Aceh Youth Summit 2025 Dorong Kreativitas Pemuda Serambi Mekkah di Era Digital

Sabtu, 22 November 2025 - 20:05 WIB
loading...
Aceh Youth Summit 2025...
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya membuka kegiatan Aceh Youth Summit 2025. Foto/istimewa
A A A
ACEH - Aceh Youth Summit 2025 mendorong pemuda Aceh untuk meningkatkan kreativitas dan memperluas jaringan. Hal itu penting dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Hal itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya saat membuka secara resmi Aceh Youth Summit 2025 yang diselenggarakan di Gedung Smesco, Jakarta yang berlangsug sejak Jumat hingga Minggu (21-23/11/2025).

Teuku Riefky menyebut kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi pemuda Aceh untuk mengembangkan kreativitas, memperluas jejaring, serta memperkuat kapasitas diri di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

Baca juga: 5 Tahun Lagi, Nilai Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Tembus Rp6.634 Triliun

Teuku Riefky juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi era digital yang membuka banyak peluang baru. “Perubahan teknologi telah memungkinkan pekerjaan yang sesuai minat dan hobi dapat menjadi sumber penghasilan yang layak. Sekarang zaman digital, sangat mungkin bekerja sesuai dengan hobi kita. Tapi kita harus memiliki kemampuan yang cukup,” katanya.

Teuku Riefky juga mendorong pemuda Aceh untuk terus mengasah keterampilan tanpa menunda waktu. Teuku Riefky menilai, membangun karier dan kreativitas membutuhkan proses yang berjalan seiring dengan pembelajaran dan perluasan jaringan.

“Belajarlah skill sebaik-baiknya, jangan menunggu lama. Sambil kita merantai, belajar, meniti karier, buka jaringan, bukan hanya di Aceh, tapi ke semua tempat,” katanya.

Baca juga: Pemuda Aceh Raup Miliaran Rupiah dari Dunia Maya

Teuku Riefky berharap momentum pertemuan di Aceh Youth Summit tidak berhenti di ruang diskusi semata. Kolaborasi, pengembangan talenta, dan kreativitas pemuda Aceh dinilai dapat memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat.


“Waktu kuliah kita punya banyak teman, dan pertemuan seperti ini jangan berhenti pada diskusi saja. Mari kita jaga kreativitas untuk mendukung ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Teuku Riefky menyampaikan doa dan optimisme bagi langkah para peserta. “Selamat mengikuti Youth Summit. Semoga langkah kita menjadi masa depan yang baik untuk Aceh,” ujarnya.

Tahun ini, AYS bertema “Kolaborasi untuk Generasi Berkelanjutan”, menghadirkan lima tema utama yang dekat dengan perkembangan industri saat ini: inovasi digital, ekonomi kreatif, lingkungan, kepemimpinan muda, dan kebijakan publik.

Setiap sesi diisi oleh para praktisi dan tokoh muda yang sudah berkarya secara nasional. Format diskusi dibuat ringan, interaktif, dan dekat dengan realitas anak muda.

“AYS dirancang sebagai ruang bertemu dan bertukar gagasan. Bukan sekadar acara seremonial, tapi tempat untuk mempertemukan ide dengan peluang,” jelas Ketua IMAPA Jakarta, Sulthan Fansuri Selian.

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian ialah Art Cultural Performance, yang menghadirkan seni Aceh dalam gaya modern dan kreatif. Pertunjukan ini sekaligus menunjukkan bahwa budaya dapat dikemas ulang menjadi karya yang relevan bagi generasi muda.

Di sisi lain, Expo UMKM menampilkan produk kreatif dari pelaku usaha muda Aceh, mulai dari fesyen, makanan, kerajinan, hingga karya digital. Ajang ini membuka peluang kolaborasi bisnis dan mempertemukan pelaku industri kreatif lintas kota.

Sambutan peserta menunjukkan antusiasme besar. Banyak yang melihat AYS sebagai ajang konsolidasi ide serta tempat menemukan inspirasi baru untuk berkontribusi bagi masyarakat Aceh di mana pun mereka berada.

Melalui rangkaian diskusi dan kolaborasi lintas komunitas, AYS 2025 diharapkan melahirkan jaringan pemuda Aceh yang lebih solid dan inovatif, serta membawa gagasan-gagasan segar untuk masa depan Aceh dan Indonesia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Menekraf Tegaskan AI...
Menekraf Tegaskan AI Hanya Asisten, Bukan Pengganti Kreator atau Musisi
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Rekomendasi
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved