Ibas Persembahkan Doa Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 - 11:16 WIB
loading...
Ibas Persembahkan Doa...
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyampaikan doa dan solidaritas mendalam bagi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto: Sindonews
A A A
PACITAN - Dalam suasana penuh keprihatinan atas bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyampaikan doa dan solidaritas mendalam bagi para korban.

Dalam sambutannya di hadapan masyarakat Donorojo, Pacitan, pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, Ibas mengajak seluruh rakyat Indonesia turut mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi saudara-saudara kita di Sumatera.

Baca juga: 300 Korban Masih Tertimbun Longsor di Salareh Aia Agam, Akses Jalan Lumpuh

"Beberapa waktu ini, saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat berduka, prihatin dan sedih akibat adanya bencana yang tidak diinginkan datang dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Bencana longsor, bencana banjir bandang yang hingga saat ini masih memakan korban jiwa," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu dengan nada haru.

Dia memanggil empati seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu dalam doa dan aksi kemanusiaan. “Mari sama-sama kita kirimkan doa kepada saudara-saudara kita agar senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan mereka yang telah wafat semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ucapnya.

Ibas juga memberi perhatian khusus terhadap upaya pencarian, penyelamatan, dan penyaluran bantuan yang sedang dilakukan oleh berbagai unsur, termasuk BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan relawan setempat.

Dia menyerukan agar pemerintah dan masyarakat bersama mengambil pelajaran dari musibah ini, terutama dari perspektif lingkungan dan iklim. Dia mengutip temuan dari penelitian riset dan ahli iklim bahwa fenomena seperti siklon senyar yang jarang terjadi di daerah khatulistiwa seperti Indonesia kini semakin mungkin terjadi karena kerusakan lingkungan dan kerusakan ekologis.

“Pembangunan harus sejalan dengan pelestarian. Peneliti dari pusat riset iklim dan atmosfer menyebut siklon senyar merupakan peristiwa langka karena hampir tak pernah terjadi di daerah khatulistiwa seperti Indonesia,” ujar Ibas.

“Ada yang menilai bisa saja disebabkan kegagalan lingkungan seperti maraknya industri ekstraktif membuat dampak hujan ekstrem menjadi lebih parah. Pembangunan yang masif turut memperparah efek hujan ekstrem, karena membuat sungai mendangkal dan berubah bentuk,” sambungnya.

Karena itu, dia mengingatkan pentingnya pembangunan yang tetap berpihak pada kelestarian lingkungan. “Pembangunan itu harus juga mencintai lingkungannya, mencintai apa yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita menolak pembangunan yang merusak alam,” katanya.

Ibas juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap bumi harus dimulai dari tindakan kecil yang berkelanjutan. Dia mengajak semua pihak untuk menjaga lingkungan, menanam pohon, dan menata ruang yang ramah alam. “Untuk apa? Untuk anak cucu kita. Untuk apa? Untuk lingkungan kita. Untuk memastikan penghijauan, penyerapan air, dan tanah kita semakin baik penggunaannya,” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Sekolah Rakyat di Sumut...
Sekolah Rakyat di Sumut Melaju Cepat, Progres Sejumlah Lokasi Lampaui Target
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Rendam Kebon...
Banjir Rendam Kebon Pala Jaktim, 246 Warga Terdampak
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Momen Penghuni Huntara...
Momen Penghuni Huntara Jamur Ujung Aceh Bersyukur Dapat Bantuan Peralatan Dapur
Rekomendasi
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved