GP Ansor Salurkan Donasi Rp3,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
Selasa, 09 Desember 2025 - 16:04 WIB
loading...
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyalurkan Rp3,5 miliar untuk korban bencana di Sumatera. Foto/istimewa
A
A
A
SUMBAR - Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Sumatera Barat (Sumbar). Sebelumnya bantuan kemanusiaan telah disalurkan di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan, untuk tiga provinsi tersebut, GP Ansor telah mendistribusikan bantuan senilai Rp3,5 miliar.
“Alhamdulillah, Rp3,5 miliar telah kami distribusikan secara bertahap untuk bencana Sumatera. Kemarin telah disalurkan ke Sumatera Utara sebesar Rp1,5 miliar lalu Rp1 miliar ke Aceh. Sekarang ke Sumatera Barat sebesar Rp1 miliar,” katanya, Selasa (9/12/2025).
Baca juga: Kementerian LH Setop Kegiatan Perusahaan di DAS Batang Toru, Ada Tambang Emas hingga Kelapa Sawit
Distribusi bantuan telah dilakukan GP Ansor setempat bersama dengan Satuan Khusus Nasional Banser Tanggap Bencana (Bagana) setelah mereka melakukan mitigasi dan pemetaan kebutuhan pasca bencana. Tim ini kemudian menyalurkan bantuan ke daerah sekitarnya yang membutuhkan baik berupa kebutuhan logistik atau pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, hingga pendidikan.
“Apa pun yang dibutuhkan, maka seluruh teman-teman kerahkan semua energi tenaganya. Jika nanti ada sekolah-sekolah yang memang rusak, segara diperbaiki, dibantu dibersihkan, dicat, sampai kemudian layak kembali. Kita butuh anak-anak belajar, sehingga masa depan generasi Indonesia tidak terganggu pascabecana ini,” ucapnya.
Baca juga: Menko Polkam Konsolidasikan TNI-Polri-BIN untuk Penanganan Pascabencana di Sumatera
Selain mendistribusikan melalui titik Posko Banser Peduli Bencana di tingkat Pimpinan Cabang, bantuan juga disalurkan langsung ke masyarakat di Posko GP Ansor Kabupaten Langkat dan Desa Paya Prupuk Sumatera Utara. Sementara di Aceh, bantuan didistrubusikan melalui PC GP Ansor Aceh Tamiang.
Di Sumatera Barat, kata Addin, bantuan disalurkan di Masjid Pauh dan SD 02 Kecamatan Pauh, lokasi pengungsian warga terdampak. Addin menambahkan, agar bantuan ini benar-benar dilakukan secara transparan dan penuh tanggung jawab sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh warga terdampak. Diketahui, bantuan tersebut berasal dari PT Merdeka Cooper Gold Tbk.
”Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang membantu. Ini energi dan amanah tambahan yang harus kami laksanan dengan penuh tanggung jawab. Karena bagaimanapun, sejak bencana berlangsung, Ansor dan Banser sudah bergerak membantu warga,” imbuhnya.
Addin juga meminta kepada kader Ansor di seluruh Indonesia untuk responsif mengingat belakangan ini bencana terjadi di mana-mana. Menurut Addin, saat ini GP Ansor melalui Banser Tanggap Bencana (Bagana), telah melakukan konsolidasi nasional tanggap bencana Sumatera. Mereka berasal dari Satkornas Banser, serta Satkorwil terdekat meliputi Sumatera Selatan, Lampung, hingga Riau.
“Menurunkan personel Bagana dari pusat hingga daerah selama 7 hari dan bahkan bisa lebih tergantung situasi di lapangan. Personel Bagana Riau akan membantu bencana di Aceh, personel Bagana Sumatera Selatan membantu di Aceh, lalu Sumatera Barat akan dibantu oleh personel Bagana dari Lampung,” ujarnya.
“Harapan kami agar banjir cepat surut, penanganan bisa lebih maksimal, terjaganya semangat gotong royong dan solidaritas nasional. Terutama bagi anak-anak agar aktivitas belajar kembali normal. Dengan musibah ini, kita akan semakin kuat dan kokoh. Karena ini wujud kepedulian antarsemua elemen menyatu,” katanya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan, untuk tiga provinsi tersebut, GP Ansor telah mendistribusikan bantuan senilai Rp3,5 miliar.
“Alhamdulillah, Rp3,5 miliar telah kami distribusikan secara bertahap untuk bencana Sumatera. Kemarin telah disalurkan ke Sumatera Utara sebesar Rp1,5 miliar lalu Rp1 miliar ke Aceh. Sekarang ke Sumatera Barat sebesar Rp1 miliar,” katanya, Selasa (9/12/2025).
Baca juga: Kementerian LH Setop Kegiatan Perusahaan di DAS Batang Toru, Ada Tambang Emas hingga Kelapa Sawit
Distribusi bantuan telah dilakukan GP Ansor setempat bersama dengan Satuan Khusus Nasional Banser Tanggap Bencana (Bagana) setelah mereka melakukan mitigasi dan pemetaan kebutuhan pasca bencana. Tim ini kemudian menyalurkan bantuan ke daerah sekitarnya yang membutuhkan baik berupa kebutuhan logistik atau pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, hingga pendidikan.
“Apa pun yang dibutuhkan, maka seluruh teman-teman kerahkan semua energi tenaganya. Jika nanti ada sekolah-sekolah yang memang rusak, segara diperbaiki, dibantu dibersihkan, dicat, sampai kemudian layak kembali. Kita butuh anak-anak belajar, sehingga masa depan generasi Indonesia tidak terganggu pascabecana ini,” ucapnya.
Baca juga: Menko Polkam Konsolidasikan TNI-Polri-BIN untuk Penanganan Pascabencana di Sumatera
Selain mendistribusikan melalui titik Posko Banser Peduli Bencana di tingkat Pimpinan Cabang, bantuan juga disalurkan langsung ke masyarakat di Posko GP Ansor Kabupaten Langkat dan Desa Paya Prupuk Sumatera Utara. Sementara di Aceh, bantuan didistrubusikan melalui PC GP Ansor Aceh Tamiang.
Di Sumatera Barat, kata Addin, bantuan disalurkan di Masjid Pauh dan SD 02 Kecamatan Pauh, lokasi pengungsian warga terdampak. Addin menambahkan, agar bantuan ini benar-benar dilakukan secara transparan dan penuh tanggung jawab sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh warga terdampak. Diketahui, bantuan tersebut berasal dari PT Merdeka Cooper Gold Tbk.
”Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang membantu. Ini energi dan amanah tambahan yang harus kami laksanan dengan penuh tanggung jawab. Karena bagaimanapun, sejak bencana berlangsung, Ansor dan Banser sudah bergerak membantu warga,” imbuhnya.
Addin juga meminta kepada kader Ansor di seluruh Indonesia untuk responsif mengingat belakangan ini bencana terjadi di mana-mana. Menurut Addin, saat ini GP Ansor melalui Banser Tanggap Bencana (Bagana), telah melakukan konsolidasi nasional tanggap bencana Sumatera. Mereka berasal dari Satkornas Banser, serta Satkorwil terdekat meliputi Sumatera Selatan, Lampung, hingga Riau.
“Menurunkan personel Bagana dari pusat hingga daerah selama 7 hari dan bahkan bisa lebih tergantung situasi di lapangan. Personel Bagana Riau akan membantu bencana di Aceh, personel Bagana Sumatera Selatan membantu di Aceh, lalu Sumatera Barat akan dibantu oleh personel Bagana dari Lampung,” ujarnya.
“Harapan kami agar banjir cepat surut, penanganan bisa lebih maksimal, terjaganya semangat gotong royong dan solidaritas nasional. Terutama bagi anak-anak agar aktivitas belajar kembali normal. Dengan musibah ini, kita akan semakin kuat dan kokoh. Karena ini wujud kepedulian antarsemua elemen menyatu,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :