Tirta Bhagasasi Fokus Perluas Layanan di Akhir Tahun 2025
Sabtu, 22 November 2025 - 14:58 WIB
loading...
Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi menggenjot pelaksanaan sejumlah agenda strategis untuk memastikan strategi perusahaan tetap di jalur yang ditetapkan. Fotoi/Ist
A
A
A
BEKASI - Perumda Tirta Bhagasasi menggenjot pelaksanaan sejumlah agenda strategis untuk memastikan strategi perusahaan tetap di jalur yang ditetapkan. BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah memfinalisasi berbagai pekerjaan penting dari perencanaan anggaran hingga peningkatan kualitas layanan air bersih.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Luthfi Hasan, menegaskan bahwa seluruh jajaran kini bergerak dalam satu komando untuk merampungkan target yang masih berjalan.
Baca juga: Warga Masih Beli Air Bersih, Jakarta Targetkan 90 Persen Warga Terlayani di 2027
“Dengan kebersamaan, kita bisa melahirkan keputusan-keputusan yang lebih brilian menghadapi tantangan ke depan,” kata Reza, Sabtu (22/11/2025).
Dia menekankan pentingnya menjaga fokus agar seluruh upaya yang dilakukan benar-benar berdampak pada kemajuan perusahaan. “Kita adalah Perumda Tirta Bhagasasi. Kemajuan perusahaan sangat ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini,” sebutnya.
Reza menambahkan, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 serta Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) sudah memasuki tahap finalisasi dan ditargetkan mendapat pengesahan pemerintah daerah sebelum akhir 2025.
Sementara itu, perubahan rencana bisnis dilakukan sejalan dengan proses pemisahan aset serta strategi keberlanjutan usaha yang akan memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri air minum.
Baca juga: Banjir Rob, 6 RT di Kepulauan Seribu Tergenang
Selain pembenahan internal, Tirta Bhagasasi terus melakukan ekspansi usaha, terutama ke segmen pelanggan industri yang dinilai memiliki potensi pendapatan signifikan.
“Persentase penambahannya memang kecil, tetapi keuntungannya berlipat ganda dibanding pelanggan rumah tangga maupun niaga. Tahun depan kita akan maksimalkan sektor industri,” ujar Reza.
Di saat yang sama, peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Berdasarkan rencana bisnis 2023–2027, cakupan layanan ditarget mencapai 46 persen dari total populasi Kabupaten Bekasi pada akhir 2025, atau naik 6 persen dari capaian 2024.
Perusahaan menargetkan pertumbuhan signifikan pada jumlah sambungan langsung (SL). Saat ini, Tirta Bhagasasi telah memiliki lebih dari 360.000 pelanggan. Target penambahan sambungan langsung 2025 sebanyak 11.460 SL, 2026 mencapai 12.533 SL, dan 2027 meningkat jadi 13.606 SL.
Jika seluruh target terpenuhi, jumlah pelanggan diproyeksikan menembus 569.405 sambungan pada akhir 2027. ”Komitmen kami sebagai perusahaan air minum yang andal sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bekasi,” tandasnya.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Luthfi Hasan, menegaskan bahwa seluruh jajaran kini bergerak dalam satu komando untuk merampungkan target yang masih berjalan.
Baca juga: Warga Masih Beli Air Bersih, Jakarta Targetkan 90 Persen Warga Terlayani di 2027
“Dengan kebersamaan, kita bisa melahirkan keputusan-keputusan yang lebih brilian menghadapi tantangan ke depan,” kata Reza, Sabtu (22/11/2025).
Dia menekankan pentingnya menjaga fokus agar seluruh upaya yang dilakukan benar-benar berdampak pada kemajuan perusahaan. “Kita adalah Perumda Tirta Bhagasasi. Kemajuan perusahaan sangat ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini,” sebutnya.
Reza menambahkan, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 serta Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) sudah memasuki tahap finalisasi dan ditargetkan mendapat pengesahan pemerintah daerah sebelum akhir 2025.
Sementara itu, perubahan rencana bisnis dilakukan sejalan dengan proses pemisahan aset serta strategi keberlanjutan usaha yang akan memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri air minum.
Baca juga: Banjir Rob, 6 RT di Kepulauan Seribu Tergenang
Selain pembenahan internal, Tirta Bhagasasi terus melakukan ekspansi usaha, terutama ke segmen pelanggan industri yang dinilai memiliki potensi pendapatan signifikan.
“Persentase penambahannya memang kecil, tetapi keuntungannya berlipat ganda dibanding pelanggan rumah tangga maupun niaga. Tahun depan kita akan maksimalkan sektor industri,” ujar Reza.
Di saat yang sama, peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Berdasarkan rencana bisnis 2023–2027, cakupan layanan ditarget mencapai 46 persen dari total populasi Kabupaten Bekasi pada akhir 2025, atau naik 6 persen dari capaian 2024.
Perusahaan menargetkan pertumbuhan signifikan pada jumlah sambungan langsung (SL). Saat ini, Tirta Bhagasasi telah memiliki lebih dari 360.000 pelanggan. Target penambahan sambungan langsung 2025 sebanyak 11.460 SL, 2026 mencapai 12.533 SL, dan 2027 meningkat jadi 13.606 SL.
Jika seluruh target terpenuhi, jumlah pelanggan diproyeksikan menembus 569.405 sambungan pada akhir 2027. ”Komitmen kami sebagai perusahaan air minum yang andal sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bekasi,” tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :