Tangsel Darurat Sampah Imbas Penutupan TPA Cipeucang, DPRD Gulirkan Pansus
Selasa, 16 Desember 2025 - 17:29 WIB
loading...
Pengendara melintasi tumpukan sampah di jalanan kawasan Pasar Manggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (16/12/2025). Foto: Yudistiro Pranoto
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Sejumlah anggota DPRD Kota Tangerang Selatan sempat meninjau warga terdampak penutupan TPA Cipeucang , Serpong. Legislator memastikan bakal mengambil kewenangan dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) atas persoalan tersebut.
"Sebagaimana kita tahu persoalan TPA Cipeucang sudah lama dikeluhkan warga, terutama tata kelola sampah yang hari ini kita bisa lihat sendiri menbawa dampak lingkungan luar biasa," ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Tangsel Adi Surya Purba, Selasa (16/12/2025).
Baca juga: Tangsel Darurat Sampah, Ramai Seruan Emak-emak Buang Sampah ke Kantor Wali Kota
"Sehingga kami nanti di DPRD akan menggunakan instrumen kami, instrumen politik sesuai produk perundangan. Kami bersepakat untuk mendorong adanya sebuah Pansus TPA Cipeucang," tambahnya.
Menurut dia, Pansus akan digulirkan dengan meminta dukungan lintas fraksi hingga bisa disahkan dalam paripurna. Dia berharap Pansus dapat optimal mencari penyelesaian TPA Cipeucang yang sudah overload.
"Bukan hanya infrastrukturnya saja, tapi ruang lingkupnya lebih luas. Selama ini Komisi IV sudah memanggil Dinas Lingkungan Hidup (LH), pihak terkait, tapi hasilnya belum maksimal, karena ini bukan tanggung jawab LH saja tapi masyarakat juga," ungkapnya.
Penutupan TPA Cipeucang akibat penataan longsoran itu menimbulkan dampak turunan yakni penumpukan sampah di berbagai permukiman hingga bahu jalan-jalan utama di Tangsel.
Penumpukan hingga kini belum bisa diangkut. Sementara produksi sampah tiap hari terus bertambah. Kondisi itu memicu kemarahan warga hingga mulai ramai menyerukan membuang sampah ke depan Kantor Wali Kota Tangsel di Jalan Maruga, Ciputat.
"Sebagaimana kita tahu persoalan TPA Cipeucang sudah lama dikeluhkan warga, terutama tata kelola sampah yang hari ini kita bisa lihat sendiri menbawa dampak lingkungan luar biasa," ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Tangsel Adi Surya Purba, Selasa (16/12/2025).
Baca juga: Tangsel Darurat Sampah, Ramai Seruan Emak-emak Buang Sampah ke Kantor Wali Kota
"Sehingga kami nanti di DPRD akan menggunakan instrumen kami, instrumen politik sesuai produk perundangan. Kami bersepakat untuk mendorong adanya sebuah Pansus TPA Cipeucang," tambahnya.
Menurut dia, Pansus akan digulirkan dengan meminta dukungan lintas fraksi hingga bisa disahkan dalam paripurna. Dia berharap Pansus dapat optimal mencari penyelesaian TPA Cipeucang yang sudah overload.
"Bukan hanya infrastrukturnya saja, tapi ruang lingkupnya lebih luas. Selama ini Komisi IV sudah memanggil Dinas Lingkungan Hidup (LH), pihak terkait, tapi hasilnya belum maksimal, karena ini bukan tanggung jawab LH saja tapi masyarakat juga," ungkapnya.
Penutupan TPA Cipeucang akibat penataan longsoran itu menimbulkan dampak turunan yakni penumpukan sampah di berbagai permukiman hingga bahu jalan-jalan utama di Tangsel.
Penumpukan hingga kini belum bisa diangkut. Sementara produksi sampah tiap hari terus bertambah. Kondisi itu memicu kemarahan warga hingga mulai ramai menyerukan membuang sampah ke depan Kantor Wali Kota Tangsel di Jalan Maruga, Ciputat.
(jon)
Lihat Juga :