DPD RI Harap Pembangunan Rumah Sakit Canggih Jawab Masalah Kesehatan di Papua

Selasa, 25 November 2025 - 07:55 WIB
loading...
DPD RI Harap Pembangunan...
Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma berharap pembangunan rumah sakit canggih jawab masalah kesehatan di Papua. Foto/istimewa
A A A
PAPUA - Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membangun 66 rumah sakit berstandar baik di seluruh daerah di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam peresmian Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia (KEI) di Solo Technopark, Jawa Tengah, Rabu, 19 November 2025. Bahkan Prabowo meminta 66 rumah sakit baru ini dibangun dengan kualitas canggih sesuai standar RS KEI.

“Kami Komite III DPD RI mengapresiasi langkah konkret presiden untuk pembangunan 66 rumah sakit canggih setara RS KEI di Surakarta. Kita tahu RS KEI ini memiliki peralatan canggih khusus melayani penyakit jantung, dan saat ini hanya ada sekitar 4 rumah sakit bertaraf canggih di Indonesia,” ujar Filep, Selasa (25/11/2025).

Baca juga: Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal Ditolak RS di Papua, DPD RI Desak Kemenkes Bertindak

“Menyambut baik hal ini, tentu kami mendorong agar di antara puluhan RS baru itu juga dibangun di wilayah timur Indonesia untuk akses kesehatan yang adil dan merata. Jadi masyarakat di wilayah timur, termasuk Papua juga punya rujukan RS jantung terbaik tanpa perlu keluar Papua, atau bahkan keluar negeri,” sambungnya.

Filep menyampaikan, data Kemenkes menunjukkan Papua memiliki prevalensi jantung yang tinggi, terutama di Papua Tengah di angka 1,65% yang merupakan tertinggi kedua secara nasional di bawah DI Yogyakarta 1,67% dan di atas DKI Jakarta 1,56%.

Tingginya prevalensi penyakit jantung ini, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes juga besar mengakibatkan kematian karena terlambat didiagnosis. Maka di sisi ini tentu perlu fasilitas yang memadai. Bangunlah RS canggih di Papua, beri layanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat.

Baca juga: Sistem Rujukan Bakal Diubah, Pasien Kondisi Gawat Darurat Tetap Bisa Akses Faskes Terdekat

“Saya sepakat dengan Pak Prabowo bahwa pelayanan kesehatan adalah kewajiban negara. Saya berharap kasus kematian ibu hamil dan anak yang dikandungnya di Sentani, Jayapura ini jadi pelajaran penting untuk pemerintah, jadi potret masalah layanan kesehatan di Papua, layanan kesehatan dasar untuk persalinan dan inilah wajah masih rumitnya birokrasi hingga nyawa menghilang, mirisnya justru terjadi di kota. Bagaimana dengan masyarakat kita di pedalaman,” kata Sekretaris MPR For Papua ini.


Senator Papua Barat ini juga menyampaikan kasus kematian mama Papua Irene Sokoy dan bayi yang dikandungnya telah ditindak lanjuti ke Kemenkes. Menurut Filep, Kemenkes akan segera melakukan investigasi kronologi sekaligus mengevaluasi pihak-pihak yang terkait di daerah.

“Kasus ibu Irene Sokoy, kader posyandu aktif di Jayapura telah mendapat respons dan perhatian dari Kemenkes RI. Nanti akan ada investigasi menyeluruh. Harapan kami ini juga akan jadi kesempatan untuk memperbaiki layanan kesehatan dan birokrasi yang efektif di Papua, dan berdampak juga ke daerah-daerah lain dengan masalah serupa,” kata Filep.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia (KEI) di Solo Technopark, Jawa Tengah, Rabu, 19 November 2025. Prabowo menegaskan kehadiran rumah sakit berteknologi tinggi itu merupakan simbol eratnya persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Adapun Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia dibangun melalui dana hibah pemerintah Uni Emirat Arab senilai Rp417,3 miliar atau sekitar USD25 juta. Fasilitas kesehatan khusus jantung ini diharapkan menjadi pusat layanan medis berteknologi tinggi dan menjadi standar baru bagi pengembangan rumah sakit di Indonesia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved