Pupuk Langka, Ratusan Petani Demo Di Gedung DPR D Pemalang

Rabu, 16 September 2020 - 15:22 WIB
loading...
Pupuk Langka, Ratusan...
Pupuk Langka, Ratusan Petani Demo Di Gedung DPR D Pemalang. Foto/iNewsTV/Suryono Sukarno
A A A
PEMALANG - Kelangkaan pupuk sering terjadi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Termasuk pada musim tanam tahun 2020 pada musim tanam ketiga. Terkait hal itu, ratusan petani menggerudug gedung DPRD Pemalang dan dinas terkait, Rabu (16/9/2020).

Ratusan petani ini datang ke gedung dewan membawa traktor dan membentangkan sepanduk. Mereka menuntut agar kelangkaan pupuk bisa segera teratasi. (Baca juga: Petani Mulai Mengeluh, Stok Pupuk untuk Desember Digeser ke September )

Koordinator aksi Andi Rustono menjelaskan, dampak kelangkaan pupuk akan berdampak buruk sikap dan hasil produksi hasil tani. "Perlu dipahami bahwa musim tanam tiga ini lebih banyak didominasi komuditi tanam jenis padi, jagung, singkong dan komuditi holtikultura lainya. Petani sangat membutuhkan pupuk sehingga harus ada titik temu antara agen penyedia pupuk dan para petani,” kata Andi, Rabu (16/9/2020). (Baca juga: Pemalang Hard Adventure, Ajang Adu Nyali di Kaki Gunung Slamet )

Menurut Andi, kelangkaan pupuk urea tidak terlepas dari tanggungjawab Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan dan DPRD Kabupaten Pemalang agar bisa memfasilitasi dan menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kalangan petani berharap sedini mungkin dan segera menyelesaikan masalah mengenai kelangkaan pupuk yang menjadi momok para petani setiap tahun.

"Kami membutuhkan pupuk sekitar 6 kuintal per haktare lahan. Saat ini pupuk subsidi sangat susah, untuk menggunakan pupuk non subsidi , petani tidak kuat karena terlalu mahal," jelas soerang petani yang ikut aksi, Hadi.

Harga pupuk subsidi di kalangan petani saat ini Rp1.800 per kg dan bahkan kadang ada yang sampai Rp2.000 per kg . Sedangkan harga pupuk non subsidi berkisar Rp6.000 per kg.

Dalam aksi, ratusan petani melakukan long mach, dari sekretariat petani di Bojongbata, Kecamatan Taman, ke gedung DPRD Pemalang dilengkapi spanduk dan pamflet dan puluhan mesin traktor.

Setelah melakukan orasi di depan gedung dewan, sebanyak 15 orang perwakilan massa petani ditemui Anggota DPRD dan Dinas Pertanian Pemalang.

"Kami sering mendapatkan keluhan pupuk bersubsidi seperti ini. Kami dari DPRD Pemalang, juga telah meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani tersebut," jelas Ketua DPRD Pemalang Agus Sukoco.

Dari data yang ada, kebutuhan pupuk bersubsidi sebanyak 26.000 ton per tahun dan saat ini baru tersalurkan 19.000 ton.

"Kekurangan sebanyak 7.000 ton sudah disepakati oleh DPRD, perwakilan petani dan Dinas Pertanian, akan disalurkan mulai besok, agar kelangkaan pupuk segera teratasi," jelas ketua DPRD Pemalang.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
One Way Lokal Diterapkan...
One Way Lokal Diterapkan dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek
Bus Tabrak Mobil Pikap...
Bus Tabrak Mobil Pikap di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Orang Luka-luka
Menjahit Harapan: dari...
Menjahit Harapan: dari Tangan Buruh Pemalang untuk Korban Bencana Sumatera
Pabrik Garmen Beroperasi...
Pabrik Garmen Beroperasi di Pemalang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Mentan Amran dan KSP...
Mentan Amran dan KSP Qodari Sidak Kios Pupuk di Lampung
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Krisis Pupuk Akibat...
Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi
Rekomendasi
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Berita Terkini
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved