Ledakan SMAN 72 Jakarta, Sekolah Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Senin
Minggu, 09 November 2025 - 16:39 WIB
loading...
Kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara digelar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin (10/11/2025). Hal ini usai terjadi peristiwa ledakan di sekolah pada Jumat (7/11/2025). Foto: Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta , Kelapa Gading, Jakarta Utara akan digelar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin (10/11/2025). Hal ini usai terjadi peristiwa ledakan di sekolah pada Jumat (7/11/2025).
"Pascainsiden SMA 72 sejumlah langkah dilakukan untuk membantu para korban dan siswa lainnya di antaranya dengan menggelar PJJ," ujar Kadis Kominfotik DKI Jakarta Budi Awaluddin, Minggu (9/11/2025).
Baca juga: Polisi Kesulitan Ungkap Motif Ledakan SMAN 72 Jakarta
Sejumlah pihak saat ini fokus memulihkan kondisi psikologis siswa akibat peristiwa tersebut. "Fokus saat ini adalah pemulihan psikologis para siswa," katanya.
Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta. Korban luka akibat ledakan bertambah menjadi 96 orang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menuturkan dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang masih dirawat. Sementara, 67 orang lainnya sudah pulang ke rumah setelah kondisinya membaik.
Angka ini meningkat dari data sebelumnya 54 orang. Menurut Budi, data bersifat dinamis karena korban terus berdatangan ke fasilitas kesehatan dan diverifikasi ulang oleh petugas.
"Makanya kemarin saat door stop kami sampaikan 54 orang korban karena memang data masih bergerak. Setelah dilakukan pendataan ulang, jumlah korban kini mencapai 96 orang," kata Budi.
"Pascainsiden SMA 72 sejumlah langkah dilakukan untuk membantu para korban dan siswa lainnya di antaranya dengan menggelar PJJ," ujar Kadis Kominfotik DKI Jakarta Budi Awaluddin, Minggu (9/11/2025).
Baca juga: Polisi Kesulitan Ungkap Motif Ledakan SMAN 72 Jakarta
Sejumlah pihak saat ini fokus memulihkan kondisi psikologis siswa akibat peristiwa tersebut. "Fokus saat ini adalah pemulihan psikologis para siswa," katanya.
Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta. Korban luka akibat ledakan bertambah menjadi 96 orang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menuturkan dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang masih dirawat. Sementara, 67 orang lainnya sudah pulang ke rumah setelah kondisinya membaik.
Angka ini meningkat dari data sebelumnya 54 orang. Menurut Budi, data bersifat dinamis karena korban terus berdatangan ke fasilitas kesehatan dan diverifikasi ulang oleh petugas.
"Makanya kemarin saat door stop kami sampaikan 54 orang korban karena memang data masih bergerak. Setelah dilakukan pendataan ulang, jumlah korban kini mencapai 96 orang," kata Budi.
(jon)
Lihat Juga :