Kapolri Gelar Rakor Penanganan Bencana Bareng Forkopimda Sumut: Tekankan Sinergisitas
Senin, 01 Desember 2025 - 09:54 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergitas saat memimpin Rakor bersama Forkopimda Sumut terkait penanganan bencana banjir-longsor. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
MEDAN - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumut terkait penanganan bencana alam banjir dan longsor. Kapolri menekankan pentingnya sinergisitas antar-pihak dalam menanggulangi kejadian di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Sigit juga menekankan bahwa seluruh pihak harus turun tangan membantu penanganan bencana.
Baca juga: TNI AL Kerahkan 5 Helikopter untuk Salurkan Logistik ke Warga Terdampak Banjir Sumatera
“Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Sigit dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
Beberapa keputusan strategis pun diambil, di antaranya mobilisasi logistik via udara dan darat, penyiapan posko penyelamatan dan pelayanan darurat, serta pendirian dapur lapangan dan layanan medis. Selain itu, sistem rayonisasi kembali diaktifkan untuk memastikan kesiapan personel di seluruh wilayah.
“Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Sigit.
Polda jajaran diperintahkan mendirikan posko gabungan di tiap kabupaten terdampak, memastikan jalur komunikasi aktif, dan mendata wilayah yang masih terisolir.
Baca juga: Prabowo Minta Seluruh Kekuatan Nasional Dikerahkan Tangani Bencana di Sumatera
Koordinasi antara Polri, TNI, BPBD, dan Pemerintah Daerah terus dijalin, termasuk pelaksanaan airdrop logistik ke wilayah sulit dijangkau serta pemulihan fasilitas komunikasi, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya.
“Prioritas kita adalah memastikan tidak ada warga yang luput dari jangkauan bantuan,” sebut Kapolri.
Dengan sinergisitas lintas sektor ini, diharapkan bantuan dapat lebih cepat sampai ke masyarakat terdampak, korban dapat tertangani secara baik, dan proses pemulihan dapat dimulai secepat mungkin. Masyarakat juga dihimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan resmi dari instansi berwenang.
Dalam pertemuan tersebut, Sigit juga menekankan bahwa seluruh pihak harus turun tangan membantu penanganan bencana.
Baca juga: TNI AL Kerahkan 5 Helikopter untuk Salurkan Logistik ke Warga Terdampak Banjir Sumatera
“Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Sigit dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
Beberapa keputusan strategis pun diambil, di antaranya mobilisasi logistik via udara dan darat, penyiapan posko penyelamatan dan pelayanan darurat, serta pendirian dapur lapangan dan layanan medis. Selain itu, sistem rayonisasi kembali diaktifkan untuk memastikan kesiapan personel di seluruh wilayah.
“Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Sigit.
Polda jajaran diperintahkan mendirikan posko gabungan di tiap kabupaten terdampak, memastikan jalur komunikasi aktif, dan mendata wilayah yang masih terisolir.
Baca juga: Prabowo Minta Seluruh Kekuatan Nasional Dikerahkan Tangani Bencana di Sumatera
Koordinasi antara Polri, TNI, BPBD, dan Pemerintah Daerah terus dijalin, termasuk pelaksanaan airdrop logistik ke wilayah sulit dijangkau serta pemulihan fasilitas komunikasi, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya.
“Prioritas kita adalah memastikan tidak ada warga yang luput dari jangkauan bantuan,” sebut Kapolri.
Dengan sinergisitas lintas sektor ini, diharapkan bantuan dapat lebih cepat sampai ke masyarakat terdampak, korban dapat tertangani secara baik, dan proses pemulihan dapat dimulai secepat mungkin. Masyarakat juga dihimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan resmi dari instansi berwenang.
(shf)
Lihat Juga :