Pramono Ingatkan Puncak Banjir Rob Jakarta Terjadi Besok Pagi
Kamis, 04 Desember 2025 - 13:29 WIB
loading...
Banjir rob di Jakarta Utara. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan informasi tentang banjir rob di Jakarta pada 4-6 Desember 2025. Puncak banjir rob akan terjadi besok, Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB.
"Hari ini tanggal 4, dari kemarin saya sudah mendapatkan data dan saya sudah menyampaikan ke publik bahwa banjir rob akan terjadi, dan terjadi hari ini. Puncak banjir rob itu besok tanggal 5 jam 9 pagi," kata Pramono dalam sambutannya di acara TPID & TP2DD Provinsi DKI Jakarta di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).
Kata Pramono, anak buahnya dalam hal ini Dinas Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta telah diinstruksikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi banjir rob ini, terutama di titik yang diprediksi terjadi banjir rob.
"Tempat yang kita sudah prediksi banjir rob itu akan terjadi, salah satunya adalah misalnya Muara Angke, Marunda, dan sebagainya, dan sebagainya. Sehingga dengan demikian, mitigasi bencana ini menjadi penting," ujarnya.
Baca Juga: 5 RT di Jakut dan Jalan Depan JIS Terendam Banjir Rob
Fenomena ini ia sampaikan tidak berakhir pada 6 Desember 2025. Sebab, pada pekan terakhir ujung tahun diprediksi akan kembali terjadi banjir rob. Lalu Januari 2026, intensitas hujan tinggi diprediksi terjadi di Jakarta.
"Kalau Januari berkaitan dengan dua hal, curah hujan yang tinggi, bahkan ada satu waktu yang hampir sampai 300, itu menurut saya tinggi banget. Saya sudah memerintahkan untuk dilakukan modifikasi cuaca," ucap dia.
Dalan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah pusat. OMC juga akan dilakukan di daerah penyangga Jakarta.
"Karena enggak bisa enggak, kita harus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk modifikasi cuaca jangan hanya di Jakarta, tetapi juga di Bekasi dan juga di Tangerang," kata Pramono.
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta menyampaikan bahwa 10 Rukun Tetangga (RT) dan ruas Jalan di Jakarta masih tergenang banjir rob hingga Kamis (4/12/2025) pukul 11.00 WIB. Banjir Rob dipicu kenaikan pintu Air Pasar Ikan yang telah berstatus Bahaya/Siaga sejak pagi.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 10 RT dan 3 ruas jalan tergenang. Adapun data wilayah terdampak," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Yohan dalam keterangan, Kamis (4/12/2025).
Yohan menyampaikan 10 RT yang tergenang banjir rob berada di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Banjir rob yang melanda wilayah tersebut kini masih dalam penanganan tim di lapangan. "Kepulauan Seribu Utara, Kelurahan Pulau Harapan terdapat 10 RT. Dengan ketinggian: 10 cm. Penyebab: Rob."
Sedangkan tiga ruas jalan yang masih tergenang hingga siang ini berada di wilayah Kepulauan Seribu Selatan dan daerah Jakarta Utara.
"Kepulauan Seribu Selatan. Kelurahan Pulau Untung Jawa, di Jalan Magot dan Elbok RT 003 RW 03, ketinggian 15 cm. Lalu depan Puskesmas dan Samping Lapangan Futsal RT 001 RW 03, Ketinggian: 10 cm," ujarnya.
Di Jakarta Utara, banjir rob melanda Jalan RE. Martadinata RT 001 RW 012 (depan JIS) Tanjung Priok. Ketinggian mencapai 40 cm.
Dalam upaya penanganan menyurutkan banjir rob, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat.
"Untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat."
"Hari ini tanggal 4, dari kemarin saya sudah mendapatkan data dan saya sudah menyampaikan ke publik bahwa banjir rob akan terjadi, dan terjadi hari ini. Puncak banjir rob itu besok tanggal 5 jam 9 pagi," kata Pramono dalam sambutannya di acara TPID & TP2DD Provinsi DKI Jakarta di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).
Kata Pramono, anak buahnya dalam hal ini Dinas Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta telah diinstruksikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi banjir rob ini, terutama di titik yang diprediksi terjadi banjir rob.
"Tempat yang kita sudah prediksi banjir rob itu akan terjadi, salah satunya adalah misalnya Muara Angke, Marunda, dan sebagainya, dan sebagainya. Sehingga dengan demikian, mitigasi bencana ini menjadi penting," ujarnya.
Baca Juga: 5 RT di Jakut dan Jalan Depan JIS Terendam Banjir Rob
Fenomena ini ia sampaikan tidak berakhir pada 6 Desember 2025. Sebab, pada pekan terakhir ujung tahun diprediksi akan kembali terjadi banjir rob. Lalu Januari 2026, intensitas hujan tinggi diprediksi terjadi di Jakarta.
"Kalau Januari berkaitan dengan dua hal, curah hujan yang tinggi, bahkan ada satu waktu yang hampir sampai 300, itu menurut saya tinggi banget. Saya sudah memerintahkan untuk dilakukan modifikasi cuaca," ucap dia.
Dalan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah pusat. OMC juga akan dilakukan di daerah penyangga Jakarta.
"Karena enggak bisa enggak, kita harus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk modifikasi cuaca jangan hanya di Jakarta, tetapi juga di Bekasi dan juga di Tangerang," kata Pramono.
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta menyampaikan bahwa 10 Rukun Tetangga (RT) dan ruas Jalan di Jakarta masih tergenang banjir rob hingga Kamis (4/12/2025) pukul 11.00 WIB. Banjir Rob dipicu kenaikan pintu Air Pasar Ikan yang telah berstatus Bahaya/Siaga sejak pagi.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 10 RT dan 3 ruas jalan tergenang. Adapun data wilayah terdampak," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Yohan dalam keterangan, Kamis (4/12/2025).
Yohan menyampaikan 10 RT yang tergenang banjir rob berada di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Banjir rob yang melanda wilayah tersebut kini masih dalam penanganan tim di lapangan. "Kepulauan Seribu Utara, Kelurahan Pulau Harapan terdapat 10 RT. Dengan ketinggian: 10 cm. Penyebab: Rob."
Sedangkan tiga ruas jalan yang masih tergenang hingga siang ini berada di wilayah Kepulauan Seribu Selatan dan daerah Jakarta Utara.
"Kepulauan Seribu Selatan. Kelurahan Pulau Untung Jawa, di Jalan Magot dan Elbok RT 003 RW 03, ketinggian 15 cm. Lalu depan Puskesmas dan Samping Lapangan Futsal RT 001 RW 03, Ketinggian: 10 cm," ujarnya.
Di Jakarta Utara, banjir rob melanda Jalan RE. Martadinata RT 001 RW 012 (depan JIS) Tanjung Priok. Ketinggian mencapai 40 cm.
Dalam upaya penanganan menyurutkan banjir rob, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat.
"Untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat."
(zik)
Lihat Juga :