Prabowo Terbang ke Aceh Tinjau Penanganan Bencana
Minggu, 07 Desember 2025 - 09:31 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Aceh untuk meninjau langsung penanganan bencana yang melanda di sejumlah wilayah di Tanah Rencong. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Aceh untuk meninjau langsung penanganan bencana yang melanda di sejumlah wilayah di Tanah Rencong. Prabowo diagendakan meninjau titik yang mengalami kerusakan dan dampak signifikan akibat banjir.
Berdasarkan keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pesawat yang mengangkut Prabowo dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, pukul 07.55 WIB.
Setibanya di Aceh, Prabowo diagendakan meninjau titik yang mengalami kerusakan dan dampak signifikan akibat banjir, sekaligus menerima laporan terbaru dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya Kepala Negara memastikan percepatan penanganan darurat serta pemulihan di daerah terdampak.
Baca Juga: Lembah Anai di Antara Galodo, Natuurmonument, dan Rimbo Gadang
Presiden Prabowo juga akan memantau distribusi bantuan, proses evakuasi warga, serta langkah-langkah pembukaan akses jalan. Pemerintah menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh menjadi prioritas nasional dan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
Sebelumnya, pada Jumat, 5 Desember 2025, Kepala Negara menyampaikan bahwa musibah yang terjadi di sejumlah wilayah merupakan penderitaan dan tantangan yang turut dirasakan bersama sebagai satu bangsa. Prabowo menegaskan bahwa di tengah cobaan dan berbagai bencana yang melanda, Indonesia tetap menunjukkan keteguhan sebagai negara yang besar dan kuat, dengan kemampuan untuk bertahan, bangkit, serta mengatasi setiap ujian yang dihadapi secara bersama-sama.
"Kita buktikan rakyat melihat reaksi pemerintah cepat, reaksi pemerintah mengatasi masalah. Kita sudah buktikan sekarang rakyat melihat ada musibah di bagian dari wilayah tanah air kita. Tapi alat-alat negara segera hadir," ucap Prabowo.
Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi diharapkan memperkuat koordinasi lapangan dan memastikan seluruh upaya penanganan berjalan efektif, cepat, dan terkoordinasi. Pemerintah terus bekerja untuk memastikan keselamatan warga serta percepatan pemulihan infrastruktur penting di wilayah terdampak.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju wilayah terdampak bencana yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengunjungi Aceh pada Senin lalu. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan perbaikan gedung sekolah serta berbagai sarana dan prasarana desa yang terdampak banjir, khususnya di wilayah Aceh Tenggara.
"Kita akan perbanyak perbaikan sekolah. Saya kira Kutacane sudah menerima layar (Interactive Flat Panel). Layar sudah?" ujar Presiden saat menemui warga terdampak banjir di Kutacane, Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Senin (1/12/2025).
Kutacane, Kecamatan Babussalam, merupakan salah satu daerah yang terdampak paling parah di Kabupaten Aceh Tenggara. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, sedikitnya 10 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Sementara itu, total 379 KK atau 1.212 jiwa terdampak banjir di tiga kecamatan, yakni Babussalam, Lawe Sumur, dan Darul Hasanah. Sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan juga mengalami kerusakan. Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan segera memperbaiki sarana dan prasarana desa yang rusak.
Berdasarkan keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pesawat yang mengangkut Prabowo dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, pukul 07.55 WIB.
Setibanya di Aceh, Prabowo diagendakan meninjau titik yang mengalami kerusakan dan dampak signifikan akibat banjir, sekaligus menerima laporan terbaru dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya Kepala Negara memastikan percepatan penanganan darurat serta pemulihan di daerah terdampak.
Baca Juga: Lembah Anai di Antara Galodo, Natuurmonument, dan Rimbo Gadang
Presiden Prabowo juga akan memantau distribusi bantuan, proses evakuasi warga, serta langkah-langkah pembukaan akses jalan. Pemerintah menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh menjadi prioritas nasional dan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
Sebelumnya, pada Jumat, 5 Desember 2025, Kepala Negara menyampaikan bahwa musibah yang terjadi di sejumlah wilayah merupakan penderitaan dan tantangan yang turut dirasakan bersama sebagai satu bangsa. Prabowo menegaskan bahwa di tengah cobaan dan berbagai bencana yang melanda, Indonesia tetap menunjukkan keteguhan sebagai negara yang besar dan kuat, dengan kemampuan untuk bertahan, bangkit, serta mengatasi setiap ujian yang dihadapi secara bersama-sama.
"Kita buktikan rakyat melihat reaksi pemerintah cepat, reaksi pemerintah mengatasi masalah. Kita sudah buktikan sekarang rakyat melihat ada musibah di bagian dari wilayah tanah air kita. Tapi alat-alat negara segera hadir," ucap Prabowo.
Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi diharapkan memperkuat koordinasi lapangan dan memastikan seluruh upaya penanganan berjalan efektif, cepat, dan terkoordinasi. Pemerintah terus bekerja untuk memastikan keselamatan warga serta percepatan pemulihan infrastruktur penting di wilayah terdampak.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju wilayah terdampak bencana yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengunjungi Aceh pada Senin lalu. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan perbaikan gedung sekolah serta berbagai sarana dan prasarana desa yang terdampak banjir, khususnya di wilayah Aceh Tenggara.
"Kita akan perbanyak perbaikan sekolah. Saya kira Kutacane sudah menerima layar (Interactive Flat Panel). Layar sudah?" ujar Presiden saat menemui warga terdampak banjir di Kutacane, Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Senin (1/12/2025).
Kutacane, Kecamatan Babussalam, merupakan salah satu daerah yang terdampak paling parah di Kabupaten Aceh Tenggara. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, sedikitnya 10 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Sementara itu, total 379 KK atau 1.212 jiwa terdampak banjir di tiga kecamatan, yakni Babussalam, Lawe Sumur, dan Darul Hasanah. Sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan juga mengalami kerusakan. Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan segera memperbaiki sarana dan prasarana desa yang rusak.
(zik)
Lihat Juga :