Pelaku Ledakan SMAN 72 Pernah Wakili Sekolah Lomba Karya Ilmiah
Minggu, 23 November 2025 - 10:54 WIB
loading...
SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foto/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Anak berhadapan dengan hukum (ABH), pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara sempat aktif mengikuti ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) di sekolahnya. ABH bahkan pernah mengikuti lomba mewakili sekolah.
“Iya (aktif) di KIR Karya Ilmiah Remaja. Iya (pernah ikut) lomba ilmiah,” kata Kepala SMAN 72 Tetty Helena Tampubolon kepada wartawan dikutip Minggu (23/11/2025).
Tetty tak menjelaskan secara rinci soal karya ilmiah yang dibikin oleh ABH. “Iya, tapi masih di tingkat kecamatan tapi belum ada lolos. Biasanya di bidang sosial di ekonomi, yang lolos tuh biasanya di bidang ekonomi, tapi ga pernah sampai nasional,” ujar dia.
Baca juga: Pelaku Peledakan SMAN 72 Belum Diperiksa, Polisi Masih Tunggu Izin Dokter
"Iya seperti itu (diduga dibeli online). Karena kan orang tuanya yang menerima (paket)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).
Budi mengatakan, kepada orang tua, pelaku mengaku paket itu berisikan barang untuk keperluan ekstrakurikuler di sekolahnya. Karena hal itu lah, pihak keluarga tidak menaruh curiga.
"Terus kalau barang-barang paket yang diterima itu, itu kan untuk ekstra kurikuler sekolah. Jadi tidak ada kecurigaan dari keluarga juga," ujar dia.
Sebagai informasi, ledakan itu terjadi pada Jumat (7/11/2025) lalu saat khotbah solat Jumat. Diketahui, ada sebanyak 96 orang menjadi korban ledakan.
“Iya (aktif) di KIR Karya Ilmiah Remaja. Iya (pernah ikut) lomba ilmiah,” kata Kepala SMAN 72 Tetty Helena Tampubolon kepada wartawan dikutip Minggu (23/11/2025).
Tetty tak menjelaskan secara rinci soal karya ilmiah yang dibikin oleh ABH. “Iya, tapi masih di tingkat kecamatan tapi belum ada lolos. Biasanya di bidang sosial di ekonomi, yang lolos tuh biasanya di bidang ekonomi, tapi ga pernah sampai nasional,” ujar dia.
Baca juga: Pelaku Peledakan SMAN 72 Belum Diperiksa, Polisi Masih Tunggu Izin Dokter
Bahan Peledak dibeli Via Online
Sebelumnya, polisi mengungkap perkembangan terkini terkait asal usul bahan yang digunakan anak berkonflik hukum (ABH) untuk merakit bom yang diledakkan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading. Bahan peledak itu diduga dibeli secara online."Iya seperti itu (diduga dibeli online). Karena kan orang tuanya yang menerima (paket)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).
Budi mengatakan, kepada orang tua, pelaku mengaku paket itu berisikan barang untuk keperluan ekstrakurikuler di sekolahnya. Karena hal itu lah, pihak keluarga tidak menaruh curiga.
"Terus kalau barang-barang paket yang diterima itu, itu kan untuk ekstra kurikuler sekolah. Jadi tidak ada kecurigaan dari keluarga juga," ujar dia.
Sebagai informasi, ledakan itu terjadi pada Jumat (7/11/2025) lalu saat khotbah solat Jumat. Diketahui, ada sebanyak 96 orang menjadi korban ledakan.
(rca)
Lihat Juga :