Polda Sumbar dan Bobon Santoso Salurkan Ribuan Porsi Makan ke Warga Terdampak Bencana Sumatera
Minggu, 21 Desember 2025 - 20:35 WIB
loading...
Polda Sumbar bersama kreator kuliner Bobon Santoso menyalurkan ratusan ribu porsi makan ke warga terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor di Padang. Foto/Ist
A
A
A
PADANG - Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama kreator kuliner Bobon Santoso menyalurkan ratusan ribu porsi makan ke masyarakat yang terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor. Hal itu dilakukan untuk meringankan beban dari para warga.
"Hari ini masak 5.000 porsi bakso dari total 100.000 porsi makanan bersama Bobon Santoso untuk dibagikan kepada warga Kota Padang yang terdampak bencana," kata Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta kepada wartawan, Minggu (21/12/2025).
Baca juga: Cuaca Ekstrem Masih Menghantui Sumatera, BMKG Minta Warga Waspadai Risiko Listrik
Penyaluran makanan itu dilakukan di Dadok Tanggul Hitam, Air Panca, Balai Gadang, Lubuk Minturun, Koto Pulai, Lubuk Buaya dan Padang Sarai serta Ikua Koto.
Sebelumnya, warga Sumatera Barat mengalami kesulitan mengakses air bersih usai terjadinya bencana alam. Dalam hal ini, ratusan titik sumur bor bakal disiapkan guna memenuhi kebutuhan dari masyarakat.
Gatot menyebut bahwa, saat ini salah satu yang menjadi fokus untuk pemulihan pascabencana adalah menyediakan air bersih untuk masyarakat.
"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan akses air bersih pascabencana di Sumatera Barat," ujar Gatot.
Baca juga: Operasi SAR Terus Berlanjut, BNPB Pastikan Tak Ada Korban Tertinggal di Bencana Sumatera
Kapolda mengungkapkan hal itu saat meninjau lokasi bencana bersama Bupati Padang Pariaman, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) V, Pelaksana Tugas (Kalaksa) BPBD, serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) V. Seluruh sarana pendukung telah disiapkan, mulai dari tandon air, rangka, hingga pompa. Sementara pihak BWS akan melaksanakan pembangunan sumur bor.
"Program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sehingga kebutuhan air bersih dapat segera terpenuhi secara berkelanjutan," ujar Gatot.
Dia menekankan, 150 titik sudah disiapkan untuk dilakukan pembangunan sumur bor demi memberikan akses air bersih untuk korban terdampak bencana.
"Melalui upaya ini, kami akan membangun 150 titik penyediaan air bersih yang difokuskan di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, serta Kota Solok," pungkas Kapolda.
"Hari ini masak 5.000 porsi bakso dari total 100.000 porsi makanan bersama Bobon Santoso untuk dibagikan kepada warga Kota Padang yang terdampak bencana," kata Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta kepada wartawan, Minggu (21/12/2025).
Baca juga: Cuaca Ekstrem Masih Menghantui Sumatera, BMKG Minta Warga Waspadai Risiko Listrik
Penyaluran makanan itu dilakukan di Dadok Tanggul Hitam, Air Panca, Balai Gadang, Lubuk Minturun, Koto Pulai, Lubuk Buaya dan Padang Sarai serta Ikua Koto.
Sebelumnya, warga Sumatera Barat mengalami kesulitan mengakses air bersih usai terjadinya bencana alam. Dalam hal ini, ratusan titik sumur bor bakal disiapkan guna memenuhi kebutuhan dari masyarakat.
Gatot menyebut bahwa, saat ini salah satu yang menjadi fokus untuk pemulihan pascabencana adalah menyediakan air bersih untuk masyarakat.
"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan akses air bersih pascabencana di Sumatera Barat," ujar Gatot.
Baca juga: Operasi SAR Terus Berlanjut, BNPB Pastikan Tak Ada Korban Tertinggal di Bencana Sumatera
Kapolda mengungkapkan hal itu saat meninjau lokasi bencana bersama Bupati Padang Pariaman, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) V, Pelaksana Tugas (Kalaksa) BPBD, serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) V. Seluruh sarana pendukung telah disiapkan, mulai dari tandon air, rangka, hingga pompa. Sementara pihak BWS akan melaksanakan pembangunan sumur bor.
"Program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sehingga kebutuhan air bersih dapat segera terpenuhi secara berkelanjutan," ujar Gatot.
Dia menekankan, 150 titik sudah disiapkan untuk dilakukan pembangunan sumur bor demi memberikan akses air bersih untuk korban terdampak bencana.
"Melalui upaya ini, kami akan membangun 150 titik penyediaan air bersih yang difokuskan di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, serta Kota Solok," pungkas Kapolda.
(shf)
Lihat Juga :