PMI Tangsel Kirim Bantuan Air Mineral ke Warga Cipeucang

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:41 WIB
loading...
PMI Tangsel Kirim Bantuan...
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengirimkan bantuan Air dalam kemasan dan layanan kesehatan keliling bagi puluhan keluarga yang terdampak masalah pembuangan sampah di kawasan Cipeucang. Foto/Istimewa
A A A
TANGERANG SELATAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengirimkan bantuan Air dalam kemasan dan layanan kesehatan keliling bagi puluhan keluarga yang terdampak masalah pembuangan sampah di kawasan Cipeucang. Pasalnya, warga mengeluhkan sulitnya mengakses air bersih untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) di area tersebut kini bergantung pada pasokan bantuan eksternal untuk memenuhi kebutuhan air minum yang layak. Wakil Ketua PMI Kota Tangerang Selatan TB Asep Nurdin menjelaskan, pihaknya telah merancang skema distribusi rutin selama satu bulan penuh untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

"Kami hadir untuk memberikan bantuan berupa air mineral bagi warga yang terdampak. Untuk minggu awal, kami mendistribusikan 2 galon Air Dalam Kemasan (ADK) merek Le Minerale per KK untuk 50 KK. Memasuki minggu kedua dan seterusnya selama satu bulan, jumlahnya akan ditingkatkan menjadi 4 galon ADK merk Le Minerale per minggu untuk masing-masing KK," kata Asep, Rabu (17/12/2025).

Baca juga: Pemkot Tangsel Berusaha Angkut Sampah Bertahap dan Siapkan PSEL

Selain bantuan logistik air minum, PMI juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan serta penyediaan obat-obatan bagi warga. Dalam pelaksanaannya, PMI bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan untuk memastikan cakupan layanan yang lebih luas.

Asep menekankan bahwa fokus utama PMI adalah memastikan kesehatan warga terfasilitasi dengan baik dan kebutuhan air minum terlayani secara konsisten. “Ini semua kami lakukan bukan hanya sebagai misi kemanusiaan, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab PMI sebagai organisasi yang menjadi mitra strategis di luar pemerintah Kota Tangerang Selatan,” kata Asep.

Masalah di Cipeucang tidak lepas dari beban berat Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang harus menampung hingga 1.100 ton sampah per hari. Asep menekankan bahwa pembangunan infrastruktur sebesar apa pun akan sulit mengimbangi laju produksi limbah masyarakat jika tidak dibarengi pengelolaan yang tepat.

Namun, ia memberikan catatan mengenai sisi ekonomi dari fenomena ini. Dia mengatakan, produksi sampah rumah tangga yang tinggi secara tidak langsung menunjukkan bahwa daya beli dan roda ekonomi di daerah tersebut masih berjalan.

“Sisi positifnya, jika rumah tangga menghasilkan sampah, itu menunjukkan ekonomi berjalan. Masalah utamanya adalah keterbatasan di Cipeucang yang saat ini belum mampu mengolah seluruh sampah yang masuk secara maksimal,” imbuhnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan Bani Khosyatullah mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah mengupayakan transisi dari metode konvensional ke pengolahan sampah berbasis teknologi untuk mengurangi dampak lingkungan bagi pemukiman sekitar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Markas PMI Kota Tangerang Selatan Slamet Purnama, yang menegaskan komitmen organisasi untuk terus mendukung kebutuhan dasar warga hingga situasi di Cipeucang membaik.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi dengan PMI,...
Kolaborasi dengan PMI, BRI Insurance Gelar Donor Darah Massal
Bantu Korban Bencana...
Bantu Korban Bencana Sumatera, Tokio Marine Group Donasikan USD50.000 kepada PMI
Kebahagiaan Yatim dan...
Kebahagiaan Yatim dan Duafa di Acara Buka Puasa PMI Jakpus yang Didukung MNC Peduli
MNC Peduli Dukung PMI...
MNC Peduli Dukung PMI Jakpus Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 600 Anak Yatim dan Duafa
Sambu Group Salurkan...
Sambu Group Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp500 Juta bagi Korban Bencana Sumatera
Menteri LH Sentil Wali...
Menteri LH Sentil Wali Kota Tangsel soal Darurat Sampah, Ingatkan Ancaman Pidana 4 Tahun
Usai Bertemu Dubes Iran,...
Usai Bertemu Dubes Iran, JK: PMI Kirim Obat-obatan ke Warga Iran Terdampak Serangan AS-Israel
KJRI Kuching Kawal Pemulangan...
KJRI Kuching Kawal Pemulangan 2 Jenazah PMI dan Deportasi 151 WNI dalam Dua Hari
Multi Pemangku Kepentingan...
Multi Pemangku Kepentingan untuk Jaga Jakarta Bersih
Rekomendasi
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved