tempat warga.
"Tak hanya di Petogogan ini, di Jalan NIS kita kerjakan juga karena kan ini dibagi, saya di sini, Pak Wakil (Wali Kota Jaksel) di tempat lain, Pak Asisten, Pak Seko, semua pejabat tingkat kota itu mengkoordinasikan di 10 kecamatan, kita lakukan pada hari ini, hari Jumat, hari Minggu terus kita laksanakan, memastikan pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mengurangi genangan dan banjir," katanya.
Baca juga: Tol Sedyatmo Arah Bandara Soekarno-Hatta Masih Terendam Banjir, Arus Lalin Padat
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan, Santo menambahkan, genangan di semua wilayah Jakarta Selatan sejak Senin, 12 Januari 2026 kemarin telah surut saat ini. Guna mengantisipasi genangan saat hujan, pihaknya telah menyiapkan Pompa Air Mobile dan memastikan Pompa Air Stasioner berfungsi dengan baik.
"Sudah tidak ada genangan di Jaksel. Untuk kesiapan pompa, baik dari pompa stasioner, pompa mobile, termasuk apung, semuanya ready semua. Jadi memang sudah kita siapkan jauh-jauh hari bila ada pompa yang mengalami kendala segera untuk dilaksanakan perbaikan. Tapi alhamdulillah kondisi sekarang pompa kita semua ready," bebernya.
Dia menambahkan, selain pembersihan saluran air, sejatinya Sudin SDA Jakarta Selatan terus melakukan pembersihan dan pengerukan kali yang ada di Jakarta Selatan guna mengantisipasi genangan. Sehingga, debit air bisa diterima dan aliran air bisa berjalan dengan baik saat hujan melanda ataupun saat terjadi air kiriman.
"Program sumur resapan juga terus jalan, rargetnya 2.000 titik, masing-masing kecamatan 200 titik. Kita juga gandeng CSR," katanya.
Adapun Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar memimpin kegiatan Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta di wilayah Petogogan dan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan. Dia bersama jajaran Pemkot Jakarta Selatan menyusuri saluran air untuk dibersihkan.
Wilayah Jakarta Kapten Tendean sendiri menjadi salah satu titik terjadinya genangan saat hujan melanda pada Senin, 12 Januari 2026 kemarin, tepatnya di kawasan Petogogan dan Pondok Karya. Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta itu dilakukan secara serentak di 10 Kecamatan wilayah Jakarta Selatan pada Selasa (13/1/2026) dan akan terus dilakukan ke depannya selama musim hujan.
(cip)
Lihat Juga :