Tiba di Sumbar, Bantuan Polri Didistribusikan ke Daerah Paling Parah
Sabtu, 29 November 2025 - 14:38 WIB
loading...
Bantuan logistik Polri untuk penanganan bencana banjir dan longsor tiba di Sumatera Barat (Sumbar). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bantuan logistik Polri untuk penanganan bencana banjir dan longsor tiba di Sumatera Barat (Sumbar). Setelah proses penyerahan, seluruh barang itu dibawa ke Polda Sumbar untuk pendataan, pengecekan, dan konsolidasi sebelum disalurkan ke wilayah-wilayah terdampak.
Total bantuan logistik yang diterima untuk wilayah Padang tercatat seberat 2.507,5 kilogram, yang selanjutnya akan dikelola dan didistribusikan melalui mekanisme penanganan bencana Polda Sumbar. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri bergerak memastikan bantuan yang dikirim dari Mabes Polri tersalurkan tepat sasaran.
“Begitu bantuan tiba, seluruh rangkaian pengecekan dan konsolidasi langsung dilakukan agar proses distribusi dapat berjalan efektif. Polri berkomitmen memastikan bantuan dari Mabes Polri ini segera diterima masyarakat yang paling membutuhkan,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
Baca juga: 74 Orang Meninggal Akibat Banjir-Longsor di Agam Sumbar
Trunoyudo menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan akan diprioritaskan ke daerah dengan dampak bencana paling parah. “Prioritas utama pendistribusian diarahkan ke Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang. Wilayah-wilayah ini mengalami kerusakan signifikan, jumlah pengungsi tinggi, dan kondisi medan yang menantang,” jelasnya.
Ia menambahkan, penetapan prioritas dilakukan berdasarkan laporan jajaran Polres dan pemetaan kondisi di lapangan. “Kami memastikan bantuan menjangkau wilayah yang sulit sekalipun. Kebutuhan para pengungsi menjadi fokus utama kami,” tegasnya.
Selain wilayah prioritas pertama, bantuan juga akan disalurkan ke daerah terdampak menengah seperti Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman. “Meskipun tingkat pengungsian tidak sebesar wilayah prioritas utama, masyarakat di daerah ini tetap membutuhkan bantuan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil,” kata Trunoyudo.
Total bantuan logistik yang diterima untuk wilayah Padang tercatat seberat 2.507,5 kilogram, yang selanjutnya akan dikelola dan didistribusikan melalui mekanisme penanganan bencana Polda Sumbar. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri bergerak memastikan bantuan yang dikirim dari Mabes Polri tersalurkan tepat sasaran.
“Begitu bantuan tiba, seluruh rangkaian pengecekan dan konsolidasi langsung dilakukan agar proses distribusi dapat berjalan efektif. Polri berkomitmen memastikan bantuan dari Mabes Polri ini segera diterima masyarakat yang paling membutuhkan,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
Baca juga: 74 Orang Meninggal Akibat Banjir-Longsor di Agam Sumbar
Trunoyudo menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan akan diprioritaskan ke daerah dengan dampak bencana paling parah. “Prioritas utama pendistribusian diarahkan ke Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang. Wilayah-wilayah ini mengalami kerusakan signifikan, jumlah pengungsi tinggi, dan kondisi medan yang menantang,” jelasnya.
Ia menambahkan, penetapan prioritas dilakukan berdasarkan laporan jajaran Polres dan pemetaan kondisi di lapangan. “Kami memastikan bantuan menjangkau wilayah yang sulit sekalipun. Kebutuhan para pengungsi menjadi fokus utama kami,” tegasnya.
Selain wilayah prioritas pertama, bantuan juga akan disalurkan ke daerah terdampak menengah seperti Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman. “Meskipun tingkat pengungsian tidak sebesar wilayah prioritas utama, masyarakat di daerah ini tetap membutuhkan bantuan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil,” kata Trunoyudo.
(rca)
Lihat Juga :