PT IIM Berangkatkan Masyarakat Kurang Mampu Umrah Gratis

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:22 WIB
loading...
PT IIM Berangkatkan...
Puluhan jemaah umrah dari berbagai provinsi resmi diberangkatkan ke Tanah Suci. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Puluhan jemaah umrah dari berbagai provinsi resmi diberangkatkan ke Tanah Suci. Keberangkatan jemaah umrah gelombang keempat pada 2025 ini merupakan bagian dari program CSR Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund), PT Insight Investments Management (PT IIM).

Hingga kini total jemaah yang telah diberangkatkan sepanjang 2025 mencapai 349 orang. Pada periode Desember 2025 ini, sebanyak 90 jemaah yang berangkat menuju Tanah Suci terdiri dari jemaah pria dan wanita dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta berasal dari 17 provinsi, termasuk Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Papua.

Direktur PT IIM, Camar Remoa menyampaikan para jemaah yang diberangkatkan merupakan masyarakat dengan keterbatasan finansial atau pra sejahtera yang terpilih karena kontribusi positif dan peran aktifnya di lingkungan masing-masing, mulai dari penggerak kegiatan sosial, pendamping komunitas, hingga tokoh lokal yang memberikan dampak berarti bagi masyarakat.

Baca juga: Menhaj: Pelunasan Biaya Haji Dibuka sejak 24 Desember 2025

“Keberlanjutan program ini lahir dari kepercayaan yang diberikan kepada kami, sehingga manfaatnya bisa terus kembali ke masyarakat yang selama ini aktif menggerakkan lingkungannya,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Camar menjelaskan Program pemberangkatan jemaah umrah merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan Insight IM, yang bersumber dari penyisihan dana infaq haji produk Reksa Dana Insight Haji Syariah. Produk yang pertama kali diluncurkan pada 2005, telah menjadi instrumen investasi syariah dengan nilai sosial dan keagamaan yang kuat, sejalan dengan tagline Insight IM, Transforming Investments into Social Impact.


“Sejak 2005 hingga Oktober 2025, program ini telah memberangkatkan 1.169 jemaah untuk melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Dengan tambahan 90 jemaah pada periode keempat ini, sehingga total yang telah diberangkatkan mencapai 1.259 jemaah, atau 349 jemaah sepanjang tahun 2025,” tuturnya.

Baca juga: Petugas Haji dari TNI-Polri Bakal Ditambah, Dahnil: Perintah Presiden!

Salah satu peserta, Zainal Arifin asal Kampung Melayu Kecil Jakarta Selatan, merupakan pengajar anak asuh di Yayasan Kuntum Teratai yang aktif membimbing pendidikan karakter dan keterampilan dasar bagi anak-anak.

Di luar perannya sebagai pendidik, Zainal juga bekerja sebagai tukang daging kambing keliling pada pagi hari dan menjalani peran sebagai orang tua tunggal bagi tiga anaknya. Dengan keterbatasan penghasilan per bulan, Zainal tetap konsisten berkontribusi bagi lingkungan sekitar, sebuah dedikasi yang telah ia jalani hampir satu dekade.

Peserta lainnya, Ahmad Rifai dari Lebak, Banten, merupakan pedagang keliling yang berjualan dari kampung ke kampung menggunakan gerobak pada pagi hingga siang hari. Setelah waktu zuhur, ia juga berdedikasi mengajar dan membimbing anak-anak di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

Dalam momen pelepasan jemaah umrah, Camar turut menyampaikan apresiasi kepada para investor yang telah berinvestasi melalui Reksa Dana Insight Haji Syariah.

“Melalui partisipasi para investor, program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat. Kontribusi mereka menjadi bagian penting bagi terlaksananya aktivitas sosial-keagamaan ini,” jelas Camar.

Selain memberi manfaat spiritual bagi para penerima program, inisiatif ini juga berkontribusi pada penerapan prinsip ESG, khususnya pilar sosial dan tata kelola perusahaan, serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti penguatan kelembagaan, kolaborasi, dan harmoni sosial berbasis nilai keagamaan.

Program ini juga sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Pemerintah Indonesia nomor 8, yaitu menjaga keseimbangan lingkungan, meningkatkan toleransi antarumat beragama, serta memperkuat harmoni sosial.

Keberlanjutan program ini ditopang oleh kinerja positif Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) sebagai instrumen investasi syariah yang memiliki rekam jejak panjang dan relatif stabil sejak diluncurkan pada 2005.

Grafik kinerja historis I-Hajj Syariah Fund menunjukkan pertumbuhan nilai investasi yang secara konsisten mampu mengungguli benchmark sejak pertama kali diluncurkan. Dalam periode tersebut, produk ini berhasil mencatatkan return kumulatif lebih dari 450%, jauh melampaui kinerja benchmark yang berada di kisaran 161%.

“Didukung oleh kinerja historis yang solid dan kemampuan untuk secara konsisten mengungguli benchmark, I-Hajj Syariah Fund terus memperkuat posisinya sebagai produk investasi syariah berbasis pendapatan tetap yang memiliki daya saing tinggi di pasar modal nasional,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Bandara Internasional...
Bandara Internasional Dhoho Jadikan Kediri Pintu Gerbang Perjalanan ke Tanah Suci
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Rekomendasi
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Berita Terkini
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved