Tiket Museum Nasional Indonesia Naik 2 Kali Lipat, Turunkan Minat Pengunjung

Kamis, 01 Januari 2026 - 16:52 WIB
loading...
Tiket Museum Nasional...
Tiket masuk Museum Nasional Indonesia naik dua kali lipat bisa turunkan minat masyarakat untuk berkunjung. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Museum Nasional Indonesia (MNI) mengumumkan kenaikan harga tiket masuk kunjungan wisata mulai 1 Januari 2026. Keputusan tersebut diinformasikan oleh pihak pengelola MNI melalui unggahan di media sosial dengan akun @museumnasionalindonesia, pada Senin, 29 Desember 2025.

Terungkap harga tiket masuk yang baru lebih mahal dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Sebagai perbandingan, sebelumnya harga tiket masuk untuk pelajar PAUD sampai SMA dan mahasiswa gratis, namun per 1 Januari 2026 harus membayar Rp30.000 per orang.

Begitu juga harga tiket masuk pengunjung dewasa dari semula Rp25.000 per orang, menjadi Rp50.000. Sedangkan biaya tiket masuk Warga Negara Asing (WNA) yang sebelumnya Rp50.000 per orang, berubah menjadi Rp150.000.

Baca juga: Cara ke Museum Nasional Indonesia Naik Bus Transjakarta dari Blok M, Turun di Halte Ini

Pengamat kebijakan publik Universitas Nasional (Unas) Ansori Baharudin Syah, mengkritisi alasan di balik kenaikan harga tiket masuk MNI sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dan minta dibatalkan.

Menurutnya, MNI di bawah koordinasi pemerintah sepatutnya punya standardisasi harga tiket terjangkau untuk masyarakat. Setiap keputusan diambil jangan sampai membuat minat edukasi publik menurun.

“Kalau kenaikan harga tiket masuk ke MNI sampai dua kali lipat, sudah pasti mengherankan. MNI kan punya pendanaan dari APBN, nah kenapa harus dibebankan lagi biaya masuk yang mahal ke masyarakat dengan alasan peningkatan fasilitas,” ujar Ansori, Kamis (1/1/2026).

Baca juga: Fakta-fakta Museum Nasional, dari Sebuah Rumah Kini Menyimpan 140.000 Benda Bernilai Sejarah

Dengan mahalnya harga tiket masuk ke MNI akan berdampak menurunnya minat masyarakat untuk kunjungan edukasi. Pengelola MNI justru menciptakan kesan belajar membutuhkan biaya yang mahal.

Tiket Museum Nasional Indonesia Naik 2 Kali Lipat, Turunkan Minat Pengunjung

Ansori menuturkan, dengan kenaikan harga tiket masuk ke MNI yang mahal padahal didanai APBN menunjukkan pula adanya niat penyalahgunaan kewenangan dari pengelola.

“Buat apa fasilitas edukasi milik negara yang didanai APBN, tetapi masih mengeruk uang lagi dari masyarakat melalui kenaikan harga tiket masuk museum? Bila memang ingin menambah pelayanan MNI kan bisa dianggarkan dari APBN,” ucap Ansori.

Ansori menyebut, MNI sebagai BLU milik pemerintah tidak boleh menempuh kebijakan seperti perusahaan swasta yang ingin mencari keuntungan agar tetap dapat bertahan.

Dalam hal ini, tutur Ansori, negara telah menyediakan pendanaan untuk menunjang layanan fasilitas MNI. Oleh sebab itu keputusan kenaikan harga tiket masuk MNI perlu dengan alasan logis.

Diketahui melalui unggahan resmi di akun Instagram @museumnasionalindonesia ditulis Museum Nasional Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kunjungan kepada publik di tahun yang baru. Sebagai bagian dari upaya tersebut, mulai 1 Januari 2026 akan diberlakukan penyesuaian tiket masuk Museum Nasional Indonesia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pentas Seni Bregada...
Pentas Seni Bregada Prajurit Nusantara Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Libur Panjang, Kendaraan...
Libur Panjang, Kendaraan Mengular di Jalur Puncak Bogor
KCIC Catat Jumlah Wisatawan...
KCIC Catat Jumlah Wisatawan Gunakan Whoosh Meningkat
Salju Gunung Bromo Bikin...
Salju Gunung Bromo Bikin Penasaran, Ini Penampakannya
Pengamat Sebut Mayoritas...
Pengamat Sebut Mayoritas Daerah Masih Bergantung pada TKD dari Pemerintah Pusat
Macet Horor di Gunung...
Macet Horor di Gunung Bromo, Mobil Tak Bergerak hingga Wisatawan Terjebak
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rekomendasi
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Market Value Tim Nasional...
Market Value Tim Nasional Asia Tenggara: Timnas Indonesia Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved