Polri Sebut 185 Jenazah Korban Banjir di Sumatera Barat Telah Teridentifikasi
Sabtu, 06 Desember 2025 - 17:32 WIB
loading...
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengecek kegiatan pelayanan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RS Bhayangkara Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Foto/SindoNews
A
A
A
SUMBAR - Polri mempercepat pencarian dan identifikasi jenazah korban banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar). Proses pencarian akan difokuskan di wilayah paling terdampak bencana.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Jumat, 5 Desember 2025. Jumlah korban meninggal mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara 26 jenazah masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif.
Kabag Penum Divisi humas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyebut Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak. “Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” kata Erdi, Sabtu (6/12/2025).
Baca juga: Update Korban Banjir-Longsor Sumbar, Polri: 210 Orang Tewas dan 214 Warga Hilang
Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.
Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.
Baca juga: Distribusi Bantuan Bencana ke Sumbar Dikebut, Dapur Umum Siapkan 239.898 Bungkus Makan Per Hari
Pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.
Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis. “Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” tuturnya.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Jumat, 5 Desember 2025. Jumlah korban meninggal mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara 26 jenazah masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif.
Kabag Penum Divisi humas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyebut Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak. “Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” kata Erdi, Sabtu (6/12/2025).
Baca juga: Update Korban Banjir-Longsor Sumbar, Polri: 210 Orang Tewas dan 214 Warga Hilang
Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.
Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.
Baca juga: Distribusi Bantuan Bencana ke Sumbar Dikebut, Dapur Umum Siapkan 239.898 Bungkus Makan Per Hari
Pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.
Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis. “Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :