Peduli Korban Bencana Sumatera, 98 Resolution Network dan Pegadaian Gelar Aksi Sosial
Sabtu, 06 Desember 2025 - 22:52 WIB
loading...
Juru Bicara 98 Resolution Network, Rahman Toha menyerukan solidaritas dan gotong royong membantu korban bencana di Sumatera. Foto/istimewa
A
A
A
BEKASI - Peduli korban bencana banjir bandang di Sumatera, 98 Resolution Network bersama PT Pegadaian (BUMN), Serikat Pekerja Pegadaian, dan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) kembali menggelar aksi sosial Warga Peduli Warga (WPW). Kegiatan tersebut digelar di kawasan Bantar Gebang, Bekasi.
Kegiatan berupa pembagian paket sembako ini merupakan wujud nyata gotong royong antarwarga di tengah meningkatnya kejadian bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.
Juru Bicara 98 Resolution Network Rahman Toha, menyampaikan duka mendalam dan keprihatinan atas bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Baca juga: Update Korban Banjir Sumatera: 914 Jiwa Tewas, 389 Masih Hilang
“Musibah ini adalah cobaan bagi kita semua, terutama bagi para korban. Kami dari 98 Resolution Network bersama seluruh peserta WPW menyampaikan duka mendalam. Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menegakkan solidaritas dan gotong royong baik melalui bantuan materiil, imateriil, maupun doa,” tegasnya, Sabtu (6/12/2025).
Rahman juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemerintah dalam penanganan bencana. “Kami percaya pemerintah Prabowo bergerak cepat dalam tahap tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi ke depan. Kami yakin upaya terbaik sedang dilakukan demi keselamatan warga,” ujarnya.
Selain bantuan kemanusiaan, 98 Resolution Network menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pemegang izin pengelolaan hutan, terutama terkait dampak deforestasi dan pemenuhan kewajiban lingkungan seperti reboisasi.
Baca juga: Polri Sebut 185 Jenazah Korban Banjir di Sumatera Barat Telah Teridentifikasi
“Evaluasi ini krusial. Dampak bencana yang luas dan banyaknya korban menunjukkan perlunya penataan ulang pengelolaan hutan. Pemerintah harus memastikan adanya langkah pencegahan dan revitalisasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tambah Rahman.
Perwakilan PT Pegadaian menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, seraya menegaskan komitmen BUMN tersebut dalam program sosial yang tepat sasaran. “Pegadaian setiap hari hadir bersama masyarakat. Karena itu, bagi kami merupakan kehormatan untuk turut berbagi melalui WPW. Program ini memperkuat misi sosial kami sekaligus melengkapi berbagai program pemberdayaan yang sudah kami jalankan,” ucapnya.
Rahman menegaskan fase saat ini masih merupakan tahap tanggap darurat, sehingga seluruh sumber daya harus diarahkan pada upaya penyelamatan, kebutuhan dasar, dan keberlangsungan hidup para penyintas. “Setelah tanggap darurat, kami berharap tahap recovery dan rekonstruksi bisa dipercepat agar kehidupan masyarakat kembali pulih,” kata Rahman.
Rahman menambahkan, aksi WPW selanjutnya akan berfokus pada aksi solidaritas Natal, yang akan digelar di Sumatera Utara, Jakarta, NTT, dan Sulawesi Utara. “Semoga kolaborasi ini terus menjadi energi positif bagi seluruh anak bangsa,” ucapnya.
Kegiatan berupa pembagian paket sembako ini merupakan wujud nyata gotong royong antarwarga di tengah meningkatnya kejadian bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.
Juru Bicara 98 Resolution Network Rahman Toha, menyampaikan duka mendalam dan keprihatinan atas bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Baca juga: Update Korban Banjir Sumatera: 914 Jiwa Tewas, 389 Masih Hilang
“Musibah ini adalah cobaan bagi kita semua, terutama bagi para korban. Kami dari 98 Resolution Network bersama seluruh peserta WPW menyampaikan duka mendalam. Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menegakkan solidaritas dan gotong royong baik melalui bantuan materiil, imateriil, maupun doa,” tegasnya, Sabtu (6/12/2025).
Rahman juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemerintah dalam penanganan bencana. “Kami percaya pemerintah Prabowo bergerak cepat dalam tahap tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi ke depan. Kami yakin upaya terbaik sedang dilakukan demi keselamatan warga,” ujarnya.
Selain bantuan kemanusiaan, 98 Resolution Network menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pemegang izin pengelolaan hutan, terutama terkait dampak deforestasi dan pemenuhan kewajiban lingkungan seperti reboisasi.
Baca juga: Polri Sebut 185 Jenazah Korban Banjir di Sumatera Barat Telah Teridentifikasi
“Evaluasi ini krusial. Dampak bencana yang luas dan banyaknya korban menunjukkan perlunya penataan ulang pengelolaan hutan. Pemerintah harus memastikan adanya langkah pencegahan dan revitalisasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tambah Rahman.
Perwakilan PT Pegadaian menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, seraya menegaskan komitmen BUMN tersebut dalam program sosial yang tepat sasaran. “Pegadaian setiap hari hadir bersama masyarakat. Karena itu, bagi kami merupakan kehormatan untuk turut berbagi melalui WPW. Program ini memperkuat misi sosial kami sekaligus melengkapi berbagai program pemberdayaan yang sudah kami jalankan,” ucapnya.
Rahman menegaskan fase saat ini masih merupakan tahap tanggap darurat, sehingga seluruh sumber daya harus diarahkan pada upaya penyelamatan, kebutuhan dasar, dan keberlangsungan hidup para penyintas. “Setelah tanggap darurat, kami berharap tahap recovery dan rekonstruksi bisa dipercepat agar kehidupan masyarakat kembali pulih,” kata Rahman.
Rahman menambahkan, aksi WPW selanjutnya akan berfokus pada aksi solidaritas Natal, yang akan digelar di Sumatera Utara, Jakarta, NTT, dan Sulawesi Utara. “Semoga kolaborasi ini terus menjadi energi positif bagi seluruh anak bangsa,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :