Penampakan RSUD Aceh Tamiang Rusak Parah Diterjang Banjir Dahsyat
Minggu, 07 Desember 2025 - 12:48 WIB
loading...
RSUD Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir dahsyat, beberapa waktu lalu. Foto: BNPB
A
A
A
ACEH TAMIANG - RSUD Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir dahsyat, beberapa waktu lalu. Saat banjir surut, material lumpur tebal memenuhi banyak sudut ruangan membuat fasilitas kesehatan itu lumpuh dan membutuhkan penanganan darurat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penyaluran bantuan tiba tepat sasaran ke masyarakat. Setibanya di Aceh Tamiang, Suharyanto langsung meninjau kondisi RSUD yang menjadi salah satu fasilitas vital paling terdampak.
Baca juga: Posko BPOM Peduli Banjir Aceh, Taruna Ikrar: Hadirkan Layanan Konseling
Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, BPBD Aceh Tamiang, dan relawan telah memulai pembersihan sejak sehari sebelumnya. Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi menyatakan pembersihan ditargetkan rampung dalam tiga hari.
“Banyak tim gabungan yang membantu, semoga dilancarkan,” ujar Armia melalui keterangan resmi BNPB, Minggu (7/12/2025).
Sementara proses pembersihan berlangsung, RSUD Aceh Tamiang akan dialihfungsikan sebagai rumah sakit sementara. Posko kesehatan juga segera dibangun bersebelahan dengan posko pengungsian.
Kementerian Kesehatan melalui RS Adam Malik turut menyiapkan dukungan alat kesehatan untuk mempercepat pemulihan layanan medis. “Kami berterima kasih kepada Kepala BNPB yang langsung memberikan bantuan dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
BNPB memastikan seluruh daya dan upaya dikerahkan untuk percepatan penanganan darurat bencana di Aceh. Di Aceh Tamiang, pendistribusian logistik dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara.
Hingga saat ini, BNPB melaporkan bahwa total bantuan yang telah masuk mencapai 18,2 ton via udara dan 1,8 ton via laut. Sementara distribusi lanjutan melalui jalur darat dan udara terus berjalan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penyaluran bantuan tiba tepat sasaran ke masyarakat. Setibanya di Aceh Tamiang, Suharyanto langsung meninjau kondisi RSUD yang menjadi salah satu fasilitas vital paling terdampak.
Baca juga: Posko BPOM Peduli Banjir Aceh, Taruna Ikrar: Hadirkan Layanan Konseling
Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, BPBD Aceh Tamiang, dan relawan telah memulai pembersihan sejak sehari sebelumnya. Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi menyatakan pembersihan ditargetkan rampung dalam tiga hari.
“Banyak tim gabungan yang membantu, semoga dilancarkan,” ujar Armia melalui keterangan resmi BNPB, Minggu (7/12/2025).
Sementara proses pembersihan berlangsung, RSUD Aceh Tamiang akan dialihfungsikan sebagai rumah sakit sementara. Posko kesehatan juga segera dibangun bersebelahan dengan posko pengungsian.
Kementerian Kesehatan melalui RS Adam Malik turut menyiapkan dukungan alat kesehatan untuk mempercepat pemulihan layanan medis. “Kami berterima kasih kepada Kepala BNPB yang langsung memberikan bantuan dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
BNPB memastikan seluruh daya dan upaya dikerahkan untuk percepatan penanganan darurat bencana di Aceh. Di Aceh Tamiang, pendistribusian logistik dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara.
Hingga saat ini, BNPB melaporkan bahwa total bantuan yang telah masuk mencapai 18,2 ton via udara dan 1,8 ton via laut. Sementara distribusi lanjutan melalui jalur darat dan udara terus berjalan.
(jon)
Lihat Juga :