Salat Jenazah Dipimpin Kapolda Sumbar, Doa untuk Korban Bencana Menggema di Masjid Raya
Rabu, 10 Desember 2025 - 20:21 WIB
loading...
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin salat jenazah tanpa identitas, korban banjir bandang dan tanah longsor. Foto/Istimewa
A
A
A
PADANG - Sebanyak 24 jenazah tanpa identitas, korban banjir bandang dan tanah longsor disalatkan di Masjid Syekh Al Minangkabawi, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (10/12/2025) sebelum dimakamkan secara massal. Di tulisan mereka, hanya ada nomor dan asal daerah.
Ratusan orang mulai dari masyarakat, TNI, Polri, ASN, hingga relawan menghadiri prosesi penghormatan terakhir itu. Salat jenazah dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
“Hingga Kamis siang, korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor berjumlah 238 jiwa. Dari angka itu, sebanyak 24 orang tidak diketahui identitasnya,” ujar Kapolda usai memimpin salat.
Baca juga: Update Korban Bencana Sumatera: 969 Orang Meninggal Dunia, 252 Jiwa Hilang
Meski tim Disaster Victim Identification (DVI) telah melakukan berbagai upaya, termasuk pencocokan visual dan pengambilan sampel DNA, identitas ke-24 korban tersebut belum terungkap. “Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silakan datang ke posko DVI terdekat untuk melapor,” ujar Gatot.
Polri juga membuka layanan pengaduan melalui nomor telepon 110. Ke-24 jenazah tersebut terdiri dari 17 orang dari Kabupaten Agam, enam dari Kabupaten Padang Pariaman, dan satu dari Kota Padang Panjang.
Mereka kemudian dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Kapolda menegaskan, jika di kemudian hari ada keluarga yang DNA-nya cocok, pemindahan jenazah ke tempat lain diizinkan.
Ratusan orang mulai dari masyarakat, TNI, Polri, ASN, hingga relawan menghadiri prosesi penghormatan terakhir itu. Salat jenazah dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
“Hingga Kamis siang, korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor berjumlah 238 jiwa. Dari angka itu, sebanyak 24 orang tidak diketahui identitasnya,” ujar Kapolda usai memimpin salat.
Baca juga: Update Korban Bencana Sumatera: 969 Orang Meninggal Dunia, 252 Jiwa Hilang
Meski tim Disaster Victim Identification (DVI) telah melakukan berbagai upaya, termasuk pencocokan visual dan pengambilan sampel DNA, identitas ke-24 korban tersebut belum terungkap. “Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silakan datang ke posko DVI terdekat untuk melapor,” ujar Gatot.
Polri juga membuka layanan pengaduan melalui nomor telepon 110. Ke-24 jenazah tersebut terdiri dari 17 orang dari Kabupaten Agam, enam dari Kabupaten Padang Pariaman, dan satu dari Kota Padang Panjang.
Mereka kemudian dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Kapolda menegaskan, jika di kemudian hari ada keluarga yang DNA-nya cocok, pemindahan jenazah ke tempat lain diizinkan.
(rca)
Lihat Juga :