Update Korban Banjir-Longsor Sumbar, Polri: 210 Orang Tewas dan 214 Warga Hilang
Sabtu, 06 Desember 2025 - 15:42 WIB
loading...
Polri menyatakan jumlah korban tewas mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi. Foto/Ist
A
A
A
PADANG - Polri memaparkan perkembangan terbaru penanganan bencana alam banjir dan longsor di Sumatera Barat hingga Jumat, 5 Desember 2025. Jumlah korban tewas mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi.
Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago menyebut bahwa Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak.
Baca juga: Kisah Pilu Guru di Pidie Jaya Selamatkan Diri ke Atap Rumah, Bertahan Hidup 3 Hari Hanya dengan Air Hujan
“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” kata Erdi dalam keterangannya, Sabtu (6/12/2025).
Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.
Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai.
Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.
Baca juga: Umrah di Tengah Bencana, Bupati Aceh Selatan Dicopot dari Ketua DPC Gerindra
Sementara itu, pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.
Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis.
“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago menyebut bahwa Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak.
Baca juga: Kisah Pilu Guru di Pidie Jaya Selamatkan Diri ke Atap Rumah, Bertahan Hidup 3 Hari Hanya dengan Air Hujan
“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” kata Erdi dalam keterangannya, Sabtu (6/12/2025).
Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.
Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai.
Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.
Baca juga: Umrah di Tengah Bencana, Bupati Aceh Selatan Dicopot dari Ketua DPC Gerindra
Sementara itu, pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.
Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis.
“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :