Kebakaran di Tambora Jakbar Hanguskan 14 Rumah dan 1 Bangunan Konfeksi
Minggu, 11 Januari 2026 - 10:48 WIB
loading...
Lokasi kebakaran yang terjadi di Jalan Duri Bangkit, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu dini hari tadi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 14 rumah dan satu bangunan konfeksi terdampak imbas kebakaran yang terjadi di Jalan Duri Bangkit, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu dini hari tadi. Dalam keterangan yang disampaikan Command Center Gulkarmat DKI Jakarta, 21 unit dan 105 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
“14 rumah, satu bangunan konfeksi. Selain itu, 37 KK 150 jiwa terdampak,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).
Dia mengatakan, kebakaran itu terjadi pada pukul 04.24 WIB. Saat ini, api telah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 09.03 WIB.
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud, BNPB Belum Terima Laporan Ada Korban-Kerusakan
Dia menjelaskan, kejadian berawal dari api yang sudah membesar di lantai 2 rumah warga. Warga kemudian bergegas memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api yang cepat membesar membuat warga kesulitan untuk memadamkan.
“Menurut penuturan warga, api sudah membesar di lantai 2 rumah. Lalu warga bergegas memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun api cepat membesar dan warga meminta bantuan ke pos damkar terdekat,” ujar dia.
Dia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka bakar akibat insiden tersebut. Adapun kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp1,7 miliar.
“14 rumah, satu bangunan konfeksi. Selain itu, 37 KK 150 jiwa terdampak,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).
Dia mengatakan, kebakaran itu terjadi pada pukul 04.24 WIB. Saat ini, api telah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 09.03 WIB.
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud, BNPB Belum Terima Laporan Ada Korban-Kerusakan
Dia menjelaskan, kejadian berawal dari api yang sudah membesar di lantai 2 rumah warga. Warga kemudian bergegas memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api yang cepat membesar membuat warga kesulitan untuk memadamkan.
“Menurut penuturan warga, api sudah membesar di lantai 2 rumah. Lalu warga bergegas memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun api cepat membesar dan warga meminta bantuan ke pos damkar terdekat,” ujar dia.
Dia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka bakar akibat insiden tersebut. Adapun kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp1,7 miliar.
(rca)
Lihat Juga :