Kapolda Metro Jaya Bakal Gelar Patroli Gabungan Pantau Pohon Rawan Tumbang
Rabu, 05 November 2025 - 14:50 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan, bakal menggelar patroli gabungan untuk memantau pohon tua yang rawan tumbang. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan, bakal meningkatkan koordinasi lintas instansi. Hal itu untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan bencana lainnya di Jakarta dan sekitarnya.
"Kita akan berkolaborasi dan berkoordinasi secara intens dengan rekan-rekan instansi terkait, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BNPB, hingga Basarnas," ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Menurut Asep, patroli gabungan akan dilakukan untuk memantau dan mendeteksi lebih awal pohon-pohon yang sudah berusia tua atau berpotensi tumbang. Langkah tersebut diharapkan bisa meminimalisasi risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan masyarakat selama musim penghujan.
"Kita bisa patroli bersama untuk mendeteksi potensi pohon-pohon yang sudah tua, mana yang perlu kita waspadai. Dari tata kota provinsi bisa melakukan penebangan lebih awal terhadap pohon-pohon yang kita nilai mungkin akan tumbang saat hujan besar," tuturnya.
Baca juga: Lagi, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jakarta
Selain itu, Dinas Tata Kota Pemprov Jakarta pun diminta untuk melakukan langkah pencegahan melalui pemangkasan atau penebangan dini terhadap pohonan yang dinilai berisiko tumbang. Polisi pun telah melakukan pemetaan titik rawan bencana di Jakarta, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga genangan air.
Sebagai antisipasi pula, tambahnya, polisi bersama instansi lainnya menyiapkan sarana dan prasarana serta personel untuk menghadapi bencana tersebut. Khususnya untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan saat bencana terjadi.
Baca juga: 20 Jenderal TNI Bersiapkan Tinggalkan Militer usai Dimutasi pada Akhir September 2025
"Kami imbau seluruh masyarakat turut serta dalam upaya tanggap darurat ini, apabila masyarakat melihat adanya tanda tanda atau potensi bencana di wilayahnya segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat atau posko terdekat yang sudah disediakan agar segera ditindaklanjuti dengan cepat," katanya.
"Kita akan berkolaborasi dan berkoordinasi secara intens dengan rekan-rekan instansi terkait, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BNPB, hingga Basarnas," ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Menurut Asep, patroli gabungan akan dilakukan untuk memantau dan mendeteksi lebih awal pohon-pohon yang sudah berusia tua atau berpotensi tumbang. Langkah tersebut diharapkan bisa meminimalisasi risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan masyarakat selama musim penghujan.
"Kita bisa patroli bersama untuk mendeteksi potensi pohon-pohon yang sudah tua, mana yang perlu kita waspadai. Dari tata kota provinsi bisa melakukan penebangan lebih awal terhadap pohon-pohon yang kita nilai mungkin akan tumbang saat hujan besar," tuturnya.
Baca juga: Lagi, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jakarta
Selain itu, Dinas Tata Kota Pemprov Jakarta pun diminta untuk melakukan langkah pencegahan melalui pemangkasan atau penebangan dini terhadap pohonan yang dinilai berisiko tumbang. Polisi pun telah melakukan pemetaan titik rawan bencana di Jakarta, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga genangan air.
Sebagai antisipasi pula, tambahnya, polisi bersama instansi lainnya menyiapkan sarana dan prasarana serta personel untuk menghadapi bencana tersebut. Khususnya untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan saat bencana terjadi.
Baca juga: 20 Jenderal TNI Bersiapkan Tinggalkan Militer usai Dimutasi pada Akhir September 2025
"Kami imbau seluruh masyarakat turut serta dalam upaya tanggap darurat ini, apabila masyarakat melihat adanya tanda tanda atau potensi bencana di wilayahnya segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat atau posko terdekat yang sudah disediakan agar segera ditindaklanjuti dengan cepat," katanya.
(cip)
Lihat Juga :